Kotak Warna

Wednesday, April 18, 2018

Akward Di Depan Kamera


akward di depan kamera



Hidup dalam dunia digital yang terus berkembang, membuat saya juga harus mengikuti perkembangan. Kalau dulu nulis di blog saja cukup, sekarang tidak lagi. Ada era baru di mana Video mulai mengambil peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin banyak orang yang lebih memilih konten video untuk mencari apapun (pada akhirnya mereka menyasar youtube) ketimbang hanya membaca tulisan di di blog seseorang. Yes, you know that some people hate to read. Hal ini juga yang mendorong para blogger untuk mulai merambah konten video yang sering kita kenal sebagai Vlogger.

Salah satu alasan kenapa saya sampai sekarang belum terjun ke dunia vlogger adalah saya masih canggung untuk tampil di depan kamera. Berasa kaku dan nggak lepas gitu. Padahal di rumah saya dikenal sebagai ratunya swafoto, tapi tetap saja berasa aneh kalau disuruh ngomong di depan kamera. Yah, mungkin berbeda ya tekanannya antara foto dan video. Kalau foto, asal menemukan pose yang oke langsung jepret, sedangkan untuk konten video kita harus membuat semacam outline dan harus berhadapan dengan kamera dalam waktu tertentu.

Thursday, April 12, 2018

(REVIEW) FREEMAN POLISHING CHARCOAL BLACK SUGAR GEL MASK & SCRUB




(REVIEW) FREEMAN POLISHING CHARCOAL BLACK SUGAR GEL MASK & SCRUB



(REVIEW) FREEMAN POLISHING CHARCOAL BLACK SUGAR GEL MASK & SCRUB- Sebagai seseorang yang baru ‘melek’ dalam hal kecantikan seringkali membuat saya penasaran sama produk-produk kecantikan di luar sana salah satunya masker untuk wajah. Tapi, saya bukan tipe orang yang serta merta langsung membeli sebuah produk tanpa mencari ulasan-ulasan terlebih dahulu.  Biasanya saya mencari referensi dari ulasan blog, kanal youtube dan lainnya. Biasanya setelah itu baru saya akan mempertimbangkan apakah akan membeli atau tidak.


Produk yang akan saya bahas kali ini adalah Masker Freeman. Produk kecantikan asal Amerika belakangan menjadi ‘hits’ karena ulasan Suhay Salim. Bahkan, Suhay Salim sampai mengaku cinta mati sama masker Freeman ini. Hal itu membuat saya penasaran. Sebaik apa sih produk ini sampai membuat Suhay cinta mati?

Masker Freeman pilihan saya adalah Polishing Charcoal Black Sugar Gel Mask & Scrub. Masker ini mengandung charcoal (arang aktif) yang memiliki banyak manfaat untuk kulit, yaitu: detoksifikasi kulit, membersihkan pori-pori, mengobati jerawat, dan menyerap minyak berlebih. Selain arang aktif, masker ini juga Black Sugar sebagai exfoliator. Bisa dibilang masker ini memiliki kekuatan untuk mendetoks pori-pori dan juga mengexfoliate kulit mati supaya lebih halus.

Monday, April 9, 2018

SUNSILK HIJAB HUNT 2018: WADAH UNJUK BAKAT WANITA MUSLIMAH

Sunsilk Hijab Hunt 2018
Calon Peserta?

Wanita Muslimah juga bisa memiliki segudang prestasi


Bagi sebagian orang memakai Hijab kerapkali dikaitkan dengan tidak bebasnya melakukan pekerjaan/aktivitas layaknya wanita lain. Namun, kenyataannya di luar sana banyak wanita muslimah yang mengenakan hijab tapi juga memiliki segudang prestasi yang patut dibanggakan, sebut saja Dewi Sandra, Oki Setiana Dewi, dll. Lihat saja, meskipun mengenakan Hijab mereka masih mampu beraktifitas dengan baik di luar rumah.

Salah satu alasan inilah yang membuat Sunsilk kembali membuka audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018. Audisi yang diadakan sejak tahun 2012 oleh detikcom dan Sunsilk mengharapkan Sunsilk Hijab Hunt sebagai wadah bagi semua wanita muslimah untuk menampilkan bakat dan prestasi yang dimiliki selama ini tapi belum tersalurkan dengan benar. Pemenang dari audisi ini tidak hanya memiliki kriteria cantik, tapi juga berakhlaq baik serta memiliki bakat yang bisa ditampilkan di depan juri.

Sabtu, 07 Maret 2018, saya mendapatkan kesempatan langsung untuk menyaksikan kehebohan Sunsilk Hijab Hunt 2018 di kota Surabaya. Bertempat di atrium utama Grand City Mall, Sunsilk Hijab Hunt memulai audisinya.  

Tuesday, April 3, 2018

Bergabung (lagi) Dengan Kelas Yoga

yoga, kelas yoga, sanggar yoga
Foto tahun 2017




Buat yang mengikuti saya di Instagram pasti sudah tahu bahwa beberapa bulan ini saya selalu membahas soal kelas Yoga. Ceritanya saya sedang excited karena pada akhirnya pencaharian saya akan kelas Yoga membuahkan hasil. Saya menemukan sanggar Yoga yang kebetulan letaknya dekat dengan rumah. Oke, akhirnya saya bergabung dengan sanggar ini.

Sebenarnya ini bukan kali pertama saya bergabung dengan kelas Yoga. Sebelumnya saya pernah ikut kelas Yoga bareng teman dan Gurunya adalah sahabat saya jaman kuliah dulu. Ceritanya sehabis lulus kuliah dan belum dapat kerja. Teman saya ini memutuskan untuk merantau ke Pulau Bali dan di sana dia belajar Yoga sampai mendapatkan sertifikat sebagai pengajar.

Awal ditawarin ikutan Yoga bareng dia saya ogah-ogahan. Waktu itu saya belum ‘melek’ tentang gaya hidup sehat dan merasa tidak ada masalah dengan kesehatan saya. Belum lagi rasa malas untuk melakukan olahraga. Sip, semua komplit. Tapi teman saya lebih gigih untuk mengajak saya latihan Yoga Bersama. Saya menyerah dan ikutan bergabung.

Wednesday, March 21, 2018

Flatlay 101 With Michelle Blanchard

flatlay, flatlay 101, flatlay photography, michelle blanchard


"Créer c'est vivre deux fois." by Albert Camus

Holla,

Ini kali pertama saya melakukan wawancara dengan seseorang yang karya-karyanya menarik perhatian. Sebenarnya ada banyak sekali orang-orang di luar sana yang memiliki bakat luar biasa untuk saya tulis kisahnya di blog.  Siapa tahu kisah mereka bisa menginspirasi kalian semua.

Orang pertama yang saya wawancarai adalah Michelle Blanchard, instagramer asal Canada yang bisa kamu temui di @mich.elle.imagery.  Mungkin kalian bertanya-tanya, kenapa saya tertarik dengan Michelle, padahal di instagram ada banyak akun-akun yang lebih keren. Alasannya, saya suka dengan foto-fotonya. Minimalis tapi bercerita.  Menurut saya foto yang bagus itu adalah foto yang meninggalkan kesan bagi penikmatnya. Bukan sekedar kamu tata lalu jepret. Beberapa orang yang gemar memotret memiliki ‘nyawa’ dalam semua foto-foto yang mereka ambil.

Hal lain yang membuat saya tertarik dengan Michelle adalah orangnya ramah dan tidak pelit ilmu. Dia kerap kali membagikan tips bagaimana membuat foto ala flatlay dan selalu membalas komentar yang masuk di akunnya. Michelle juga tidak segan-segan untuk mengikuti terlebih dahulu.

Alasan-alasan tersebut yang membuat saya memberanikan diri untuk melakukan wawancara dengan dia. Alhamdulillah, dia menyambut baik keinginan saya.

Nah, berikut tulisan yang saya rangkum dari hasil wawancara. Semoga bermanfaat.