Program Dayamaya, Kembangkan Potensi Ekonomi Digital di Daerah 3T

Program Dayamaya, Kembangkan Potensi Ekonomi Digital di Daerah 3T


program dayamaya, potensi ekonomi digital


Program Dayamaya Hadir Karena Perkembangan Teknologi yang Tidak Merata


Perkembangan teknologi di era digital kian berkembang setiap hari, ada saja inovasi-inovasi baru yang dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengikuti derasnya perubahan yang terjadi. Sayangnya, masih ada beberapa daerah yang tergolong 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) di Indonesia yang belum bisa menikmati perubahan arus digital, sehingga belum bisa mengembangkan diri meski memiliki potensi di semua sektor.

Hal ini mendorong pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika melaksanakan program Dayamaya, di mana merupakan sebuah program inisiatif yang menggandeng para pelaku Start Up eCommerce, Komunitas, Kelompok Masyarakat dan UMKM digital bersinergi mengembangkan potensi serta membuat solusi tepat guna bagi masyarakat di daerah 3T.

Harapannya dengan kerjasama yang baik terjadi pertumbuhan ekonomi digital di daerah 3T sehingga masyarakat yang tinggal di sana merasakan manfaat bagaimana mengembangkan potensi daerah yang ada. Mungkin yang tadinya tidak tahu cara memasarkan produk supaya lebih terjangkau banyak orang menjadi lebih paham.


Fasilitas yang Ditawarkan oleh Program Dayamaya


Melalui Dayamaya, BAKTI akan mewadahi start up, komunitas, kelompok masyarakat, dan UMKM digital dari seluruh Indonesia yang membuat solusi tepat guna bagi masyarakat, khususnya yang berfokus di daerah 3T, dengan memberikan fasilitas, seperti:
  1. Pelatihan SDM
  2. Eksekusi Survey Pasar 
  3. InfrastrukturTeknologi
  4. Sosialisasi dan Pemasaran
Dengan fasilitas yang diberikan ini, ikut mendorong adopsi pemanfaatan internet oleh masyarakat yang selama ini mungkin belum paham tentang cara penggunaan, mekanisme sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi digital di daerah 3T yang memang selama ini minim.

Bersinergi Dengan Start Up


Sejak tahun 2019 sudah ada sekitar 18 inisiatif yang tergabung dalam program Dayamaya yang kemudian dikerucutkan menjadi 5 inisiatif yang siap menjadi agen perubahan di daerah 3T. Dari 18 inisiatif yang terbentuk, ada 3 start up yang sudah memberikan kontribusi kepada masyarakat, yaitu Jahitin, Atourin, Cakap. 

Jahitin.com



jahitin academy, pelatihan pengolahan limbah kain tenun, sumba barat



Jahitin.com merupakan salah satu start up yang mengumpulkan para penjahit dari seluruh Indonesia yang mungkin selama ini belum memiliki wadah untuk berkembang menjadi profesional. 

Melalui program Jahitin Academy, penjahit dapat meningkatkan kompetensi serta menampilkan portofolio jahitan mereka agar penjahit dapat lebih mudah mengakses kebutuhan pasar fesyen lokal dan internasional.

Jahitin Academy juga membantu meningkatkan keterampilan para penjahit di NTT, khususnya di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya melalui workshop pengolahan limbah kain tenun. Dalam workshop ini diajarkan bagaimana cara mengolah limbah kain tenun menjadi produk yang bernilai jual seperti cushion pillow.

Tak hanya sebatas workshop, Jahitin juga membantu para penjahit agar dapat lebih mudah mengakses pasar. Dampaknya saat ini penjahit di Sumba sudah mendapatkan akses langsung berhubungan dengan Dinas Perdagangan.

Selama masa pandemi, Jahitin yang difasilitasi BAKTI, Kementerian Desa, dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal menyelenggarakan pelatihan pembuatan masker sesuai dengan standar kesehatan.

Hasil dari workshop ini para penjahit di Sumba mendapatkan pesanan hingga 5000 masker. Sebuah pencapaian yang luar biasa.

Baca juga:

5 Ide Usaha Kreatif Di Rumah 

 

Atourin.com


atourin.com, dayamaya


Atourin.com merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan jasa di sektor pariwisata baik secara offline dan online untuk pariwisata Indonesia. Pada tahun 2019, melalui program Dayamaya, Atourin mengadakan pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata di Natuna. Terdapat 10 pemandu wisata di Natuna sudah memiliki lisensi, lebih berani melakukan self branding, dan mulai memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan lebih banyak lagi pemandu wisata yang memiliki lisensi.

Selama masa pandemi yang seperti kita ketahui bahwa sektor pariwisata cukup mengalami keterpurukan. Hal ini membuat Atourin mengadakan pelatihan bagaimana cara membuat tur virtual. Para pemandu wisata diajarkan bagaimana cara memanfaatkan internet untuk membuat tur virtual baik kepada wisatawan domestik dan mancanegara tentang pesona keindahan alam indonesia. Apalagi tur virtual belakangan ini makin digemari dan efeknya jangka panjang meski pandemi berakhir.


Cakap.com


cakap.com



Belakangan ini makin banyak orang yang ingin menguasai lebih dari satu bahasa. Kehadiran cakap.com sebagai salah satu platform pembelajaran bahasa asing amat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penguasaan bahasa asing, terutama bahasa inggris.

Bersama Dayamaya, pada tahun 2019 Cakap telah menyelenggarakan digital assessment di Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggunakan standarisasi CEFR (The Common European Framework of Reference for Languages). Program melibatkan peserta setingkat pelajar SMA sebanyak 250 orang, kegiatan ini dilakukan secara daring melalui ruang belajar digital dalam sebuah kelas online yang diisi oleh guru bahasa Inggris asing (ESL Teacher).

Pada masa pandemi, Cakap menggelar program pelatihan secara daring bagi penggiat dan pelaku pariwisata yang tentu saja difasilitasi oleh BAKTI, Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah. Cakap selaku mitra platform pembelajaran memberikan kesempatan kepada masyarakat pelaku industri pariwisata untuk belajar bahasa Inggris secara gratis. Untuk menjadi peserta dapat mendaftar dengan mengakses website resmi Cakap. Sejauh ini sudah ada beberapa daerah yang mendaftar yaitu Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Bangka Belitung. Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan sebagai daerah terbanyak yang mendaftar menjadi peserta.

Peserta nantinya akan mendapatkan akses kelas webinar, materi pembelajaran dalam bentuk ebook, akses video pembelajaran, kuis untuk evaluasi dan mengukur kemampuan bahasa Inggris selama program, pendampingan oleh guru profesional dan lokal fasilitator, serta mendapatkan sertifikat penyelesaian di akhir program.

Perubahan yang cepat mungkin akan terasa sulit bagi orang-orang yang belum terbiasa, namun dengan dukungan yang penuh serta sinergi dari berbagai pihak akan membuat perubahan yang besar.


Salam,
Cara Merawat Kaktus

Cara Merawat Kaktus

Cara merawat kaktus, kaktus


Merawat Kaktus


Sejak Indonesia mengalami Pandemi Corona, gerak saya semakin dibatasi. Dulu, masih boleh keluar dan nongkrong bersama teman seminggu sekali. Sekarang, nggak pernah lagi. Hampir 90% aktivitas saya dilakukan di rumah. Ada kalanya terasa membosankan karena nggak bisa bertemu teman-teman, tapi semuanya dari kebaikan bersama.

Memelihara Kaktus, merupakan salah satu cara saya untuk menaikkan imunitas selama di rumah saja. Setiap pagi, menjelang matahari terbit. Saya duduk di luar, memeriksa keadaan kaktus-kaktus, memastikan mereka sehat. Adakalanya saya berbicara dengan mereka, memberikan afirmasi positif, seperti, “sehat-sehat ya semua.”

Lucu memang. Buat apa coba bicara sama tumbuhan.? Saya sih percaya mereka mendengar apa yang saya katakan.


Cara Merawat Kaktus


Memelihara Kaktus bisa dibilang antara gampang dan susah. Sama seperti orang lain, saya beberapa kali harus bersedih karena harus merelakan kaktus-kaktus yang saya beli membusuk. Kala itu saya memang benar-benar tidak paham bagaimana cara memelihara kaktus yang betul.

Sempat trauma untuk merawat kaktus karena nggak pernah berhasil sampai 1,5 tahun lalu saya dikasih teman Mami sekardus kaktus dan sukulen. Bayangkan, nggak cuman 1-2 pot melainkan satu kardus sekitar 10 macam. Ada beberapa yang mati karena salah perawatan, salah satu sukulen saya taruh di kamar terus-menerus sampai akhirnya membusuk. Beberapa lainnya juga mati membusuk karena kecolongan tiap hari disiram sama keponakan.

Pokoknya bisa dibilang memelihara tanaman itu penuh drama.

Saya bahagia waktu mendapati beberapa kaktus mulai mengeluarkan ‘anak’. Rasa bahagia itu membuat saya semangat untuk memelihara mereka. Perlahan koleksi kaktus saya mulai bertambah, beberapa anakan yang saya tanam kini sudah besar menjadi indukan. Tinggal menunggu anaknya lagi dan beberapa pernah dihibahkan kepada teman.

Sejak berhasil memelihara kaktus, saya mulai ketagihan untuk menambah koleksi. Beberapa bulan lalu, saya pernah membeli sekitar 5 kaktus secara online. Saya sempat khawatir Kaktusnya tidak selamat di perjalanan. Ternyata tidak. Semuanya aman sampai tujuan dan bisa ditanam kembali.


Baca juga:



Apa yang ingin dilakukan ketika corona berakhir?

Pastikan Kena Sinar Matahari yang Cukup

Cactus opuntia daisy



Setelah beberapa kali gagal merawat kaktus, saya mendapat pelajaran penting bahwa tanaman kaktus harus mendapatkan sinar matahari yang cukup karena bagaimanapun mereka adalah tanaman outdoor.

Jadi, kalau kamu suka menyimpan kaktus dalam rumah, usahakan tiap pagi dikeluarkan dan dijemur minimal 2 jam per hari supaya tidak lembap. Udara yang lembap akan membuat kaktus dan sukulen cepat membusuk.

Saya sendiri meletakkan koleksi kaktus di teras yang di atasnya ada kanopi jadi tidak terkena panas langsung. Meski tanaman luar rumah, beberapa kaktus ada yang tidak tahan kena sinar matahari langsung. Bisa terbakar. Baiknya ditaruh di lokasi yang teduh.


Disiram 1-2 kali seminggu


Banyak pertanyaan yang muncul kepada saya, “kaktus itu disiram berapa kali?”

Dari hasil saya baca-baca dari grup kaktus yang saya ikuti di media sosial, idealnya satu minggu sekali. Ada beberapa hal yang harus digarisbawahi juga semuanya tergantung lokasi tempat tinggal.

Kalau kamu tinggal di lokasi yang cukup panas, Kaktus/Sukulen bisa disiram 1-2x seminggu. Jika masuk ke musim penghujan, cukup 1x seminggu.

Lebih gampangnya sih, kalau media tanah sudah sangat kering itu pertanda kaktus dan sukulen bisa disiram. Disiramnya di medianya saja ya.


Ganti Pot Ketika Kaktus Mulai Berkluster


Repotting
alias ganti pot. Saat Kaktus/Sukulen mulai membesar dan memiliki anak, ada baiknya kamu melakukan pemindahan pot ke lebih besar. Jika tidak segera dipindah akan menghambat pertumbuhan kaktus.

Media kaktus juga perlu diperhatikan karena kebanyakan kaktus dan sukulen yang membusuk karena media yang dipakai terlalu lama menyimpan air sehingga mudah terjadi pembusukan.

Papi biasanya menggunakan batu kecil-kecil untuk diletakan di bagian dasar, katanya untuk menghalangi pasir-pasir berjatuhan dari lubang drainase saat disiram. Untuk media perpaduan antara pasir hitam, kompos dan pupuk (kebetulan bapak suka membuat pupuk kandang sendiri).

Jika kamu ingin menanam kaktus yang baru dibeli secara online, angin-anginkan selama 24 jam supaya tidak stress lalu tanam keesokan harinya. Jangan langsung disiram biarkan beradaptasi selama 3 hari.

Begitu juga cara menanam kaktus yang belum keluar akar. Misalnya, mau menanam anakan kaktus yang belum keluar akar. Setelah diambil dari indukan, biarkan saja atau diangin-anginkan selama 3 hari sampai getahnya kering lalu tanam. Siram setelah 3 hari kemudian.

Saya beberapa kali berhasil menanam anakan kaktus dengan cara tersebut.

Memelihara kaktus di rumah selain bisa menaikkan imunitas juga bisa memperindah sudut rumah.

Kamu memelihara kaktus apa?
 Mencari PCR Test Di Surabaya

Mencari PCR Test Di Surabaya

PCR Test Di Surabaya

Pandemi Korona yang Belum Berakhir


Saya yang tinggal di Surabaya, bisa dibilang khawatir karena merupakan salah satu kota yang memiliki angka penularan cukup tinggi. Pasalnya, pandemi Korona yang belum berakhir di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, malah kian meningkat dari hari ke hari.

Salah satu upaya untuk memutus rantai penularan Covid 19, pemerintah surabaya melakukan test pemeriksaan baik PCR dan Rapid Test guna memetakan wilayah sebaran Covid 19 di Surabaya. Bisa dibilang, mencari PCR Test di Surabaya bukan hal yang sulit saat ini.

Sangat berbeda dengan keadaan di awal-awal pandemi, di mana kita mengalami kesulitan untuk melakukan tes Covid 19 tersebut secara mandiri dan juga dibatasi dalam realitasnya.


Baca juga:

Operasi Ganti Pacu Jantung di Masa Pandemi

Pengalaman Swab Test Covid 19 

Virus Corona Membuat Suasana Ramadhan Berbeda 

 

Perbedaan PCR Test dan Rapid Test


Mungkin di antara kalian tahu bahwa ada beberapa tes yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan Virus Corona di dalam tubuh, yaitu PCR Test, Rapid Test dan CT Scan.

Kali ini saya akan lebih memfokuskan pada dua jenis deteksi Virus Corona yang belakangan ini menjadi hal yang selalu diperbincangkan keberadaannya yaitu Rapid Test dan PCR Test

Rapid Test merupakan tes serologi yang bertujuan untuk mendeteksi antibodi Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG) terhadap SARS-CoV-2 di dalam darah. Metodenya dengan mengambil sampel darah dari pasien yang kemudian diproses di dalam laboratorium.

Hasil dari Rapid Test ini biasa berupa reaktif dan non reaktif. Jika kamu mendapatkan hasil reaktif, kemungkinan besar tubuh mengandung antibodi SARS-CoV-2. Namun antibodi yang reaktif bukan selalu diartikan virus tersebut tengah aktif dalam tubuh. Antibodi reaktif tersebut bisa menunjukkan adanya infeksi yang terjadi di masa lampau.

PCR Test merupakan singkatan dari polymerase chain reaction yaitu pemeriksaan SARS-CoV-2 dengan cara mendeteksi DNA virus. Hasil dari tes tersebut berupa positif dan negatif. Berbeda dengan Rapid Test yang mengambil sampel darah, PCR Test ini menggunakan contoh cairan lendir yang didapatkan dari rongga hidung dan tenggorokan dengan metode swab (mengusap menggunakan suatu alat berupa cotton bud yang panjang dan didiamkan beberapa saat untuk mengumpulkan cairan lendir).

Sebagai seseorang yang pernah melakukan swab test covid 19, buat saya metode yang satu ini agak tidak menyenangkan.

Kedua test tersebut di atas merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan. Rapid Test merupakan alat deteksi awal bagi seseorang yang mungkin memiliki gejala/tidak bergejala, sedangkan PCR Test merupakan metode selanjutnya yang akan membuktikan apakah orang tersebut memang terinfeksi Covid 19.

Mencari PCR Test Di Surabaya



swab test covid 19, PCR Test Surabaya, halodoc



Mencari PCR Test di Surabaya bukan hal yang sulit, mulai banyak RS dan klinik yang menyediakan PCR Test atau dikenal dengan Swab Test ini dengan beragam harga yang bervariasi.

Keadaan ini berbeda jauh seperti pengalaman saya dulu yang hendak melakukan operasi di bulan Juni. Saya harus menelpon beberapa RS dan klinik untuk memastikan apakah mereka menyediakan layanan Swab Test Mandiri. Benar-benar melelahkan.

Sekarang, permasalahan mencari lokasi PCR Test di Surabaya menjadi lebih mudah dengan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menemukan Dokter sekaligus tempat untuk melakukan tes PCR yang disesuaikan dengan lokasi tempatmu tinggal.


halodoc, pcr test, pcr test surabaya


Saya yang tinggal di Surabaya, tinggal masukkan kota di pencaharian, lalu akan muncul rekomendasi RS yang menyediakan layanan PCR Test. Pilih lokasi yang dekat dari rumah supaya mudah dan enaknya kamu juga langsung bisa bikin janji menggunakan aplikasi Halodoc. Nyaman, nggak pakai ribet telepon dulu.

Akses mudah untuk mencari PCR Test Di Surabaya memang membuat kita merasa aman, namun bukan berarti lantas kita mengabaikan protokol kesehatan yang ada. Tetap jaga jarak, pakai masker jika keluar rumah dan jangan lupa untuk cuci tangan sehabis melakukan aktivitas.

Salam sehat,


Tips Investasi Ala Orang Tua

Tips Investasi Ala Orang Tua



investasi, tips investasi


Tips Investasi Ala Orang Tua



Mempunyai anak dengan kelainan Jantung Bawaan membuat orang tua saya harus mulai berpikir tentang bagaimana kelanjutan hidup anaknya kelak. Mereka sadar bahwa saya membutuhkan dana besar tiap delapan tahun untuk mengganti pacu jantung yang melekat di tubuh dan tentunya biaya tidak murah. Bahkan, biaya ganti pacu jantung itu mengikuti pergerakan dolar, kebayang betapa mahalnya jika nilai tukar dolar mengalami kenaikan.

Dua bulan lalu, saya baru menjalani operasi ganti pacemaker yang menghabiskan biaya sekitar 100 juta. Bukan jumlah uang yang sedikit terlebih lagi di era pandemi di mana katanya negara kita bakal terancam resesi.

Lalu, saya membayangkan bagaimana seandainya ortu tidak memiliki banyak uang untuk membayar operasi?

Mungkin hanya bisa pasrah sama penentu takdir.

Saya bukan keturunan bangsawan di mana punya pohon uang di belakang rumah. Mami adalah seorang Guru Aktif yang sebentar lagi Pensiun, sedangkan Papi merupakan Pensiunan POLRI,

Terus bagaimana cara orang tua saya mengelola uang sehingga memiliki investasi yang nantinya untuk membiayai kebutuhan operasi saya setiap 8 tahun.

Baca juga:

5 Ide Bisnis Kreatif Dilakukan Di Rumah

i'm Thankfull For Being Me 

Memilih Jadi Entepreneur 

Point Of View 

My Life As Blogger 

 

Daftar BPJS/Askes



Memiliki Asuransi Kesehatan seperti BPJS/Askes bisa dibilang amat sangat membantu. Kedua orang tua saya yang merupakan PNS tentu otomatis tergabung dalam ASKES yang biayanya dipotong dari gaji.

Operasi Jantung pertama saya kali itu dibiayai ASKES (meski tidak banyak) namun amat sangat membantu kala itu. Terlebih lagi, waktu itu saya dibilang cukup lama di RS yang tentunya membuat biaya pengobatan membengkak. Tidak hanya operasi jantung, saya juga harus melakukan operasi amandel, pemeliharaan gigi yang tentunya butuh biaya besar.

Sekarang, saya juga tergabung dengan BPJS. Meski operasi terakhir tidak bisa dicover oleh BPJS setidaknya saya masih bisa menggunakannya tiap bulan untuk berobat ke Dokter Penyakit Dalam dan Kebutuhan Obat tiap bulan yang harganya lumayan.


Membedakan Tabungan Pendidikan dan Kebutuhan Sehari-hari



Mami pernah bilang bahwa dia memiliki beberapa tabungan yang memang dialokasikan untuk Dana Pendidikan, Dana Darurat dan Kebutuhan sehari-hari. Uang gaji yang diterima Mami dan Papi tiap bulannya akan dipecah ke beberapa untuk dimasukkan ke dalam tabungan yang telah disiapkan. Jika Papi ada rejeki lebih, otomatis Mami akan memasukkannya ke dalam Tabungan Pendidikan sebab dibutuhkan banyak biaya untuk tiga orang anak.

Sama halnya dengan Mami, saya sendiri sekarang memiliki dua tabungan. Di mana tabungan utama tentu nilainya lebih banyak karena memang digunakan sebagai dana darurat, di mana jika saya membutuhkan sesuatu tidak lagi meminta pada ortu. Tabungan kedua, merupakan tabungan Jajan/Kebutuhan sehari-hari yang bisa saya pergunakan untuk membeli kebutuhan, misal skincare, ngemall, dll. Namun, tetap ada batasan yang akan saya gunakan dan tentunya tidak boleh sampai kosong.

Seperti pesan Mami, "jika punya uang banyak jangan langsung dihabiskan tapi sisakan beberapa untuk ditabung sehingga punya dana darurat."


Membeli Barang Secara Cash Supaya Tidak Terlilit Utang



Ortu pernah bilang bahwa kalau bisa membeli barang itu harus dengan uang cash, jangan sampai hutang/kredit karena tidak pernah tahu umur habis kapan. Jangan sampai menyisakan tanggungan untuk orang yang bersama kita.

Rasanya ortu hanya sekali membeli rumah pakai KPR, itu pun segera dilunasi karena nggak mau berlama-lama menyimpan hutang.

Terus bagaimana kalau pengin sesuatu tapi uang belum terkumpul?

Bersabar sampai uangnya terkumpul atau beli bekas (memang kualitasnya tidak sebagus yang baru, seperti kendaraan bermotor yang kami beli. Rata-rata ortu membelinya bekas.


Membeli Properti Rumah/Tanah


Untuk urusan membeli properti, Papi ahlinya. Beliaulah yang rajin menyimpan uang lalu jika terkumpul banyak untuk dibelikan properti yang kelak bisa dijual ketika saya membutuhkan biaya untuk operasi.

Kelebihan properti harga jualnya cenderung stabil/meningkat tergantung lokasi di mana tanah itu berada. Kekurangannya, tidak mudah untuk dijual karena membutuhkan waktu dan tenaga supaya lekas laku.


Membeli Perhiasan


Mami pernah bilang, sebaik-baiknya investasi itu adalah Emas. Mami jika punya uang lebih biasanya akan dibelikan emas perhiasan seperti kalung, cincin atau gelang. Harga jualnya juga relatif stabil dan mudah. Sehingga jika ada kebutuhan mendadak bisa langsung dijual tidak seperti properti.

Nah, untuk Emas ini saya hanya punya beberapa itu juga pemberian kakak dan Mami. ya semoga punya rejeki lagi untuk bisa menambah jumlah emas, terlebih lagi belakangan ini harga Emas dan Logam Mulia beranjak naik.


Nah, itulah tips investasi ala orang tua saya, semoga bisa ambil manfaatnya dan jangan lupa berdoa karena Allah sebaik-baiknya perencana.


Selamat menikmati hari,

Jus Buah dan Sayur Untuk Menjaga Imunitas

Jus Buah dan Sayur Untuk Menjaga Imunitas

Green Smoothies, jus buah dan sayur, gaya sehat



Imunitas yang Mudah Menurun


Konsumsi Jus buah dan sayur yang rutin amat sangat membantu untuk meningkatkan imunitas di masa pandemik ini. Imunitas yang terjaga akan membuat kita terhindar dari berbagai namanya penyakit.

Saat masih bekerja dulu, saya sering sekali terkena yang namanya Flu karena kelelahan dan juga pola hidup yang jauh sehat. Namanya kumpul sama teman kerja ada saja makanan yang dimakan, entah itu gorengan, makanan berlemak atau dengan kandungan gula tinggi. Mana mikir kalau makanan yang dikonsumsi akan berakibat buruk sama badan.

Pola makan yang nggak sehat sering membuat imunitas saya menurun. Jika diingat-ingat dalam sebulan, saya bisa dua kali ke Dokter karena batuk dan itu membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh. Rasanya amat menyiksa.

Belajar dari itu semua, saya perlahan mulai mengubah gaya hidup. Secara perlahan mengurangi konsumsi gula (sebab saya merasa terlalu mengonsumsi kandungan gula tinggi), tepung-tepungan, dll menggantinya dengan memperbanyak makan sayur dan buah.

Alhamdulillah, imunitas menjadi membaik. Bisa dibilang sudah hampir jarang terkena flu kecuali memang benar-benar kelelahan. 




Resep Jus Buah dan Sayur Andalan



Pernah membayangkan bagaimana rasa buah dicampur dengan sayuran?

Dulu, bagi saya itu adalah hal yang aneh. Dalam benak saya yang namanya jus itu yang hanya buah-buahan tidak dicampur apa-apa kecuali dengan gula atau susu. Namun, pikiran saya itu terbantahkan ketika saya menginap di salah satu resort di Lombok beberapa tahun silam. 

Kami disuguhi minuman selamat datang yang rasanya enak dan segar. Ternyata minuman yang saya minum itu merupakan campuran Pokcoy, Nenas dan Lemon. Wih saya kaget, kok bisa enak begini ya. Sejak saat itu, saya mulai menyukai perpaduan antara sayuran dan buah untuk dibuat sebagai jus. 

Belakangan ini, saya semakin rajin menyimpan aneka macam resep jus dari pinterest supaya nantinya saya bisa mencoba berbagai macam racikan jus buah dan sayur. 

Di antara beberapa resep, saya menyukai Green Smoothies, dari namanya saja sudah bisa terbaca jus yang satu ini menggunakan sayuran hijau sebagai bahan utama yang dikombinasikan dengan dengan buah. 

Oh iya dalam jus sayuran hijau ini, ada beberapa sayuran yang bisa digunakan seperti bayam, pokcoy. 

Resep Green Smoothies


Resep 1:

1 Cup Pokcoy
1 Cup Nanas
2 Butir Kurma
1 Cup es batu/1 gelas air dingin 

Blender semua bahan sampai halus dan siap disajikan. Jus harus segera diminum dan langsung dihabiskan supaya tidak mengubah rasa.


Resep 2:

1 Cup Bayam
1 Buah Pisang yang telah dibekukan
250 ml susu kotak/ yogurt
1 Cup es batu

Selain bahan-bahan di atas, kamu bisa menambahkan chia seed sebagai tambahan serat atau buah-buahan lainnya seperti tomat dan wortel. Semenjak mengurangi konsumsi gula,  saya sudah lama tidak menambahkan gula pasir/skm ke dalam jus. Biasanya saya ganti dengan buah-buahan yang memiliki rasa manis seperti Kurma, Pisang dan Nanas. 

Jangan khawatir, rasanya tetap enak.

Konsumsi jus buah dan sayur, selain meningkatkan imunitas juga bisa membantu kamu yang memiliki permasalahan di area pencernaan. Beberapa buah dan sayur memiliki kandungan serat tinggi yang akan membuat perutmu bahagia. Kalau perutnya sudah bahagia, nggak akan ada lagi drama sembelit di pagi hari.

Selain perbanyak makan buah dan sayur, jangan lupa olahraga dan jaga pikiran supaya tetap happy.

Kalian punya minuman sehat favorit di rumah nggak? Boleh dong berbagi resepnya.

Salam,



Aplikasi HRD Terbaik untuk Produktivitas Perusahaan

Aplikasi HRD Terbaik untuk Produktivitas Perusahaan


aplikasi HRD terbaik



Produktivitas karyawan adalah hal yang paling penting untuk menyelaraskan visi dan misi demi mencapai tujuan perusahaan. Namun, nyatanya produktivitas karyawan mengalami pasang surut. Fenomena tersebut bukan menandakan karyawan adalah karyawan yang malas atau buruk. Bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Aplikasi HRD secara tak langsung menjadi solusi efektif bagi perusahaan untuk mengelola produktivitas. Seperti apa caranya?


HRD dan Produktivitas Karyawan


HRD (Human Resource Department) adalah divisi terkait dalam perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya manusia berupa karyawan. Keberadaan sumber daya manusia sangat penting dan berharga dalam perusahaan. Tugas administratif seperti perhitungan PPh 21, perhitungan gaji,  mengelola data karyawan hingga strategis seperti pengembangan program pelatihan karyawan dan lainnya yang masih berkaitan dengan karyawan adalah serangkaian tugas HRD sehari-hari. Tak jarang tim HRD merasa kelelahan karena tugas dan job load yang menumpuk. 

Kelelahan pada staf HRD akan menyebabkan pengelolaan administrasi yang buruk. Contoh dari pengelolaan administrasi yang buruk adalah kesalahan perhitungan gaji, terlambatnya approval cuti, kekeliruan input data kehadiran, bahkan konflik internal antar karyawan. Ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan produktivitas karyawan menurun karena muncul ketidakpuasan kerja. Padahal, produktivitas adalah faktor penting bagi perusahaan untuk menjalankan proses bisnis secara optimal. Karyawan akan menilai perusahaan dan HRD tidak profesional dalam memberlakukan kebijakan kepada karyawan. Tentu saja hal ini adalah hal yang tak diinginkan oleh perusahaan. 



Aplikasi HRD: Solusi Efektif Penurunan Produktivitas Karyawan


Untuk mengatasi kemungkinan menurunnya produktivitas karyawan akibat sistem administrasi HRD yang buruk, Aplikasi HRD muncul sebagai jawaban dan penyelamat HRD. Di dalamnya terdapat fitur dan sistem yang terintegrasi untuk menjalankan tugas administratif HRD yang bersifat berulang pada periode tertentu dengan tingkat akurasi tinggi. Tak lupa keamanan data karyawan adalah hal yang penting untuk dijaga dengan baik. Aplikasi HRD mempunyai sistem keamanan yang berlapis, sehingga hanya mampu diakses oleh pihak tertentu dalam perusahaan. Jadi, tidak ada keraguan untuk mempercayakan proses administratif kepada suatu aplikasi.   

Seluruh tugas administrasi HRD yang berupa perhitungan gaji, pencatatan kehadiran karyawan, pengelolaan data karyawan, serta pengajuan cuti dapat diproses dengan otomatis dengan waktu yang singkat. Tanpa aplikasi HRD, pengerjaan tugas administratif berjalan jauh lebih lama dan beresiko terjadi human error. Dengan demikian, Aplikasi HRD membuat kinerja HRD jauh lebih efisien dan memiliki banyak waktu untuk mengembangkan strategi meningkatkan produktivitas karyawan. Strategi pengembangan produktivitas karyawan yang dimaksud dapat berupa pelatihan, mentoring, hingga layanan konsultasi mengenai masalah yang dihadapi karyawan selama bekerja. Maka karyawan akan puas terhadap kebijakan perusahaan dan mampu bekerja lebih efisien.  

Untuk mendapatkan aplikasi HRD terbaik, perusahaan dapat menghubungi vendor terpercaya yang berpengalaman dalam menyediakan rangkaian aplikasi yang membantu HRD. LinovHR kunci dari kebutuhan perusahaan atas aplikasi HRD. Segera hubungi LinovHR melalui website@linovhr.com atau +62 21 2854 2835. 

 Pengalaman Swab Test Covid 19

Pengalaman Swab Test Covid 19

swab test covid drive thru surabaya, swab test drive thru surabaya

Swab Test Covid 19 dan Operasi


Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa akhir-akhir ini di status WA, saya sering menulis tentang Swab Test Covid 19. Beberapa orang sempat bertanya kepada saya secara pribadi kenapa saya ingin melakukan tes tersebut. Daripada saya harus menjelaskan berulang-ulang, saya ingin menuliskannya di blog saja.

Seharusnya, pertengahan April lalu saya melakukan operasi yang sudah dijadwalkan bersama Dokter tapi siapa sangka wabah Corona mulai merebak di Indonesia.  Rasa takut akan hadirnya Virus yang berasal dari Wuhan tersebut membuat kami enggan melakukan kunjungan ke rumah sakit. Terlebih lagi sempat beredar kabar bahwa RS merupakan tempat penyebaran Covid 19 secara airborne atau bertahan di udara.

Tidak hanya itu, saya sempat mencari tahu kepada salah satu teman yang bekerja sebagai perawat di salah satu RS mengenai prosedur operasi di musim pandemik ini. Kata dia ruang operasi ditutup kecuali bersifat emergency alias darurat.  Secara pasti, kami memilih menunda rencana tersebut.

Setelah sekian lama melakukan penundaan kunjungan ke dokter, Minggu lalu akhirnya saya memilih membuat janji dengan dokter karena batas waktu operasi penggantian pacemaker mulai running out time, pun saya mulai merasa kelelahan melakukan aktivitas sehari-hari.

Ketika opsi operasi ini muncul, saya sudah cemas bahwa nantinya bakal disuruh untuk melakukan Swab Test Covid 19. Dugaan saya terbukti,  menurut Dokter jika saya ingin melakukan operasi, prosedurnya akan semakin panjang, salah satunya melakukan PCR Swab Test  untuk memberikan keamanan kepada Nakes yang kelak akan mengoperasi saya supaya tidak tertular Covid 19 saat melakukan tindakan.

Menurut Dokter, jika nanti hasil swab test saya negatif, maka saya bisa melakukan cek laboratorium. Nah, apabila hasil laborat bagus, barulah Dokter akan menentukan jadwal operasi.

Fyuh. ini memang bukan kali pertama saya melakukan operasi. Saya sudah pernah melakukan prosedur yang lebih panjang dari ini tapi entah mengapa tingkat psikologisnya jadi lebih tinggi? Mungkin, karena harus melampirkan surat keterangan bebas Covid.


Baca juga:

Menjaga Pikiran Positif Selama Di Rumah

Virus Corona, Membuat Suasana Ramadhan Berbeda

Apa yang ingin dilakukan ketika Corona berakhir


Swab Test Covid di Surabaya


Supaya menghemat biaya, Dokter sempat menyarankan saya untuk melakukan swab test Covid gratisan yang sekarang gencar diadakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Tahu sendirilah biaya swab test terbilang mahal dibanding rapid test. Namun, melihat antriannya yang panjang, kok ya rasanya melelahkan. Belum lagi harus berada di kerumunan banyak orang.

Ya sudahlah kita bayar sendiri saja. Mami meminta saya mencari tahu lokasi Swab Test Covid di Surabaya itu di mana saja. Setelah telepon ke sana kemari dan bertanya pada seorang teman Nakes, saya berhasil menemukan informasi beberapa RS yang menyediakan Swab Test beserta harganya. Hiks, mahal ternyata.

Saya memutuskan untuk melakukan PCR Swab Test ini di RS Premier Surabaya, alasannya lokasi dekat dengan rumah dan memberlakukan sistem Drive Thru yang membuat saya tidak harus turun dari mobil.

Saya pikir langsung bisa datang ke RS untuk langsung melakukan tes, ternyata harus membuat janji dan jadwalnya sudah penuh hingga tanggal 11 Juni. Prosedur pertama, saya diharuskan mengisi google form tentang skrining awal mengenai Covid 19. Berhubung saya tidak mengalami gejala, saya memberikan alasan lain bahwa akan melakukan operasi,  sebagai bukti saya melampirkan surat keterangan dari dokter.

Alhamdulillah, saya mendapatkan konfirmasi bahwa untuk tanggal 12 Juni ada slot kosong. Saya diminta untuk membayar biaya sejumlah Rp. 1.850.000 melalui transfer rekening. Lalu, melampirkan bukti pembayaran dan foto KTP (karena ini diminta untuk pencatatan ke Dinas Kesehatan).

Satu jam berikutnya, saya mendapatkan jadwal kapan harus melakukan tes.


mekanisme daftar swab tes drive thru rs premier surabaya
kalau sudah daftar dan melakukan pembayaran, dapat jadwal


Pengalaman Swab Test Covid Drive Thru Surabaya


Pukul 09.50, saya sudah sampai di depan pintu masuk RS.  Sudah ada papan yang menunjukkan lokasi pengambilan sampel. Saat saya datang, sudah ada antrian beberapa mobil di depan saya.

Seorang petugas keamanan menanyakan nama yang akan diperiksa, lalu beliau akan menyodorkan form consent yang harus ditandatangani sebanyak dua kali. Selanjutkan saya diberikan sebuah kertas berisi label nama, diminta untuk diperiksa apakah sudah benar data yang tertera pada label. Petugas keamanan memberikan informasi bahwa label tersebut nanti diserahkan kepada petugas saat pengambilan lendir.

Ternyata di lokasi tersebut terdapat dua mekanisme yaitu Drive Thru dan Manual, di mana disediakan ruang tunggu bagi mereka yang tidak menggunakan mobil. Oh ya nantinya mereka akan diambil sampel di dalam bilik, sedangkan saya langsung dari atas mobil.

Berbeda dengan Rapid Test, metode Swab Test Covid 19 ini menggunakan metode pengumpulan lendir dari pangkal tenggorokan dan hidung. Sepanjang menunggu antrian, tangan dan kaki terasa dingin. Oke, saya psikosomatis.

Setiap kali selesai melakukan pengambilan sampel, petugas medis tersebut mengganti sarung tangannya. Jadi, satu sarung tangan untuk satu orang pun dengan alat pengambil lendir. Supaya tidak terjadi kontaminasi. Dengan begitu, pasien akan merasa aman.



swab test covid drive thru surabaya,


Oke, tibalah giliran saya. Jendela saya turunkan lebar, seorang petugas medis datang membawa alat mirip dengan cotton bud. Memberitahukan bahwa akan dilakukan swab test sebanyak 2x yaitu hidung dan tenggorokan.

Gimana rasanya?

Ketika dilakukan swab di area tenggorokan, saya tidak terlalu tegang karena sebelumnya  pernah melakukan pengobatan dengan metode serupa di dokter THT. Tenggorokan akan sedikit terasa perih sehabis pengambilan lendir, bahkan membuat saya batuk. Jadi, jangan lupa sediakan air minum di mobil saat melakukan swab test.

Bagian agak horor  menurut saya ketika pengumpulan lendir di hidung. Bayangkan alat semacam pengorek telinga yang panjang dimasukkan ke dalam hidungmu sampai pangkalnya lalu diputar-putar beberapa kali. Rasanya hampir seperti hidungmu diisi banyak air dari atas. Byuh nyeri, si petugas meminta saya untuk menahan jangan sampai bersin atau bergerak. Alat tersebut didiamkan sekitar beberapa detik, rasanya sungguh nggak nyaman. Ketika dicabut, saya reflek mengeluarkan air mata dan batuk tanpa henti. Sehabis itu saya merasa sakit kepala.

Cukup satu kali aja ya Allah. Jangan lagi (amin).


Bagaimana hasilnya?

Hasilnya keluar sekitar 3-5 hari dan akan dikirim langsung lewat email. Minta doanya ya teman-teman semoga hasilnya negatif dan operasi saya berjalan lancar.

Buat teman-teman yang tidak berkepentingan, mending di rumah saja. Jaga kesehatan dan jangan sampai sakit.  Swab test itu mahal dan nggak enak. Percaya deh.


Menjaga Pikiran Positif Selama Di Rumah Saja

Menjaga Pikiran Positif Selama Di Rumah Saja

menjaga pikiran positif selama di rumah, home sweet home, books

Ketika Virus Corona Membuat Segalanya Berubah


Berada di rumah saja dalam waktu yang cukup lama dengan gerak yang terbatas di area rumah membuat saya mulai mati gaya. Meski pada dasarnya saya anak rumahan alias betah di rumah, namun ada kalanya saya rindu keramaian.

Rasanya sebagian jiwa Extrovert saya mulai memberontak, saya mulai merindukan teman-teman, bertemu banyak orang atau sekedar menghirup aroma mall yang tidak bisa saya lakukan dua bulan belakangan ini.

Semenjak WHO mengumumkan bahwa Virus Corona telah menjadi pandemik di seluruh dunia, segala sesuatu yang ada di dunia juga turut berubah. Termasuk kebebasan semua orang untuk melakukan aktivitas sehari-hari

Saya sendiri sebenarnya sudah membatasi kegiatan keluar rumah semenjak pertengahan Januari karena pada bulan April ini seharusnya melakukan operasi tapi dibatalkan sampai batas yang tidak ditentukan.

Mau tidak mau saya harus ekstra berhati-hati dalam menjaga kesehatan tubuh, apalagi saya termasuk dalam golongan orang berisiko karena memiliki riwayat penyakit comorbid. Sebisa mungkin saya tidak boleh sering-sering berada di luar rumah kecuali untuk urusan yang mendadak.

Menjaga kesehatan tubuh itu penting, pun perlu diimbangi menjaga pola pikir supaya tetap waras berpikir di tengah pandemik, tahu sendiri, kan di luar sana banyak hoaks yang bertebaran yang bukannya bikin tenang malah meresahkan jiwa.

Berada di zona ketidakjelasan sampai kapan wabah ini berakhir membuat saya sering dilanda kecemasan. Rasanya ada banyak benang kusut dalam pikiran saya, belum lagi bertemu dengan orang-orang sama setiap hari bisa melahirkan gesekan-gesekan emosi antar anggota keluarga. Kondisi mood naik turun sehingga menyebabkan mudah marah dan feeling blue nggak jelas. Padahal salah satu kunci supaya terhindar dari Virus Corona, imunitas harus terjaga, salah satunya menjaga pola pikir supaya tidak sress.

Ini semacam sebuah dilema. Bagaimana tetap bahagia jika fisik dan pikiran kadang tidak sejalan layaknya hubungan percintaan?

Mungkin beberapa hal yang saya lakukan di bawah ini bisa membantumu. Cara-cara ini lumayan sukses membantu membangun pikiran positif ketika merasa jenuh di rumah saja.

Tarik Napas Panjang Saat Kecemasan Muncul


Salah satu cara yang sering saya lakukan ketika kecemasan datang adalah dengan menarik napas panjang melalui hidung dan mengeluarkannya lewat mulut/hidung. Dengan pernapasan yang dalam akan membantu otot-otot tubuh yang tegang menjadi lebih relaks sehingga menurunkan level kecemasan.

Menarik napas dengan dalam juga bisa membantu saat kamu tengah berada dalam puncak kemarahan atau merasa sedih nggak jelas. Sering-seringlah melakukan relaksasi.


Olahraga Ringan


Olahraga tidak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, tapi juga bisa membantu menurunkan tingkat stress dan kecemasan. Saat melakukan kegiatan yang bergerak, otak akan melepas hormon endorfin yang dapat mempengaruhi suasana hati.

Saat mood mulai menurun, saya suka melakukan gerakan Yoga atau sekedar menari mengikuti iringan musik dan ini amat sangat membantu memperbaiki suasana hati yang memburuk.


Baca Juga:


Lakukan Kegiatan yang Kamu Sukai


kegiatan selama di rumah saja
Kegiatan yang saya sukai selama di rumah


Salah satu kunci menjaga pikiran positif adalah ketika kamu merasa bahagia. Bahagia itu bisa kamu ciptakan dengan melakukan kegiatan apapun yang disukai, seperti membaca buku,menonton film, menulis jurnal harian, memasak, berkebun, memotret atau bahkan menggambar.

Selama di rumah saja saya lebih banyak memasak, memotret, membaca buku, atau menonton beberapa episode drama korea kesukaan. Lakukan apa yang kamu sukai sehingga hari-harimu selama di rumah lebih berwarna.


Berdoa



Mendekatkan diri kepada sang Maha Pencipta merupakan cara untuk membangun pemikiran yang baik. Level keimanan yang meningkat akan membuat kamu melihat segala permasalahan dengan sudut pandang yang lebih baik.

Mumpung berada di dalam suasana bulan Ramadhan, mari lebih dekatkan diri siapa tahu diantara doa-doa panjangmu dikabulkan oleh Allah.


Menjaga Kesehatan Kulit Kepala



emeron hijab, shampoo, produk perawatan kulit




Kepala merupakan salah satu organ penting yang harus dirawat dan dijaga. Di dalamnya terdapat otak yang menjadi pusat pengaturan tubuh yang meliputi sensori dan motorik, termasuk pusat kontrol emosi.

Itulah kenapa kudu dirawat kebersihannya.

Kulit kepala yang lepek merupakan sarang bakteri yang menyebabkan penyakit kulit seperti ketombe dan tentunya menyisakan rasa nggak nyaman. Bikin nggak percaya diri kalau mau dekat-dekat sama orang karena bau.

Selama #dirumahaja bukan berarti malas merawat kebersihan kulit kepala. Keramas itu wajib hukumnya biar kepala terasa lebih enteng dan siap untuk produktif lagi.

Saya termasuk orang yang rajin keramas setiap hari. Rambut kotor sedikit rasanya nggak enak, kepala terasa berat, bikin pusing yang akhirnya gampang emosi. Pernah nggak boleh keramas karena sakit, rasanya tersiksa banget deh.

Dalam merawat rambut saya percayakan kepada Emeron Hijab Nutritive Shampoo. Produk perawatan rambut yang memiliki kandungan utama Tea tree oil (kandungan ini cocok untuk kamu yang mempunyai jenis kulit kepala berminyak) dan mint dengan active Provit Amino yang memelihara kesehatan rambut untuk wanita berhijab. Sampo emeron ini menggunakan teknologi MOC Parfume di mana mengunci aroma sehingga wangi lebih lama.



emeron hijab nutritive shampoo, emeron haircare, hijab shampoo
Emeron Teman Setia Kala Pandemik


Busanya melimpah lembut dengan aroma yang menyegarkan, juga ada sensasi dingin di kepala. Rasanya kulit kepala terasa segar sepanjang hari, mood meningkat dan bisa mengerjakan aktifitas di rumah dengan bahagia. 

Buat kamu yang penasaran dengan produk-produk perawatan rambut lainnya dari Emeron, bisa kunjungi webnya emeronhaircare

Karena kulit kepala yang sehat adalah kunci untuk membangun pikiran yang positif.

Masa pandemik ini memang belum tahu kapan akan berakhir tapi bukan berarti kita jadi tidak semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Yuk mulai untuk #Dengarkanhatimu dan menjaga pikiran positif selama di rumah saja.

Jangan lupa jaga kesehatan.
Virus Corona, Membuat Suasana Ramadhan Tahun Ini Berbeda

Virus Corona, Membuat Suasana Ramadhan Tahun Ini Berbeda


ramadhan 2020, people pray, praying
Foto oleh Ali Arapo─člu dari Pexels


Suasana Ramadhan yang Berbeda


Ada yang berbeda dengan Ramadhan tahun ini.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai umat muslim, saya menantikan datangnya bulan Ramadhan, di mana vibrasinya itu beda dengan 11 bulan lainnya. Seperti ada sesuatu yang khusyuk tapi juga suasana ramai yang membuat selalu rindu.

Menjelang berbuka puasa, di jalanan akan banyak pedagang musiman yang ramai didatangi pembeli untuk membeli sajian buka puasa. Ada gorengan, kue basah atau jajanan tradisional, kadang juga ada kue yang memang dijual saat Ramadhan saja dan tentunya aneka es yang menggugah iman.

Belum lagi jalanan ramai dengan para muda-mudi yang nunggu jam berbuka alias ngabuburit. Suara orang melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang saling bersahutan bahkan di malam yang hening. Suasananya selalu ramai.

Saya sudah membayangkan pergi ke masjid bersama keluarga, menjalankan ibadah shalat Tarawih bersama ortu, kakak dan keponakan-keponakan yang beranjak besar. Mereka juga bahagia karena bisa berbuka puasa di Masjid dengan banyak orang.

Virus Corona yang kali pertama ditemukan di Wuhan, China. Mendadak menjadi pembicaraan di seluruh dunia, terlebih lagi ketika WHO mengumumkan secara resmi bahwa telah terjadi pandemik secara global.

Semenjak Virus Corona masuk ke Indonesia di pertengahan Februari lalu, memang sudah ada keputusan dari MUI bahwa kegiatan Ibadah bersama di tempat Ibadah mulai ditiadakan termasuk di Ramadhan dan Idul Fitri. 

Suasana Ramadhan kali ini terasa lebih sunyi. Kegiatan buka puasa bersama di masjid atau bersama sanak famili tidak boleh dilakukan. Masjid-masjid yang biasanya lebih ramai dikunjungi saat bulan puasa menjadi sunyi. Saya sudah membayangkan sesaknya masjid di minggu pertama puasa menjelang sholat tarawih, sampai-sampai harus menggelar sajadah di luar masjid.

Suasana itu kini tidak saya temukan lagi.

Sebuah keputusan yang bikin sedih namun merupakan sebuah langkah supaya persebaran Covid 19 tidak menyebar lebih parah sehingga pandemi ini bisa berlalu.

Namanya saja musibah tidak ada yang bisa memprediksi. Yakin saja dibalik cobaan pandemik virus ini Allah pasti memberikan banyak sisi positifnya.

Ibadah Bersama Keluarga


Pada hari-hari biasa, rasanya sulit sekali mengumpulkan keluarga untuk bisa sholat berjamaah karena kesibukan masing-masing, bahkan saat Ramadhan tahun lalu. Kebanyakan dari kita kebanyakan beribadah sendiri-sendiri.

Tahun ini, Allah memberikan banyak waktu untuk beribadah bareng keluarga. Semenjak ada larangan pergi ke Masjid, otomatis saya jadi bisa berjamaah bersama ortu sepanjang sholat 5 waktu ditambah tarawih ketika Ramadhan.

Bagi kami, ini merupakan nikmat yang tidak ternilai.

Buka Puasa Jadi Lebih Semarak


Satu hal yang dirindukan dari bulan Ramadhan adalah kebersamaan di meja makan. Setiap kali bulan Puasa datang, memang meja makan di rumah kami menjadi lebih ramai dari bulan-bulan berikutnya. Namun, ada kalanya kami tidak bisa makan bersama karena Kakak ada kesibukan di kantor atau undangan buka puasa di luar.

Kebijakan bekerja dari rumah membuat semua anggota keluarga berkumpul. Menjelang buka puasa, kami saling membantu menyiapkan hidangan serta makan bersama. Hidangan yang sederhana menjadi lebih nikmat karena sebuah kebersamaan.

Menjalankan Pola Hidup Sehat dan Bersih Dengan Keluarga


Hadirnya virus Corona membuat kami lebih memperhatikan tentang kesehatan tiap anggota keluarga. Ada yang bertugas membuat minuman sehat seperti rempah-rempah, jus buah, dsb. Memasukkan menu sayuran sebagai makanan wajib di rumah serta mengingatkan untuk selalu cuci tangan tiap kali melakukan aktivitas/memegang benda-benda yang berada di sekitar rumah. Guna meningkatkan imunitas dari setiap anggota keluarga.

Demi memenuhi kebutuhan produk kesehatan, sekarang sudah ada Aplikasi Halodoc, di mana kamu bisa membeli produk kesehatan tanpa harus keluar rumah. Tinggal cari item yang kamu inginkan, misalnya masker, obat penurun panas atau suplemen kesehatan, bayar dan kamu tinggal duduk manis saja di rumah.

Halodoc juga menyediakan konsultasi dengan Dokter jika kamu merasa mengalami gejala-gejala virus Corona sehingga bisa mendapatkan diagnosa awal yang tepat tanpa perlu menebak-nebak.

Ramadhan tahun ini memang mungkin berbeda dengan tahun sebelumnya, namun tidak mengurangi keutamaan yang ada di dalamnya. Mari kita berdoa semoga pandemik virus Corona ini akan segera berakhir dan jangan lupa jaga kesehatan.

5 Ide Oufit Wanita Di Musim Panas

5 Ide Oufit Wanita Di Musim Panas

5 ide outfit musim panas


5 Ide Oufit Wanita Di Musim Panas


Bagi orang yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia, musim panas adalah hal yang biasa saja. Maklum, di negara berada di lintasan garis khatulistiwa yang artinya cahaya matahari berlimpah. Berbeda dengan mereka yang tinggal di belahan dunia yang lain, di mana sinar matahari merupakan hal yang berharga sehingga musim panas menjadi hal yang istimewa. Lihat saja, para bule senang sekali beraktivitas di luar ruangan seperti berjemur, main ke pantai supaya kulit mereka lebih coklat.

Tak hanya melakukan kegiatan di luar rumah, mereka juga suka mengenakan oufit khusus di musim panas dengan nuansa bunga-bunga yang ceria atau motif yang melambangkan pantai yang cute tapi tetap menawan. Niat banget nggak sih?

Meskipun kamu tinggal di Indonesia, nggak ada salahnya untuk coba deh berpakaian ala musim panas seperti mereka yang tentunya bisa disesuaikan dengan gaya berpakaianmu.

Kira-kira apa saja ya?.


Long Sleeve Dress



long sleeve dress



Pakai dress berlengan panjang di musim panas? Rasanya sah-sah saja apalagi kalau bahan yang digunakan menyerap keringat dan tetap membuat suhu tubuh dingin saat mengenakannya, seperti katun, kaos, dsb.

Kamu bisa memadu padankan dengan sandal jaring-jaring dan kacamata hitam. Hangout bareng teman di kafe saat musim panas terasa lebih berwarna.


Sexy Sling Floral Holiday Dress




Sexy Sling Floral Holiday Dress



Masih dengan corak floral, kali ini ada sexy sling floral holiday dress dari kis,net, yaitu Sexy Sling Floral Holiday Dress. Gaun yang satu ini cukup asyik dipakai ke pantai atau sekedar jalan ke mall. Jika merasa terlalu sexy, kamu bisa mengenakan cardigan atau blazer rajut bermotif polos. Sehingga gaun bisa berubah fungsi menjadi kamisol yang cantik.

Jika kamu berhijab, mungkin bisa dipadukan dengan celana jins atau rok dengan model A bermotif polos. Tetap bisa bergaya, kan?


Sling High Waist Jumpsuit Casual Pants



Sling High Waist Jumpsuit Casual Pants



Jumpsuit paling nyaman dikenakan saat musim panas. Bisa dikenakan sebagai camisol yang dipasangkan dengan rompi rajut atau berbahan lace yang tipis. Bisa juga dikenakan tanpa luaran. Sama-sama terlihat gaya saat jalan sama teman ke pantai atau minum kopi di kedai kopi di hari yang terik.

Pilih sendiri gayamu.



Baca Juga:

Sewa Foto Studio Tematik di Surabaya
 Akward Di Depan Kamera
Tampil Anggun Dengan Mukena Siti Khadijah
8 Hal yang harus diperhatikan supaya wanita aman solo travelling 

Vintage print lantern long sleeve a-line skirt



Vintage print lantern long sleeve a-line skirt


Penyuka Vintage bisa mencoba atasan lengan panjang dengan motif printed yang dipadukan dengan rok model A. membuat hari-hari di musim panas menjadi lebih berwarna-warni dengan motif khas jaman dulu. Padukan dengan tas bulat berbahan rotan yang cantik.

Gayamu makin asyik.


Short Sleeve Round Neck Dress


Short Sleeve Round Neck Dress


Memakai gaun pendek di musim panas itu semacam lagu wajib. Mungkin kamu bisa mencoba gaun pendek dengan bentuk leher bulat yang nyaman. Untuk motif bisa disesuaikan dengan suasana hati. Ingin polos atau motif seperti pelangi.

Dress panjang selutut ini bisa juga dipadukan dengan hot pants atau celana denim. Kamu masih bisa tampil gaya di hari yang cerah.

Nah, semoga 5 Ide Oufit Wanita Di Musim Panas bisa meramaikan harimu. Selamat mencoba.
(Book Review) Redup

(Book Review) Redup

novel redup

(Book Review) Redup



Judul Buku: Redup
Penulis: Adi Rustandi
Jenis: Novel
Penerbit: Pustaka Kita
Tebal Halaman: 206+ hml


Sinopsis:




novel redup, book, bookstagram


Novel ini berkisah mengenai Alif yang melakukan perjalanan ke Bandung setelah mendapati kenyataan bahwa Dwi, teman masa kecil sekaligus cinta pertama telah menikah dengan Tri yang notabene merupakan Dekan di Kampus. 

Perjalanan mengobati patah hati Alif di Bandung membuatnya bertemu dengan Aisyah. Gadis desa yang diam-diam telah menarik perhatian Alif sejak kali pertama bertemu. Siapa sangka, ternyata Aisyah juga memiliki perasaan yang sama dengan Alif. Keduanya sempat terpisah karena Alif harus kembali ke Surabaya, menjalani rutinitasnya sebagai Dosen. 

Sayangnya perjalanan cinta tidak semulus yang dibayangkan. Alif mendapati bahwa kisah cinta harus terenggut oleh takdir Tuhan yang pilu. 

Bagaimana Alif menjalani kisah cintanya?


Baca juga:
Book Review: Kala Ratih, sehimpun cerita pendek
Book review: Gravity
Book Review: Notasi

Review:



Sejatinya novel Redup ini berkisah tentang Cinta, Patah Hati dan Kehilangan. Di mana Alif yang patah hati karena Dwi, sahabat masa kecilnya mengingkari jari yang mereka buat untuk selalu bersama. Gadis itu kini telah resmi dipersunting oleh Tri yang merupakan Dekan di fakultas tempat Alif bekerja.

Mengalami rasa sakit yang berkepanjangan membuat Alif melakukan perjalanan ke Bandung. Tujuan awalnya adalah untuk mengobati kesedihannya akan cinta yang kemudian membuatnya bertemu dengan Aisyah. Keduanya pun saling jatuh cinta.

Ketika Alif menemukan cinta baru, dia menerima kenyataan bahwa ternyata sebenarnya Dwi diam-diam telah menyimpan perasaan pada Alif semenjak SMA, sayangnya keduanya saling menahan perasaan. Alif sempat bimbang akan perasaannya.

Sebuah tragedi terjadi ketika Alif ke Bandung menjenguk Aisyah yang tengah sakit. Dwi ternyata mengikuti Alif dan ditabrak mobil, di saat yang bersamaan Aisyah tak sadarkan diri.

Bagi saya novel ini sama halnya dengan perjalanan cinta yang rasanya hampir dilalui oleh semua orang. Di mana setelah patah hati, ada beberapa orang yang kemudian menemukan cinta baru yang perlahan mengurangi rasa sakit akibat cinta harus berakhir. Cobaan yang lain, ternyata orang tersebut rupanya juga memendam perasaan cinta pada kita.

Hayo, pilih yang mana?

Sayangnya, kisah cinta Alif tidak berjalan seperti rencana.

Alur novel ini buat saya agak terlalu cepat, sehingga membuat perjalanan emosi pembaca terasa datar (kurang mempermainkan emosi pembaca). Baru terasa menjelang halaman terakhir. Sehingga rasanya kayak semacam kurang dalam. Kurang dijabarkan lebih lanjut mengenai hubungan Dwi di masa lalu dan kurang detail mengenai perasaan Alif terhadap Aisyah. 
 
Dari segi kaidah penulis sudah cukup rapi, kalimat yang dibuat tidak bertele-tela, mudah untuk dipahami. 

Kurangnya Bulrb alias ringkasan cerita membuat para pembaca akan menebak-nebak isi dari buku ini. Padahal seperti yang kita tahu bahwa beberapa pembaca biasanya menilai sebuah buku dari bulrb di bagian belakang. Sehingga, mungkin tidak akan menarik perhatian pembaca muda yang menyukai desain kover yang cakep dan tentu ringkasan cerita yang menarik. Semoga penulis, ke depannya mulai memperhitungkan hal ini.

Kesimpulan: 


Secara garis besar novel Redup ini cukup ringan untuk dibaca dengan tema cinta yang bisa diterima oleh berbagai kalangan. Oh iya, buku ini berseri sehingga di buku kedua nanti mungkin kita akan bisa membaca lebih jelas lagi kisah tentang Alif.
Buat kamu penyuka bacaan ringan, Novel Redup ini bisa jadi pilihan.
Selamat membaca,
Nongkrong Asyik Dengan Treats By Traveloka Eats

Nongkrong Asyik Dengan Treats By Traveloka Eats

nongkrong, freelancer, treats traveloka eat



Rutinitas Menjadi Pekerja Lepas



Bekerja dari rumah itu penuh lika-liku. Dulu, saat menjadi Guru TK, saya mungkin lebih fokus sama pekerjaan sekolah. Jika ada waktu luang bisa jalan sama teman. Berbeda ketika memutuskan untuk menjadi Full Time Freelancer. Hampir 90% pekerjaan saya dilakukan di rumah, lingkungan yang saya tinggali selama 24 jam sepanjang 365 hari. Kebayang seperti apa, kan?

Monoton.

Di pagi hari, sebelum memulai pekerjaan resmi sebagai Freelancer, saya memiliki tugas utama untuk berbelanja kebutuhan pangan keluarga lalu dilanjutkan dengan aktivitas memasak sarapan pagi. Jika lagi rajin, biasanya saya sekalian masak untuk makan siang dan malam. Sehingga saya punya banyak waktu luang untuk membuat konten.

Itu sih ekspektasi



Baca juga:
Ruang Kerja Di Rumah Ala Freelancer 
Pencapaian-pencapaian yang sudah saya lalui sebagai blogger di tahun 2018
Ketika saya mendapatkan atensi dari konten kreator ternama  
Bagaimana Saya Membangun Diri Dengan Ngeblog


Kenyataannya, sehabis mandi pagi kok kasur lebih menggoda apalagi sambil nonton 1 episode drama Korea, bhay. Akhirnya kebablasan sampai siang dan lupa untuk menulis postingan untuk blog.

Kadang, ada perasaan jenuh karena harus melakukan pekerjaan yang sama dengan lingkungan yang itu-itu aja. Pernah nih, 2 jam depan laptop, halaman aplikasi word saya masih bersih tanpa coretan. Itulah kenapa sesekali saya butuh kerja di luar ruangan, mengganti suasana baru untuk meningkatkan mood menulis.


Nongkrong Asyik Dengan Treats By Traveloka Eats



secangkir kopi



Ada kalanya saya dan Wulan memilih bekerja di luar ruangan. Biasanya rutinitas ini kami lakukan sebulan sekali. Saya dan Wulan bergiliran menentukan lokasi mana yang akan kami datangi nantinya. Kebanyakan sih kafe atau Coffe Shop, karena beberapa kafe memiliki desain interior yang membuat betah berlama-lama.

Menulis ditemani kudapan merupakan mood booster yang tidak dapat terkalahkan.

Sebelum menentukan lokasi, kami sering melakukan riset kecil-kecil. Ya semacam mencari tahu dulu kafe yang akan kami kunjungi, entah itu ambiance, makanan atau bahkan menu rekomendasi dari media sosial. Memang agak ribet, namun seringkali kami malah senang mendapatkan tempat makan yang sesuai dengan ke

Sekarang, riset tempat makan menjadi lebih asik berkat fitur terbaru dari Traveloka yaitu Traveloka Eats. Fitur ini bisa menjadi panduan dalam memilih kuliner yang asyik di kotamu.

Dengan berbagai pilihan yang ditawarkan kita dapat dengan mudah menemukan tempat yang sesuai atau juga rekomendasi dari para pengguna lainnya. Bonusnya, sering ada promo-promo menarik berupa potongan harga yang tentunya membuat kegiatan kulinermu jadi tambah asyik.


Cara Menggunakan Traveloka Eats



treats by traveloka eats, traveloka eats



  1. Traveloka Eats merupakan bagian dari fitur aplikasi Traveloka. Jadi, jika kamu ingin memanfaatkan fitur ini, diwajibkan untuk mengunduh aplikasinya terlebih dahulu di App Store baik Android ataupun IOS (pastikan unduh versi terbaru untuk mendapatkan banyak deals).
  2. Selesai mengunduh kamu buka aplikasi Traveloka lalu temukan logo garpu dan sendok dengan tulisan EATS. Tinggal kamu klik dan pilih menu-menu sesuai dengan pilihanmu. Jika sudah, kamu tinggal klik beli sekarang dan lakukan pembayaran. Nanti di lokasi, ketika memesan kamu konfirmasikan bahwa kamu akan melakukan Redeem Voucher Traveloka Eats dengan cara menunjukkan fitur pemesanan. Mudah, kan?
  3. Buat kamu yang berada di Jakarta, Traveloka memberikan keuntungan lebih berupa ‘Treats” di mana kamu akan mendapatkan berbagai deals yang menarik, seperti makanan pencuci mulut gratis sampai penawaran menarik ketika ulang tahun tanpa perlu membuat janji. Enaknya lagi, kamu masih bisa mendapatkan Traveloka Poin setiap kamu menggunakan fitur “Treats” ini.
  4. Penggunaan Treat by Traveloka Eats ini cukup mudah (nanti penjelasan lebih jelas lihat di gambar ya). Langkahnya hampir sama yaitu kamu masuk ke Ikon EAT, bagi kamu yang berada di Jakarta, Otomatis nanti akan keluar Logo T di tengah-tengah. Tinggal kamu klik logo tersebut, lalu pilih resto/kafe yang ingin kamu datangi. Jika sudah menemukan, kamu bisa klik simpan restoran. Sampai di lokasi, kamu tinggal tunjukkan pada petugas dan dilakukan scan QR dan klik gunakan ‘treats’ kemudian kamu bisa lakukan pembayaran. Tenang saja, ada beberapa metode pembayaran yang bisa kamu lakukan.

Sekarang, saya nggak perlu lagi bingung kalau tengah suntuk kerja di rumah. Tinggal buka Traveloka Eats, terus cari deh tempat nongkrong yang asyik bareng teman.




Kamu mau ikutan?