Kotak Warna| Personal Lifestyle

a Personal Lifestyle Blog

Cara Merawat Kaktus

Cara merawat kaktus, kaktus


Merawat Kaktus


Sejak Indonesia mengalami Pandemi Corona, gerak saya semakin dibatasi. Dulu, masih boleh keluar dan nongkrong bersama teman seminggu sekali. Sekarang, nggak pernah lagi. Hampir 90% aktivitas saya dilakukan di rumah. Ada kalanya terasa membosankan karena nggak bisa bertemu teman-teman, tapi semuanya dari kebaikan bersama.

Memelihara Kaktus, merupakan salah satu cara saya untuk menaikkan imunitas selama di rumah saja. Setiap pagi, menjelang matahari terbit. Saya duduk di luar, memeriksa keadaan kaktus-kaktus, memastikan mereka sehat. Adakalanya saya berbicara dengan mereka, memberikan afirmasi positif, seperti, “sehat-sehat ya semua.”

Lucu memang. Buat apa coba bicara sama tumbuhan.? Saya sih percaya mereka mendengar apa yang saya katakan.


Cara Merawat Kaktus


Memelihara Kaktus bisa dibilang antara gampang dan susah. Sama seperti orang lain, saya beberapa kali harus bersedih karena harus merelakan kaktus-kaktus yang saya beli membusuk. Kala itu saya memang benar-benar tidak paham bagaimana cara memelihara kaktus yang betul.

Sempat trauma untuk merawat kaktus karena nggak pernah berhasil sampai 1,5 tahun lalu saya dikasih teman Mami sekardus kaktus dan sukulen. Bayangkan, nggak cuman 1-2 pot melainkan satu kardus sekitar 10 macam. Ada beberapa yang mati karena salah perawatan, salah satu sukulen saya taruh di kamar terus-menerus sampai akhirnya membusuk. Beberapa lainnya juga mati membusuk karena kecolongan tiap hari disiram sama keponakan.

Pokoknya bisa dibilang memelihara tanaman itu penuh drama.

Saya bahagia waktu mendapati beberapa kaktus mulai mengeluarkan ‘anak’. Rasa bahagia itu membuat saya semangat untuk memelihara mereka. Perlahan koleksi kaktus saya mulai bertambah, beberapa anakan yang saya tanam kini sudah besar menjadi indukan. Tinggal menunggu anaknya lagi dan beberapa pernah dihibahkan kepada teman.

Sejak berhasil memelihara kaktus, saya mulai ketagihan untuk menambah koleksi. Beberapa bulan lalu, saya pernah membeli sekitar 5 kaktus secara online. Saya sempat khawatir Kaktusnya tidak selamat di perjalanan. Ternyata tidak. Semuanya aman sampai tujuan dan bisa ditanam kembali.


Baca juga:



Apa yang ingin dilakukan ketika corona berakhir?

Pastikan Kena Sinar Matahari yang Cukup

Cactus opuntia daisy



Setelah beberapa kali gagal merawat kaktus, saya mendapat pelajaran penting bahwa tanaman kaktus harus mendapatkan sinar matahari yang cukup karena bagaimanapun mereka adalah tanaman outdoor.

Jadi, kalau kamu suka menyimpan kaktus dalam rumah, usahakan tiap pagi dikeluarkan dan dijemur minimal 2 jam per hari supaya tidak lembap. Udara yang lembap akan membuat kaktus dan sukulen cepat membusuk.

Saya sendiri meletakkan koleksi kaktus di teras yang di atasnya ada kanopi jadi tidak terkena panas langsung. Meski tanaman luar rumah, beberapa kaktus ada yang tidak tahan kena sinar matahari langsung. Bisa terbakar. Baiknya ditaruh di lokasi yang teduh.


Disiram 1-2 kali seminggu


Banyak pertanyaan yang muncul kepada saya, “kaktus itu disiram berapa kali?”

Dari hasil saya baca-baca dari grup kaktus yang saya ikuti di media sosial, idealnya satu minggu sekali. Ada beberapa hal yang harus digarisbawahi juga semuanya tergantung lokasi tempat tinggal.

Kalau kamu tinggal di lokasi yang cukup panas, Kaktus/Sukulen bisa disiram 1-2x seminggu. Jika masuk ke musim penghujan, cukup 1x seminggu.

Lebih gampangnya sih, kalau media tanah sudah sangat kering itu pertanda kaktus dan sukulen bisa disiram. Disiramnya di medianya saja ya.


Ganti Pot Ketika Kaktus Mulai Berkluster


Repotting
alias ganti pot. Saat Kaktus/Sukulen mulai membesar dan memiliki anak, ada baiknya kamu melakukan pemindahan pot ke lebih besar. Jika tidak segera dipindah akan menghambat pertumbuhan kaktus.

Media kaktus juga perlu diperhatikan karena kebanyakan kaktus dan sukulen yang membusuk karena media yang dipakai terlalu lama menyimpan air sehingga mudah terjadi pembusukan.

Papi biasanya menggunakan batu kecil-kecil untuk diletakan di bagian dasar, katanya untuk menghalangi pasir-pasir berjatuhan dari lubang drainase saat disiram. Untuk media perpaduan antara pasir hitam, kompos dan pupuk (kebetulan bapak suka membuat pupuk kandang sendiri).

Jika kamu ingin menanam kaktus yang baru dibeli secara online, angin-anginkan selama 24 jam supaya tidak stress lalu tanam keesokan harinya. Jangan langsung disiram biarkan beradaptasi selama 3 hari.

Begitu juga cara menanam kaktus yang belum keluar akar. Misalnya, mau menanam anakan kaktus yang belum keluar akar. Setelah diambil dari indukan, biarkan saja atau diangin-anginkan selama 3 hari sampai getahnya kering lalu tanam. Siram setelah 3 hari kemudian.

Saya beberapa kali berhasil menanam anakan kaktus dengan cara tersebut.

Memelihara kaktus di rumah selain bisa menaikkan imunitas juga bisa memperindah sudut rumah.

Kamu memelihara kaktus apa?

Comments

  1. ngeliat ginian jadi adem rasanya, beli tanaman ah, hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Know the News