Revolusi Mental Ala Blogger

Revolusi Mental Ala Blogger

revolusi mental



Holla,

Belakangan ini istilah Revolusi Mental yang digaungkan oleh Jokowi pertama kali telah mampu menarik perhatian banyak orang. Bahkan mulai diterapkan hampir di seluruh lini kepemerintahan yang ada. Harapannya sih dengan adanya revolusi mental akan membuat perubahan yang lebih baik bagi negara. Jumlah korupsi yang berkurang dan SDM yang lebih maju.

Arti Revolusi mental sendiri merujuk pada perubahan tatanan yang mendasar pada mental. Secara garis besar revolusi mental ini berarti perubahan yang berkaitan dengan mental seseorang atau mungkin lebih ke arah sikap, kebiasaan, dll.

Tenang. Kali ini saya nggak bakalan ngomongin soal politik dan apapun lah itu namanya, Saya nggak mau membuat kalian mengerutkan kening karena nggak ngerti isi tulisan. Nah, berhubung saya adalah seorang blogger. Yuk ah. Mari kita bahas revolusi mental ala blogger versi kotakwarna.

Kalau ditanya kenapa Blogger perlu Revolusi?

Supaya ada perubahan yang lebih baik.


Kalau dikasih kesempatan untuk melakukan perubahan yang berkaitan dengan pekerjaan saya sebagai blogger. Ada beberapa hal yang ingin saya ubah. Apa aja ya kira-kira?

1. Jangan Baper/Iri Sama Penghasilan Blogger Lain


Dunia blogger makin hari makin keras. Katanya sih yang nggak berubah kagak bakalan maju. Tahu sendiri dong bahwa profesi blogger di era digital ini mulai menjadi perhitungan. Itulah kenapa semakin banyak bermunculan blogger-blogger baru yang kepincut dengan penghasilan dari blog.

Buat saya pribadi yang harus dibenahi kalau mau masuk dunia blogger itu adalah Jangan Baper alias ngiri sama penghasilan blogger lain. Hehe, Saya sendiri berusaha mengurangi hal yang satu ini. Sebagai manusia adakala kita iri melihat orang lain mendapatkan yang lebih baik dari kita. Wajar kok. Cuman kalau keseringan baper nggak asyik juga kali ya. Bikin capek.

Percaya aja deh yang namanya rejeki udah ada yang ngatur dan nggak bakal ketuker. Lakukan saja pekerjaanmu dengan baik. Sisanya biar Tuhan saja yang ngatur. Buat rasa irimu menjadi hal yang positif. Ketimbang jutek karena ngelihat blogger lainnya lebih fantastis. Kenapa nggak kamu belajar dari dia? 

2. Memperbaiki Attitude/Sikap


Salah satu hal yang paling penting saat menjalani profesi apapun itu adalah sikap. Sebisa mungkin kita tidak menjadi orang yang menyebalkan. Terlebih lagi seorang pekerjaan seorang blogger itu adalah meyakinkan orang lewat tulisan.

Jadilah blogger yang punya sikap menyenangkan. Dengan begitu orang akan percaya dengan apa yang kita tulis.

Sebisa mungkin perhatikan penampilan saat menghadiri acara karena itu akan merepresentasikan diri kita pada khalayak umum.


3. Belajar Mematuhi Tenggat Waktu


Ada kalanya pekerjaan datang pada kita silih berganti. Belum lagi tugas lainnya yang juga minta diperhatikan. Padahal tenggat waktu pekerjaan juga mepet.

Bikin pusing ya.

Saya sendiri masih harus belajar soal ini. Bagaimana mengatur waktu supaya nggak keteteran saat harus menulis banyak hal. Jangan sampai kepercayaan klien berkurang karena kita kerja nggak tepat waktu.

Sepertinya mempunyai buku catatan itu penting supaya tidak lupa.

Untuk menjadi yang lebih baik ada banyak yang harus kita ubah. Perlahan dan konsisten supaya hasilnya bagus.


Salam,





4 Blog Wishlist

4 Blog Wishlist


4 Blog Wishlist- Beberapa hari yang lalu, salah satu teman dari Grup Belajar Blogging membicarakan tentang perkembangan blognya. Dia bahkan sudah mempunyai rencana-rencana yang akan dilakukan ke depannya. Pastinya semua berhubungan dengan blog.


Awalnya sih saya agak cuek aja. Dari dulu emang nggak punya target-target tertentu dalam ngeblog. Saya membiarkan semuanya berjalan apa adanya. Lalu, pembicaraan di grup itu membuat saya mendapatkan pencerahan bahwa untuk menjadi Blogger profesional membutuhkan kemampuan yang lebih. 

8 Sumber Ide Supaya Aktivitas Ngeblogmu Tetap Oke

8 Sumber Ide Supaya Aktivitas Ngeblogmu Tetap Oke

8 Sumber Ide Supaya AKtivitas Ngeblogmu Tetap Ok

8 Sumber Ide Supaya Aktivitas Ngeblogmu Tetap Oke



Holla,

Fyuh. Akhirnya tantangan One Day One Post memasuki hari ketiga. Alhamdulillah banget bisa melewati dua hari pertama dengan cukup baik. 

Mungkin postingan yang dihasilkan kali ini tidak terlalu matang tapi setidaknya saya ingin menantang diri sendiri apakah masih mampu menulis setiap harinya. Tahu sendirilah, ada saatnya kita males banget memperbarui tulisan di blog. Ada aja alasannya. Malas dan kehabisan ide.

Saya pernah banget mengalami kebuntuan saat menulis blog. Giliran semangat membara tapi kemudian dijungkir balikkan oleh kepala yang tak mau ikut bekerja sama. Akibatnya cuman bengong depan komputer tanpa melakukan apa-apa.

Setiap blogger punya cara tersendiri untuk mengatasi kebuntuan ide. Mungkin, di mesin pencarian google kamu akan menemukan tulisan sejenis seperi ini. Sebab, ini bukanlah hal yang baru.

Saya sendiri punya delapan sumber ide yang selalu membantu supaya aktivitas ngeblog saya tetap oke. Kira-kira apa saja ya?

1. Pinterest


Pinterest adalah sebuah aplikasi yang agak mirip sama instagram. Lebih banyak gambar-gambar. Bedanya, di pinterest ini ada sebuah fitur yang namanya pin it di mana kamu bisa menyimpan gambar atau tulisan dari web-web yang kamu suka.

Pinterest ini ibarat papan tulis besar yang bisa kamu tempelkan hal-hal yang kamu sukai. Kalau ide sedang sekarat biasanya saya suka banget main-main di sini. Kamu bisa menemukan apa saja yang kamu mau.

Aplikasi Pinteret membantu saya untuk menyimpan ide-ide seperti foto, inspirasi buat tulisan di blog, tips fotografi bahkan saya bisa menyimpan hasil tulisan saya ke dalam Pinterest supaya dibaca lebih banyak orang lagi.


Baca juga:


2. Instagram


Karena otak saya lebih peka jika melihat gambar, maka saya suka sekali main-main ke instagram. 

Ada banyak jutaan gambar yang bisa membantu mengaktifkan sel-sel otak. Itulah kenapa saya lebih milih-milih dalam mengikuti akun yang disuka. Gambar itu sumber inspirasi saya, maka saya akan memilih akun-akun terbaik.

Saat kehabisan ide, saya seringkali membuat tulisan berdasarkan intepretasi gambar yang saya lihat di instagram menjadi sebuah tulisan baru. Tidak hanya itu, saya juga bisa belajar menghasilkan foto pendukung blog yang lebih bagus lagi.

3. Buku


Saat saya lagi suntuk dan kehabisan ide buat memperbarui blog. Saya biasanya memilih sebuah buku entah itu fiksi atau non fiksi. Membaca buku amat sangat membantu. Membuat otak saya lebih peka dan kadang-kadang buku belum selesai saya baca, inspirasi berlompatan minta ditulis.

Ambil satu kalimat pertama dari buku yang kamu baca. Lalu lanjutkan dengan kalimatmu sendiri. Dan itu akan menuntunmu dalam menulis. tidak hanya itu, saya suka sekali mencatat kata-kata baru yang saya temui dalam buku, sehingga bisa memperkaya kosakata saat menulis.

4. Film


Salah satu sumber ide buat saya ketika menulis adalah menonton film. Baik itu film lepas maupun serial drama. Berhubung saya pecinta drama kore, kebanyakan yang saya tonton tentu tak lain drama korea.

Adakalanya saya suka mencatat dialog-dialog yang menurut saya menarik atau bahkan menulis premis dari drama/film yang tengah ditonton. Bisa jadi ide baru untuk tulisan selanjutnya.

Belakangan ini saya rajin mengulas film/drama yang telah ditonton di blog. Voila saya punya kategori baru di blog yaitu Hiburan di mana isinya tentang ulasan, entertaiment, dan lain-lain.
 

5. Lagu


Sebuah judul atau lirik lagu bisa menjadi sumber ide buat tulisanmu. Dalam sebuah lagu ada cerita di dalamnya. Makna yang terkandung dalam sebuah lagu bisa menjadi pencetus ide. Saya suka sekali mendengarkan lagu saat menulis. Lalu, ide pun bermunculan untuk ditulis.

6. Media Sosial


Facebook, Twitter dan media sosial lainnya adalah sumber ide buat kita para blogger. Kamu bisa menulis tentang sesuatu yang lagi happening di media sosial.

Nggak hanya itu. Curhatan atau cuitan teman-teman di media sosialmu bisa kamu jadikan bahan tulisan. Apalagi sekarang kebanyakan orang suka sekali menjadikan media sosial kayak buku harian. Well, bukankah pengalaman orang lain bisa jadi sumber tulisan yang menarik?

Capek nggak bisa menemukan ide? Pantau aja deh linimasa media sosialmu lalu tangkap idenya.

7. Pengamatan


Salah satu hal yang paling saya sukai ketika sedang menulis atau sedang melakukan projek menulis adalah mengamati.

Biasanya saya suka pergi ke tempat keramaian, duduk sendiri sambil mengamati orang-orang di sekitar kita. Terkadang telinga saya mencuri dengar tentang apa yang mereka bicarakan. Memang terlihat lucu tapi percayalah kamu akan menemukan banyak ide saat duduk sambil mengamati orang lain.

Kamu bisa membawa buku catatan atau perekam suara supaya ide yang muncul nggak cepet lepas.

8. Curhatan/obrolan Teman


Jangan keburu Bete kalau ada temanmu yang hobinya curhat. Dengarkan aja sampai selesai. Siapa tahu ketika kamu ngobrol sama dia tiba-tiba terlintas sebuah ide. Bisa juga curhatan temen kamu itu dijadikan bahan tulisan. Tentunya bukan berarti kamu bebas menyebarkan aib/rahasianya. Please deh, itu mah namanya ember.

Kadang saya sama Wulan suka ngobrol nggak jelas lalu tiba-tiba saja ada sebuah ide yang minta ditulis. Tidak ada yang sia-sia deh.

Nah, 8 Sumber ide di atas bisa membantu supaya aktivitas ngeblogmu tetap oke.

Di antara delapan sumber ide ini mana sih yang biasa kamu pakai? Atau ada tambahan yang lain?

(Guest Post) Cara Membedakan Event Menulis Abal Abal

(Guest Post) Cara Membedakan Event Menulis Abal Abal








Event Menulis Abal-abal



Sekarang ini banyak penerbit indie yang berdiri dan memulai promosi mereka melalui media sosial seperti Facebook. Melalui media sosial tersebut mereka akan melakukan banyak pendekatan kepada follower mereka untuk mengenalkan penerbitan mereka, salah satunya adalah mengadakan event menulis dengan hadiah yang bervariasi. Dari mulai menghadiahkan sertifikat, paket buku, cetak buku gratis sampai dengan berbagai macam hadiah lainnya.

Akan tetapi, melihat antusiasme calon penulis muda mengikuti event menulis ini, dimanfaatkan oleh beberapa oknum dan akhirnya merugikan calon penulis muda. Sayangnya ada banyak calon penulis yang tak tahu bagaimana cara membedakan event menulis yang abal-abal dan yang asli. Bagaimana caranya? 

Cara Membedakan Event Menulis Abal-abal:


  • Tidak rasional. Event menulis yang palsu akan menawarkan hadiah yang dinilai tidak masuk akal atau berlebihan, misalnya sebuah penerbit baru yang terlihat masih amatir tetapi sudah menawarkan hadiah seperti uang jutaan rupiah atau bahkan gadget terbaru.
  • Manajemen yang buruk. Penerbit abal-abal biasanya didirikan oleh seorang saja, tetapi ia berlagak seakan ada banyak admin dan saat ada komplain atau pertanyaan dari calon peserta maka ia akan melemparkan tanggung jawab pada admin-admin fiktifnya.
  • Tidak transparan. Ini salah satu hal yang membingungkan peserta, sulitnya mencari informasi mengenai event menulis dan juga susahnya menghubungi penanggung jawab event. Mereka akan berdalih bahwa mereka sedang sibuk mengurusi hal lain padahal tak ada aktivitas apapun terlihat. 
  • Event berbayar. Memang tidak semua event menulis berbayar itu abal-abal, tetapi yang palsu akan mencantumkan biaya pendaftaran yang sangat tinggi dan membebankan biaya pencetakan buku pada peserta, parahnya lagi mereka mewajibkan para peserta untuk membeli buku mereka sendiri dan kalaupun menolak, maka nama mereka akan dicoret dari daftar peserta atau pemenang. 
Itulah bagaimana cara mudah untuk membedakan event menulis dari penerbit indie yang abal-abal, lebih teliti dalam memilih penerbit berkualitas dan terpercaya.

Semoga beruntung dalam menekuni dunia menulis!
Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Diajukan pada Blogger

Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Diajukan pada Blogger

pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan pada blogger


Blogger itu Apa?


Holla,


Semingguan lebih nggak update blog ternyata berdampak pada peringkat Alexa yang menggendut. Andaikan nilai Alexa ini bisa dirupiahkan, lumayan loh bisa beli ponsel keluaran terbaru untuk menambah kekece-an penampilang. Sayangnya, itu cuman diangan-angan. *bangun dari mimpi.

Ya udah, Biar Alexa nggak semakin gendut. Kali ini saya mau cerita tentang kehidupan baru sebagai seorang Blogger. Seperti yang sudah kalian baca di postingan sebelumnya bahwa sekarang saya telah resmi berhenti bekerja. Saya sekarang bukan lagi seorang Guru Taman Kanak-kanak.


Baca Juga: When i'm out from the comfort zone and how i deal with it


Kalau dulu setiap kali ada yang nanya "kamu kerja apa?" Saya akan menjawabnya dengan lantang Guru dan sekarang sepertinya saya harus mulai mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan semacam itu tentu dengan jawaban yang berbeda.

Emang terdengar keren banget sih pas ngasih jawaban 'Blogger' tapi percayalah kenyataan tidak semanis apa yang teralun indah di telinga kita.

Bukan tentang pekerjaan Bloggernya yang susah tapi bagaimana menjelaskan pada orang-orang di luar sana tentang blogger yang kadang bikin kepala lebih pening. Apalagi kalau kamu berada di lingkungan yang masih saklek tentang konsep bekerja itu adalah berangkat pagi pulang sore dan ada kantornya. Catet ya, ada kata kantornya. Selain, konsep itu bakal dipastikan kita adalah pengangguran. Syedih deh.

Saya pernah mengalaminya. Saat saya awal-awal ngeblog kan senang banget sama yang namanya ngendon di kamar cuman buat otak-atik template, bikin postingan atau kadang cumann sekadar balesin komen. Nah, pas udah bisa ngeblog pakai ponsel, Bawaanya pengin megang ponsel mulu. Saya sempat kena tegur sama Papa katanya kebanyakan main laptop dan handphone, padahal, kan lagi ngisi blog. Jadi, menurut perkiraan Papa, saya ini cuman main-main doang.

Perlahan pemahaman itu mulai memudar sampai saya menunjukkan hasil dari apa yang didapat dari Blog. Mereka berdualah yang memberi restu ketika saya berhenti bekerja. Mereka berdua mendukung apa yang saya lakukan, bahkan tak jarang keduanya suka ngajakin jalan-jalan. Katanya buat bahan ngisi blog.

Banyak banget pertanyaan yang sering diajukan kepada saya perihal dunia per-bloggeran. Ada yang benaran tanya karena nggak paham. Ada juga yang sengaja tanya karena kepo dan sedikit nyinyir. Kadang saya cuman senyumin dan jelasin dengan sederhana. Kalau mereka belum ngerti juga biasanya sih sodorin kartu nama dan suruh buku isi blog saya *tetep promosi.

Berikut ini saya rangkumin pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan kepada saya.


1. Blogger itu apa?

Blogger itu adalah sebutan buat orang yang menulis di blog. Belakangan ini blog bukan sekadar hanya tempat untuk menulis. Beberapa orang juga menggunakannya untuk mempromposikan barang atau jasa (lebih dikenal sebagai website).

Nah, Blogger sendiri merujuk kepada orang yang menulis di blog pribadinya, ya.


2. Kalau aku udah nulis blog. Bisa langsung dapat duit?

Nggak segampang itu.

Biar blog kamu menghasilkan itu butuh usaha, proses dan waktu panjang. Pastikan juga konten dari blogmu itu menarik apa nggak, kualitas blogmu, dll. Kecuali, kamu terlahir udah sebagai artis yang punya ribuan penggemar. Mau nulis apapun pasti jadi incaran para brand.

Sama hal dengan kerja di kantor. Baru bekerja sehari nggak lantas bikin kamu jadi CEO. Ya, kembali itu tadi kecuali kamu pemilik perusahaannya.


3. Darimana Blogger dapat penghasilan?

Kami para blogger dapat penghasilan dari beberapa cara: postingan berbayar, adsense, affiliasi, dan jualan produk sendiri. 

Dan, itu nggak segampang yang terlihat di luar sana. Kami harus selalu menjaga kualitas blog dan juga sikap kami sebagai blogger supaya klien lebih percaya kepada kami lagi.

Penghasilan yang didapatkan blogger tidak melulu berupa materi. Ada kalanya kami mendapatkan produk untuk direview dan ada berupa menghadiri undangan.

Cari tahu tentang: 4 tipe postingan berbayar pada blog


4. Blogger kan suka dapat gratisan? Berarti semua barang yang kamu punya hasil endorse?


Saya suka ketawa kalau dapat pertanyaan semacam ini.

Nggak semua barang yang dimiliki para Blogger itu gratisan. Ada saatnya mereka itu memang sengaja beli produk itu untuk dirinya atau sengaja menginap di hotel tertentu karena memang lagi berlibur sama keluarga. Jadi, jangan keburu dinyinyirin, ye.

Kagak usah syirik kalau lihat para blogger bergaya syantik di suatu tempat makan atau lagi berpose megang gadget keren. Bisa jadi itu emang sedang lagi kumpul sama keluarga dan gadget yang lagi dipegang itu miliknya sendiri.


5. Kerja apa? Wong cuman di rumah sambil mantengin laptop dan jalan-jalan


Berhubung blogger nggak punya jam kerja yang jelas dan terlihat seperti pengangguran bukan berarti saya nggak kerja. Di saat saya sedang terlihat santai megang ponsel dan laptop. Tidak ada yang tahu bahwa saat itu saya tengah mencari bahan untuk tulisan di blog.

Tiap hari kami harus memastikan blog selalu ramai dengan pembaca. Suka dibikin pening juga tentang apa yang mau ditulis di blog. Bahkan di saat liburan pun saya juga bekerja. Memastikan apakah tempat liburan saya kali ini bisa menjadi bahan tulisan di blog.

Percayalah. Kehidupan kami para blogger lebih rumit dari hubungan percintaan kalian.

Sejatinya, Blogger itu sama dengan pekerjaan yang lainnya. Sebuah pekerjaan yang sama-sama membutuhkan tanggung jawab yang besar di dalamnya. Tidak semerta-merta membuat kalian memandang sebelah mata tentang pekerjaan kami.

Salam,
Jasashutterstock.com: Jual Ribuan Gambar dan Vector Shutterstock Dengan Cara Aman dan Cepat

Jasashutterstock.com: Jual Ribuan Gambar dan Vector Shutterstock Dengan Cara Aman dan Cepat

jasashutterstock.com


Jasashutterstock.com: Jual Ribuan Gambar dan vector shutterstock dengan cara mudah dan cepat- Blog kece versi saya itu selain memiliki konten yang oke juga harus memiliki tampilan yang kece. Entah itu berupa header yang unik, tampilan blog yang bersih dan infografis yang oke. Pokoknya otentik deh.


Saya suka iri sama dengan orang-orang yang memiliki kemampuan menggambar entah itu berupa coretan atau bahkan berbentuk digital  *memandang diri sendiri dengan sedih soalnya nggak bakat yang berhubungan dengan kegiatan corat-coret. Padahal pengin banget punya blog kece yang saya banget.

Dan, jalan terakhir untuk membuat keinginan saya terwujud adalah motret sendiri atau cari-cari gambar dari situs gratisan.  Resikonya suka ada yang ngembarin. Kalau pengin yang berbeda ada sih di shutterstock tapi berbayar dan ribet banget karena harus pakai kartu kredit.. Kan nggak asik kalau pakai gambar yang ada watermark orang.  Nanti bisa kena pelanggaran hak cipta.


Saya baru tahu dari beberapa blogger bahwa ada yang namanya agenshutterstock.com. Jasashutterstock menjual ribuan gambar berupa foto, vektor, ilustrasi  yang resmi dari Shutterstock. Mudah dan prosesnya cepat. Kamu cukup mencantumkan alamat dari foto yang ingin kamu beli dan sistem pembayarannya nggak pakai ribet. Kamu bisa menggunakan transfer atm, bahkan dibayar dengan pulsa. Kurang apalagi coba? Dijamin aman karena jasashutterstock  sudah berpengalaman dalam bidang jasa download. Gambar yang kamu pilih dijamin kualitasnya, bebas royalti. Kamu nggak bakalan kena tuntut karena melanggar hak cipta.

Kayak gambar ini yang sudah saya incar sebelumnya.


Kurang puas? 

Kamu juga bisa menggunakan jasa IDcopy.net. IDcopy menyediakan jasa download shutterstock dengan harga yang murah dibanding jasa sejenisnya. Harga yang ditawarkan berupa paket yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Kamu bisa mendapatkan 5 vektor/gambar yang kamu pilih dengan hanya membayar Rp. 125.000. Wow, murah banget,kan. Kamu tahu sendiri berapa harga asli kalau beli langsung dari shutterstock. Selain menjual jasa download gambar dari shutterstock. Idcopy juga menyediakan jasa yang lain berupa jasa download film dan aneka jasa yang lain. Jasa yang bisa kamu coba. Terpercaya dan recomended.

Kehadiran jasashutterstock dan Idcopy ini seperti sebuah oase bagi saya yang buta masalah bikin grafis. Tinggal pilih gambar yang kamu inginkan, lalu sampaikan pada admin. Duduk, manis. Makan pesanan kamu akan diproses. Kalau kamu merasa kebesaran untuk mendownloadnya kamu bisa menggunakan cd/dvd tentu saja dengan biaya tambahan. Gambar yang sudah kamu beli bisa digunakan selama 500.000 kali yang bisa kamu gunakan untuk apapun. Lebih dari itu kamu akan diminta untuk meng-upgrade layanannya. Keren dong ah.

Setelah dibeli dan bebas untuk diedit. Yakin nggak mau nyoba?


Yuk. Jangan ragu untuk menggunakan jasa mereka supaya tampilan blogmu lebih kece.

Salam,


6 Steps To Promote Your Blog

6 Steps To Promote Your Blog

6 Steps Promote your blog

6 Steps To Promote Your Blog


Semenjak saya menekuni dunia perblogeran, saya mulai peduli dengan segala tetek bengek soal blog. Misalnya trafik, DA/PA, Alexa dan lainnya. Dulu, mah mana pernah kepikiran soal beginian. Cuek aja gitu.

Belakangan saya sadar bahwa saya butuh trafik. Butuh pembaca juga. Bagaimanapun juga saya menulis untuk diri sendiri dan orang lain. Kalau nggak ada yang baca, kan jadi sedih.

Eit. Siapa coba yang nggak suka blog kita dikunjungi oleh banyak pembaca? Syukur -syukur bisa dilirik brand atau agensi *tabur kode. Sayangnya, bikin blogmu ramai nggak semudah kayak nulis curhatan di facebook atau twitter. Diperlukan sedikit waktu, usaha dan kerja keras supaya bogmu diketahui khayalak umum.

Apa saja yang harus kita lakukan untuk mempromosikan blog? Simak yuk cara-cara yang sudah saya lakukan untuk mengenalkan kotakwarna.


1. Membuat Konten yang Oke


 However, content is king


Tentu saja pembaca mampir ke blog kita ingin mendapatkan sesuatu. Entah itu hal yang bermanfaat, menghibur, inspirasi atau bahkan memberikan jalan keluar.

Perhatikan isi kontenmu. Pelajari tentang bagaimana menulis konten yang asyik, cara bertutur yang tidak menggurui. Ada banyak yang bisa kamu cari di google atau kata kerennya riset.

Yuk. Jangan malas untuk belajar tentang SEO, artikel viral dan kamu bisa membaca berita-berita aktual apa yang bisa kamu sajikan di blog. Psss...jangan sesekali pengin dapat trafik gede tapi isinya provokator.

Perhatikan juga tampilan dan tata bahasa. Buatlah pembacamu berlama-lama dan pengin terus balik ke blogmu. Syukur-syukur dia merekomendasikan blogmu kepada khalayak ramai. Siapa mau?


Baca artikel lainnya: Cara Menaikan Domain Authority

2. Share ke Media Sosial


Pernah ada yang tanya pada saya "apa pentingnya punya media sosial?'

Di era digital ini punya media sosial itu semacam wajib hukumnya. Apalagi buat kamu yang bekerja di jalur industri kreatif. Dengan adanya media sosial kamu bisa memperkenalkan diri kalau kamu seorang blogger dengan cara membagikan alamat blogmu. 

Masak udah nulis bagus terus blognya diumpetin? Mana ngerti mereka kalau kamu itu jago nulis. Kecuali kamu mau bikin blogmu semacam diari online atau sengaja kamu bikin rahasia.

Awal-awal ngeblog saya jarang bagi-bagi alamat blog. Apalagi era itu belum ada facebook. Jadi, ya paling cuman dibaca-baca sendiri gitu deh.

Rugi banget kalau kamu punya media sosial tapi nggak dimanfaatkan semaksimal mungkin. Eit, cari tahu juga ya. Kapan jadwal yang tepat untuk membagikan alamat blogmu ke media sosial.

3. Join Komunitas


Salah satu cara untuk mempromosikan blogmu adalah bergabung sama komunitas. Ada banyak komunitas blog yang bisa kamu temukan di facebook, seperti: Blogger Perempuan, Warung Blogger, Blogger Kekinian, KEB dan masih banyak lagi.

Jangan ragu gabung dengan salah satu komunitas. Gabung semuanya lebih baik lagi. Kamu bisa menaruh link blogmu di sana. Asyik, kan?

Dan, seringnya beberapa komunitas mengadakan kopdar, bagi ilmu dan bagi-bagi pekerjaan juga. Ikutan aja acara mereka. Bisa menambah relasi dan saudara. Ilmu tentang blog nambah juga deh.

Beberapa kali saya ikut acara kopdar dari komunitas. Saya jadi nambah temen deh.


Baca juga: Why I Don't Read Your Blog


4. Blogwalking


Rajin-rajinlah mengunjungi blog teman-temanmu atau blogger lain yang lebih kece dari kamu. Selain bisa jadi bahan referensi itu bisa jadi cara untuk promosi blogmu. Jangan lupa tinggalkan komentar dan alamat blogmu di kolom yang sudah disediakan.

Jangan asal berkomentar hanya karena pengin dikunjungi balik. Berikanlah komentar yang relevan dengan isi blog. Hargai yak rumah orang lain.

5. Bikin Kartu Nama


Saya dulu mkir buat apa sih punya kartu nama. Bukan orang penting ini.  Pas, menghadiri acara pembukaan hotel baru ditanyain bawa kartu nama apa nggak?

Dueng.

Akhirnya saya memutuskan untuk bikin kartu nama. Bukan untuk keren-kerenan tapi kita nggak pernah tahu yang namanya rizki. 

Siapa tahu nanti kamu ketemu orang penting dan kartu nama itu yang nantinya akan menghubungkan dirimu dengan orang lain. Seperti pengalaman saya ketemu seorang EO pas menghadiri acara. Nah, tambah lagi dong relasinya.

Sekarang, saya selalu nyelipin beberapa kartu nama. Buat jaga-jaga kalau ada acara penting atau ketemu orang.


6. Bikin Guest Post/Tukeran Link


Cara lain untuk promosi blogmu adalah dengan cara jadi penulis tamu. Kamu bisa tanya sama blogger yang kamu kenal apakah blog mereka menerima penulis tamu. Pastikan juga tulisanmu sesuai dengan tema blog mereka atau kamu nggak keberatan kalau nantinya tulisan kamu bakal diedit. Dan, berikan penawaran juga bahwa mereka bisa menulis di blog kita.

Nah, sudah pada baca, kan 6 steps to promote your blog? kalian sudah pada coba langkah yang mana saja?
5 Most Wanted Post On Kotakwarna.com

5 Most Wanted Post On Kotakwarna.com


Holla,


Wah. Nggak kerasa udah masuk pertengahan Agustus. Padahal kayaknya baru kemarin nyobek kalender karena sudah berganti bulan.

Nah daripada bengong mikirin waktu yang berjalan cepat. Kali ini saya mau bikin round up artikel apa saja sih yang paling banyak dicari oleh pembaca kotakwarna.

Ada beberapa artikel yang sempat ngetop lalu menghilang begitu saja karena tergilas artikel-artikel terbaru. Tapi ada beberapa postingan yang sampai saat ini masih bertahan dalam kategori postingan yang paling banyak dicari.

Penasaran dong.

Simak yuk.

(Guest Post) Enam Cara Menjadi Blogger Produktif: Baca Dengan Khusuk ya

(Guest Post) Enam Cara Menjadi Blogger Produktif: Baca Dengan Khusuk ya


Holla Pembaca,

Saya berterima kasih atas semua respon yang masuk setelah kotakwarna menerima penulis tamu. Beberapa orang sudah menanyakan kepada saya apa syarat agar bisa menjadi penulis tamu di blog ini. 

Senangnya, Ini adalah guest post ketiga yang sudah tampil di kotakwarna. Semoga ke depannya akan banyak lagi yang ingin menyumbangkan tulisannya di blog ini.

Selamat Menikmati.
*******