Solitaire, Game Legenda Sepanjang Masa

Solitaire, Game Legenda Sepanjang Masa

solitaire org, game solitaire, game jadul, game legenda



Solitaire, Game Legenda Sepanjang Masa


“Dek, nanti pinjam laptopnya ya? Mau main Solitaire”


Hayoo, ngacung. Siapa di sini yang masih suka main Solitaire kayak Bapak? Permainan kartu yang awal kemunculannya di tahun 1990-an ini sudah berhasil merebut perhatian banyak kalangan di berbagai usia. Nggak cuman anak muda, bapak-bapak banyak kecanduan sama game yang satu ini.

Pernah dong ketika jaman kuliah ada urusan ke Tata Usaha, eh petugasnya malah asik mainan Solitaire. Padahal ya pas jaman itu perkembangan game sudah cukup meningkat, tapi ya gitu deh game yang ringan dan nggak butuh banyak ruang penyimpanan ya game Solitaire ini. Apalagi, biasanya sudah menjadi game wajib yang sudah tersemat di komputer dan laptop.

Eh, tapi memang sih board game solitaire ini bikin candu, padahal mainnya sederhana cuman modal klik klik mouse sampai urutan kartunya sesuai. Itu saja bisa menghabiskan waktu berjam-jam mainnya apalagi kalau sekalinya udah menang, ya lanjut terus sampai lupa waktu. Tahu-tahu sudah di depan komputer 2 jam hanya main Solitaire saja. Nggak produktif banget.

Main Solitaire ini sama asyiknya kalau kita main kartu bareng teman, lalu kalau ada yang kalah mukanya dicoret sama adonan bedak yang sudah dicairkan sama air. Lebih parah lagi pas main sama kakak, bagi yang kalau main remi pakai helm atau nggak sambil jongkok. Wkwkwk.

Mungkin hanya anak 90-an yang mengalami kesenangan dalam sebuah permainan.


Baca juga:

Macam-Macam Permainan Solitaire


Seiring perkembangang, game Solitaire juga ikut berkembang. Nggak hanya yang tipe klasik seperti yang biasa kita mainkan. Solitaire sekarang memiliki beberapa macam model dengan cara permainan yang berbeda.


Spider Solitaire


spider solitaire



Spider Solitaire pada dasarnya permainan yang menggunakan 8 fondasi kartu harus terisi penuh supaya menang. Gambaran tata letaknya menyerupai delapan kaki laba-laba.

Spider Solitaire memiliki cara permainan yang sedikit berbeda dari Solitaire klasik. Pada klasik Solitaire semua 4 macam kartu digunakan. Pada Spider Solitaire jumlah macam kartu ditentukan berdasarkan level. 1 kartu untuk level mudah, 2 kartu untuk level menengah dan 4 kartu untuk level ahli.

Klondike


klondike solitaire



Klondike merupakan permainan kartu menantang yang bisa dimainkan sendirian. Tujuan akhir dari permainan ini adalah tumpukan kartu yang berurutan: K,Q,J,10,9,8,7,6,5,4,3,2,A.

Penilaiannya dimulai dari meletakan satu kartu di atas fondasi dengan nilai +15. Menambahkan sebuah kartu di tumpukan/tableau akan mendapatkan nilai +5 dan setiap 30 detik akan mendapatkan pengurangan angka -8.

FreeCell


freecell solitaire



Berbeda dengan Solitaire klasik, FreeCell menyediakan ruang kosong sementara untuk menyimpan kartu-kartu. Freecell dapat digunakan untuk menyimpan satu kartu. Serupa dengan Solitaire, tujuan utama dari permainan ini adalah membuat tumpukan kartu dalam sebuah urutan.

Cara penilaiannya dimulai dari angka 500, setiap perpindahan kartu akan mengurangi poin +1. Supaya menang, kamu harus mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.

Sekarang, kamu sudah nggak perlu bersusah payah lagi kalau ingin main Solitaire di mana saja, tanpa perlu menyiapkan perangkat PC/laptop. Kamu bisa bermain Solitaire ketika sedang melakukan perjalanan, menunggu antrian rumah sakit atau saat bosan. Melalui situs solitaire.org, dan enaknya kamu bisa main bermacam-macam game yang ada di dalamnya dengan menggunakan browser. Sehingga bisa diakses melalui smartphone.

Mudah, bukan?

Nggak salah deh kalau game solitaire masuk dalam kategori game legenda sepanjang masa karena sampai saat ini masih banyak penggemarnya.
 5 Rekomendasi Game Jadul Online

5 Rekomendasi Game Jadul Online

game jadul online, game jadul



Perkembangan Game Era 90-an



Bagi saya yang lahir di era sebelum 90, tahun 1990 itu memberikan banyak kenangan, meski saat itu perkembangan teknologi belum sepesat sekarang, tetap saja menyisakan kenangan manis untuk dikenal, termasuk game.

Saya masih ingat pernah merengek sama Mami untuk dibelikan Game Boy, di mana pada era itu merupakan satu-satunya game console yang ada. Harganya terbilang cukup mahal padahal layarnya masih hitam putih dengan UI yang seadanya. Itu saja sudah bikin bahagia setengah mati berasa punya harta karun.

Permainan favorit saya waktu itu tentu saja tetris. Berupa game puzzle yang berupa balok-balok. Sederhana, tapi menantang. Bahkan, dulu saya dan kakak sempat bikin perlombaan siapa yang memperoleh skor tertinggi. Bisa pakai Game Boy tersebut selama 2 hari.

Setelah kenal Game Boy, saya mulai memiliki komputer. Komputer jaman dulu itu kalau mau menjalan program masih membutuhkan yang namanya disket. Jadi, dulu saya suka copy lagu dan program dari guru komputer di sekolah, termasuk game. Game di komputer jaman itu lumayan loh sudah mulai berwarna dan beraneka ragam macamnya. Yang paling terkenal itu pacman dan Minesweeper. Kalau pelajaran komputer suka diam-diam main 2 game tersebut.

Perkembangan game era sekarang makin cepat dan beragam. Menggunakan AI yang memungkin game tersebut mirip dengan kehidupan asli manusia, sebut saja The Sims. Namun, main game sekarang ini membutuhkan perangkat yang mumpuni, jika tidak siap-siap saja kesal saat main karena tidak berjalan lancar.

Itulah kenapa saya seringkali merindukan permainan jaman dulu. Kadang mikir, masih ada nggak sih game jaman dulu yang sering saya mainkan itu?

Eh ternyata ada loh. Ada sebuah situs namanya plays.org, yang menyediakan banyak permainan yang dulu kamu temukan di game boy, komputer jadul. Sembari istirahat sehabis menulis, saya bisa rehat sejenak sambil main games online.


Baca juga:


5 Rekomendasi Game Jadul Online


Tetris


game jadul, tetris, supertetris


Siapa yang suka main tetris? Puzzle Block yang kadang bikin keki kalau salah mengatur strategi sehingga akhirnya kalah. Ternyata sekarang, tetris juga bisa dimainkan secara daring dan tetap menyenangkan loh. Seru, bisa dimainkan saat istirahat makan siang.


BattleShip



battleship, game jadul, rekomendasi  game jadul



Saya sudah agak lupa, di mana saya pernah memainkan game yang satu ini. BattleShip merupakan permainan strategi di mana kita harus menyembunyikan kapal-kapal perang yang kita punya supaya tidak tertembak oleh musuh.

Minesweeper


minesweeper, game jadul online, game jadul



Ini merupakan permainan strategi di mana kamu harus mengatur supaya tidak terkena bomb. Persis kayak kita berpetualang ke ladang ranjau. Bagaimana caranya kita harus mengatur strategi supaya bisa keluar dari ladang ranjau tersebut dengan selamat. 

Entah, dari jaman dulu sampai sekarang, saya selalu nggak bisa main model atur strategi begini. Hampir dipastikan selalu kalah. Agak memalukan ya. Eh, tapi kalau suka main game yang membutuhkan konsentrasi ini. Kamu harus coba deh.


Snake & Ladder


ular tangga online, game jadul online, snake Ladder


Ular tangga. Kayaknya ini permainan favorit jaman kita masih anak-anak dulu. Mainnya berkelompok menggunakan dadu. Siapa yang lebih dahulu mencapai garis finish, dialah pemenangnya.

Sekarang, ternyata sudah ada versi onlinenya sehingga bisa dimainkan di mana saja dan kapan saja. Paling sebal itu kalau sudah mau sampai garis finish, eh ketemu ular yang panjang akhirnya turun lagi sampai bawah.


Solitaire


permainan solitaire, solitaire


Solitaire merupakan permainan kartu pertama yang saya mainkan. Permainan ini bisa dibilang masuk dalam kategori ringan sehingga mudah dimainkan oleh berbagai kalangan usia. Bahkan Papi merupakan fans berat dari game yang satu ini. Memang seru sih apalagi kalau menang terus.

Yap, itulah 5 rekomendasi game jadul yang masih bisa dimainkan secara online. Bisa dimainkan saat penat dengan kesibukan kantor atau sedang stuck karena tidak punya ide menulis seperti saya.


Kalau kamu lebih suka main secara online atau menggunakan game console saat bermain game?
 Awaken Kdrama (2020): Manusia yang Mencari Keabadian

Awaken Kdrama (2020): Manusia yang Mencari Keabadian

review Awaken kdrama 2020

Korean Drama: Awaken (2020)


Sebagai penggemar lama drama Korea, saya sudah berada dalam tahapan menonton drama tersebut karena memang jalan ceritanya yang menarik. Bukan lagi melihat siapa aktor/aktris yang memerankan karakter dalam drama tersebut. Biasanya, saya akan menonton 1-2 eps terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah lanjut atau tidak.

Sama halnya ketika menonton drama Awaken yang sudah tamat.. Bagi saya genre thriller itu selalu punya jalan cerita yang menarik untuk ditonton apalagi ada nilai tambah karena diperankan oleh babang Nam Gong Min, yang memang memiliki kemampuan akting yang mumpuni. Terakhir kali nonton si Babang pas drama Doctor Prisoner yang membuat saya geleng-geleng kepala.


Sinopsis:



Main Cast:


Nam Goong Min as Do Jung Woo

Seol Hyun as Gong Hye Won

Lee Cung Ah as Jamie Leighton

Yoon Sung Woo as Moon Jae Woong




Berawal dari sebuah kasus pembunuhan misterius yang terjadi di kota. Setelah diselidiki ternyata kasus-kasus pembunuhan ini berhubungan dengan kejadian 26 tahun lalu. Do Jung Woo (Nam Goong Min) dan Gong Hye Won (Seol Hyun) mencoba untuk membuka kembali rahasia dibalik kasus 26 tahun lalu yang berhubungan dengan kasus sekarang.

Review Drama Korea: Awaken (2020)



nam gong min awaken kdrama 2020, kdrama 2020, awaken kdrama 2020



Drama ini dibuka dengan adegan kebakaran besar di sebuah desa, di mana saat kebakaran terjadi semua orang dewasa saling membunuh, lalu diikuti adegan di mana ada empat anak kecil dan satu orang dewasa berkumpul di sebuah ruangan yang gelap. Salah satu satu anak tersebut terlihat membaca sebuah puisi, lalu diikuti lampu dalam ruangan yang menyala-mati terus menerus. Belakangan, adegan kebakaran ini dikenal sebagai Tragedi di Malam Desa putih yang merupakan akar permasalahan di drama ini.

Adegan berikutnya di mana Kepolisian mendapatkan kasus pembunuhan berantai yang hampir semua korbannya melakukan aksi bunuh diri. Hal ini membuat pihak kepolisian mengalami kebingungan menentukan siapa dalang dari aksi bunuh diri ini. Mereka juga bekerja sama juga dengan Jamie Leighton, ahli kriminologi dari Amerika untuk memecahkan kasus ini.

Satu per satu penyebab dari kasus pembunuhan ini mulai terbuka dan ternyata berhubungan dengan Tragedi Malam Putih 28 tahun lalu.

Kumpulan Elite Manusia Mencari Keabadian


Manusia dilengkapi otak untuk berpikir, sayangnya terkadang manusia menggunakan akal pikiran untuk kadang kebablasan sehingga sudah merasa seperti Tuhan. Sama seperti drama Awaken ini, di mana ada sekelompok Elite yang ingin hidup abadi, selalu sehat dan menolak tua.

Mereka sengaja melakukan penelitian obat di sebuah pulau terpencil yaitu Desa Malam Putih. Di desa tersebut terdapat laboratorium pengujian obat yang di mana menggunakan anak-anak sebagai alat uji cobanya.

Anak-anak yang berhasil dalam tahapan pengujian obat, akan diambil darahnya yang kemudian akan dibuat sebagai bahan baku obat keabadian. Sedangkan, yang tidak berhasil mayatnya akan ditumpuk dan dibakar. Rasanya sedih ya ketika anak-anak tersebut hanya dianggap sekedar objek penelitian, nyawanya seakan tidak berharga.

Dari ratusan anak-anak yang diuji coba tersebut, ada 5 anak yang memiliki nilai sempurna dan lari saat tragedi malam di Desa putih. Di antara ke 5 anak tersebut ada 3 anak yang memiliki kemampuan khusus yang kemudian dicari-cari oleh laboratorium, yaitu Do Jong Woon, Jamie Leighton dan Moon Jae Woong

Pengujian obat terhadap anak-anak sempat terhenti karena tragedi malam putih, namun tetap saja kumpulan elit tersebut diam-diam terus melakukan pengujian terhadap anak-anak berkedok sebuah Yayasan Anak Yatim Piatu. Jadi, mereka sengaja menampung anak yatim piatu tersebut sebagai objek penelitian mereka. Gila nggak sih?

Bagian yang paling mencengangkan adalah pimpinan dari desa malam putih tersebut dari Pak Presiden dan Ibu dari Do Jong Woon dan Jamie Leighton ikut serta dalam proyek ini sebagai peneliti yang rela mengorbankan kedua anaknya demi sebuah keabadian.


Kasih Sayang Seorang Anak Kepada Ibunya


Setelah 26 tahun akhirnya Do Jong Woon kembali berkesempatan untuk ketemu ibunya yang merupakan peneliti. Dia takjub karena melihat Ibunya tidak mengalami penuaan setelah 26 tahun tidak berjumpa.

Do Jong Woon kira Ibunya akan tobat ternyata dia salah. Ibunya tetap bersikukuh menggunakan Jong Woon sebagai bahan utama dari obat ini. Jadi, bisa dibilang sampel percobaan yang paling sempurna adalah Jong Woon ini, mangkanya dia paling dicari sama yayasan malam putih.

Akibat dari percobaan ini Jong Woon memiliki kemampuan supranatural yang itu bisa mengendalikan listrik. Pada akhirnya, Jong Woon memilih untuk bersama ibunya, dia meminta Jamie untuk hidup lebih baik dan kemudian laboratorium itu meledak.

Meski diperlakukan hanya sebagai objek penelitian oleh ibunya, Do Jong Woon memilih untuk merawat ibunya yang selamat dari ledakan tersebut.


Masa Kanak-Kanak yang Terenggut



Bisa kamu bayangkan bagaimana kehidupan Do Jong Woon, Jamie Leighton dan Moon Jae Woong yang sejak lahir hidup di pulau terpencil sebagai objek penelitian. Mereka mana punya kenangan indah akan masa kanak-kanak.Hidup mereka hanya terbatas di sebuah pulau terpencil, di mana sehari-hari diawasi dan disuntik obat-obatan yang sewaktu-waktu bisa membuat nyawa mereka melayang.

Saat mereka berhasil lari dari desa malam putih, mereka kebingungan bagaimana harus berbaur dengan dunia luar.

Do Jong Woon tumbuh menjadi anak yang tidak kenal takut, kadar kepercayaan dia terhadap orang lain menjadi kecil. Bahkan, dia rela menepis rasa sukanya pada Hye won karena tidak ingin gadis itu terluka.

Moon Jae Woong
memiliki gangguan kepribadian akibat dari percobaan tersebut. Ada kalanya dia menjadi pria yang sangat lemah dan penakut, namun sisi lainnya dia menjadi orang pendendam dan memiliki kemampuan untuk menciptakan dunia khayalan sehingga mudah baginya untuk mengendalikan orang lain.

Jamie Leighton
tumbuh menjadi gadis yang tegas, OCD dan sering mengalami halusinasi akibat dari percobaan tersebut. Dia mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan orang lain.

Bagi saya drama Awaken ini menarik untuk ditonton, apalagi kalau kamu penyuka genre thriller ke arah sci fi, drama korea Awaken ini layak untuk ditonton. Apalagi Nam Goong Min sebagai pemeran utama. Rasanya hampir semua drama dia itu keren abis. Penjiwaan akan karakternya nggak pernah main-main.

Baca juga:


Kesimpulan


Drama korea Awaken merupakan serial drama korea yang merupakan gabungan dari genre thriller, Sci Fi dan Fantasi yang asik ditonton di akhir pekan bersama keluarga. 


awaken kdrama 2020, seolhyun

Review Navillera Kdrama (2021): Kejar Mimpimu Sampai Dapat

Review Navillera Kdrama (2021): Kejar Mimpimu Sampai Dapat

navillera kdrama 2021

Navillera (2021)


Rabu kemarin, drama Navillera yang diperankan oleh Song Kang baru saja tamat. Sejak awal melihat posternya di Netflix, saya sangat penasaran akan seperti apa jalan cerita dari drama ini. Apalagi dari cuplikannya terlihat ada seorang anak muda dan seorang kakek yang sama-sama punya mimpi menari balet. Buat saya itu sesuatu yang menarik dan tidak ingin terlewatkan begitu saja.


Sinopsis



Drama: Navillera (English & Korean title)
Revised romanization: Navillera
Hangul: 나빌레라
Director: Han Dong-Hwa
Writer: Hun (webcomic), Ji-Min (webcomic), Lee Eun-Mi
Network: tvN
Episodes: 12
Release Date: March 22 - April 27, 2021
Runtime: Monday & Tuesday 21:00
Language: Korean
Country: South Korea


Dimulai dari Sim Dok-Choel (Park In-Hwan) yang memiliki impian masa kanak-kanak, yaitu ingin tampil dalam pertunjukan balet. Sim Dok Choel merupakan pria berusia 70 tahun yang baru saja pensiun dari pekerjaannya sebagai tukang pos. Bertahun-tahun bekerja untuk keluarganya yang membuatnya melupakan impian kanak-kanaknya. Hal ini mendorong Pak Sim untuk mencoba kembali mewujudkan mimpinya itu. Sayangnya, keinginan tersebut ditentang oleh istri dan semua anaknya. Namun, Pak Sim tidak menyerah, dia memutuskan untuk bergabung dengan lembaga balet, di sana beliau bertemu Lee Chae Rok.

Lee Chae Rok, merupakan pemuda berusia 23 tahun. Selama perjalanan hidupnya, dia sudah mencoba berbagai macam olahraga, mulai dari Baseball, Berenang, dan Sepak Bola. Namun, dia merasa tidak berbakat di sana. Kemudian, dia tertarik dengan Balet seperti sang ibu yang merupakan penari balet. Ibunya meninggal karena sebuah penyakit saat Chae Rok masih muda. Sedangkan Ayahnya dipecat dari pekerjaannya sebagai pelatih Sepak Bola. Lee Cha Rock merasa bahwa dirinya berbakat di balet, tapi Chae Rock kesulitan untuk menghubungi ayahnya dan mengalami masalah finansial. Dia memilih menyerah dengan Balet, sampai Chae Rok bertemu dengan Pak Sim.

Main Cast:




song kang, park in hwam



Park In Hwan, seorang aktor berusia 70 yang sudah malang melintang di dunia perfilman. Aktingnya sudah tidak diragukan lagi. Dalam drama ini, beliau memerankan karakter Sim Dok Choel, seorang Ayah yang rela bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya hingga melupakan mimpi masa kecilnya.

Karakter Pak Sim ini hangat, mudah beradaptasi dengan orang lain bahkan yang berbeda usia. Ceria dan kadang ngomongnya blak-blakan. Sayang banget sama anak-anaknya. Beliau selalu mendukung semua keputusan anaknya.

Song Kang, jujur ini kali pertama saya menyaksikan akting Song Kang. padahal ia lumayan wara-wiri di dunia drama. Mungkin, saya yang kelewatan untuk menyadari bahwa pesona Song Kang luar biasa. Bahkan, di drama ini dia rela mengikuti kursus balet selama 6 bulan. Benar-benar profesional.

Karakternya sebagai Lee Chae Rok, merupakan pemuda yang pekerja keras. Meski hidup sendirian karena sang ayah sehabis dibebaskan dari penjara memilih pindah ke pulau kecil tidak membuat Chae Rok putus asa. Dia bahkan melakukan banyak pekerjaan paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pribadinya hangat, sopan sama orang tua. Ya anak baik dengan karakter luar biasa.


Navillera, Bukan Sekedar Drama Tentang Balet



kdrama 2021, navillera kdrama




Dari sinopsisnya kalian bisa menebak bahwa drama ini menitikberatkan pada perjuangan meraih mimpi. Kita pasti sadar dong, pernah punya impian/cita-cita di masa kecil. Sayangnya, kadangkala apa yang kita impikan terbentur banyak hal sehingga tidak lagi memprioritaskannya. Lalu, melupakannya menjadi sebuah kenangan yang tetap terukir.

Navillera, bisa dibilang merupakan drama terbaik yang saya tonton. Drama ini tidak menilik sisi lain dari seorang balerina. Ada kisah-kisah kecil dari tiap karakter yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari yang kita jalani.

Baca juga:

Meraih Impian Bukan Perkara Usia



kdrama, song kang, pak in hwan

“Bisakah, kamu melewati masa tuamu dengan normal.”


Itulah yang dikatakan Hae Nam, istrinya kepada Pak Sim ketika beliau ingin belajar balet. Tidak hanya penolakan dari sang istri, anak pertama dan kedua juga menentang keinginan sang ayah tersebut.

Namun, tekad Pak Sim, lelaki berusia 70 tahun itu terlampau kuat. Sehingga, dia tetap teguh untuk mewujudkan impiannya tersebut untuk bisa tampil di panggung menarikan tari swan lake kesukaannya. Meski tiap hari kehadirannya ditolak sama Chae Rok, karena menurutnya, beliau terlalu tua untuk belajar balet.

Satu hal yang membuat saya terharu, keinginannya untuk tampil di panggung ini karena beliau ternyata menderita Alzheimer sehingga kapan saja bisa kehilangan memori. Sebelum semua ingatannya menghilang, beliau ingin mewujudkan mimpi masa kecilnya.

Banyak adegan yang mengandung bawang, ketika Pak Sim Doek Chol berusaha melakukan gerakan-gerakan balet di usianya yang senja dan juga betapa keras usaha beliau bangun pagi untuk melakukan latihan fisik. Belum lagi penolakan dari orang-orang terdekat yang membuat saya meneteskan air mata.

Jadi, drama ini mengajarkan bahwa meraih mimpi itu bukan perkara usia. Semua orang tanpa batasan umur bisa mewujudkan mimpi yang dimiliki. Jika gagal, coba lagi karena akan selalu ada hal pertama.

Temukan Kebahagiaan Versimu


“Apa yang membuatmu berbahagia?”

Pertanyaan dari Chae Rok kepada Eun Ho, membuat gadis itu berpikir ulang tentang arti kebahagiaan bagi dirinya. Selama ini Eun Ho merasa selalu bahwa apa yang dilakukan selalu gagal, termasuk saat seleksi pekerjaan. Tekanan dari ayah juga membuatnya stress dan pada akhirnya Eun Ho meledak di depan ortunya.

Gara-gara ini, hubungan Eun Ho dan ortunya membaik. Kedua orang tuanya mulai memahami keinginan si anak dan membiarkan Eun Ho melakukan hal yang membuatnya bahagia.

Persahabatan Beda Usia Juga Mengasyikkan


Persahabatan beda usia itu juga mengasyikkan loh. Nggak percaya? Lihat saja bagaimana hangatnya hubungan antara Lee Chae Rock dan Shim Doek Chol.

Persahabatan beda generasi yang kadang bikin Chae Rock sebal karena pak Shim ini bawel dan kadang suka ikut campur seperti saat dia bermasalah dengan Ho Beom. Sebaliknya, meski Chae Rock suka marahin pak Shim, tapi beliau sayang dengan Chae Rock layaknya cucu.

Berkat Pak Shim, hubungan Chae Rock dengan sang ayah membaik. Sebaliknya, karena Chae Rock, keluarga Pak Shim belajar untuk mengerti keadaan ayahnya.

Ada satu adegan yang bikin air mata mengalir, ketika Pak Shim hilang ingatan di taman. Beliau tidak mengingat Chae Rock. Demi mengembalikan ingatan Pak Shim, Chae Rock menari balet di bawah turunnya salju. Sebuah adegan yang indah. Rupanya, setiap kali melihat Chae Rock menari, ingatan Pak Shim kembali.

Momen indah lainnya saat Pak Shim menghilang, semua anggota keluarga ikut mencari termasuk Chae Rock. Ada sebuah adegan di mana Pak Shim meminta turun dari mobil karena salju sedang turun. Di saat Pak Shim melihat indahnya salju, ada Chae Rock yang tengah berdiri menatapnya, dan Pak Shim tiba-tiba menarikan tarian balet di depan Chae Rock. Rupanya beliau mengingat tarian Chae Rock saat di taman ketika salju turun.

Puncaknya ketika mereka berdua harus tampil dalam gala, setelah Pak Shim kehilangan ingatannya. Beliau memutuskan untuk tidak jadi tampil karena tidak ingin merepotkan orang lain, tapi Chae Rock menolak. Dia tidak mau tampil sendiri tanpa Pak Shm. Bahkan, saat Pak Shim kehilangan ingatan di panggung, Chae Rock dengan cantiknya menari di depan Pak Shim untuk membangkitkan ingatan. Pada akhirnya mereka berdua berhasil menyelesaikan penampilannya dengan baik.


Jangan Menyalahkan Orang Lain Atas Kegagalanmu



Menyalahkan orang lain atas kegagalanmu itu rasanya paling gampang. Sama seperti Ho Boem, rekan satu tim sepak bola Chae Rock yang merasa hidupnya gagal akibat terpilih jadi tim inti oleh pelatih yang merupakan Ayahnya Chae Rock.

Sejak saat itu, Ho Boem melampiaskan kemarahannya pada Chae Rock. Dia merasa iri karena teman satu timnya kini berhasil di bidang lain. Ada saja tingkahnya untuk menyakiti hati Chae Rock, sampai mencelakakan secara fisik.

Suatu hari Pak Shim mendatangi Ho Boem. Beliau mengatakan jangan menyalahkan orang lain atas kegagalanmu. Kamu juga bisa kembali mencoba dan sukses dengan caramu sendiri.

Ternyata, ada alasan kenapa pelatih tidak memasukkan Ho Boem ke tim inti karena saat itu dia mengalami cedera yang serius. Jika dilanjutkan, bisa dipastikan Ho Boem tidak bisa main bola lagi. Saat pelatih tersebut meminta maaf dan bilang kalau sebenarnya Ho Boem itu berbakat di sepak bola. Pemuda itu menangis tersedu-sedu. Selama ini, dia hidup dalam kemarahan dan menyalahkan orang lain.

Pada akhirnya, dia mencoba kembali kemampuannya di bidang sepak bola seperti mimpinya. Meski jalannya masih panjang, setidaknya Ho Boem sudah berusaha mewujudkannya.

Penerimaan Dari Orang Terdekat Itu Penting


Kisah pak Shim yang sukses tampil pagelaran balet merupakan hasil dukungan dari keluarga besarnya. Meski pada awalnya sang istri dan anak-anaknya tidak setuju. Namun, kegigihan Pak Shim dan Chae Rock berhasil menaklukkan hati keluarga. Pada akhirnya mereka mendukung ayahnya berlatih balet demi mewujudkan impian masa kanak-kanak.

Kesimpulan


Navillera bukan hanya drama yang berkutat soal Balet. Tiap tokoh di dalam drama sepanjang 12 episode ini mempunyai kisah yang saling menghangatkan dan berhubungan dengan keseharian kita. Kamu harus siap terhanyut dalam emosi yang di setiap episode.


Selamat menonton.
 Do You Like Brahms Kdrama Review (2020): Cinta, Musik dan Impian

Do You Like Brahms Kdrama Review (2020): Cinta, Musik dan Impian

do you like brahms, kim min jae, park eun bi, sbs
Credit: SBS



Do You Like Brahms (2020)



Kemarin, drama korea Do You Like Brahms baru saja tamat dan saya masih merasakan euforianya sampai hari ini. Biasanya saya kalau sudah suka sama sebuah drama, ingin rasanya untuk membuat ulasan di blog, ya sekalian memperbaharui blog setelah 2 minggu lamanya hiatus. Apalagi saya sudah janjian sama mba Ria Rochma mau review bersama Do You Like Brahms


Sinopsis:



Judul: Do you Like Brahms?

Episode: 32 

Network: SBS

Genre: Musical, Romance


Drama ini berkisah Chae Song Ah yang diperankan oleh Park Eun Bin, merupakan seorang mahasiswa Jurusan Bisnis yang mempunyai passion di dunia musik memilih untuk melanjutkan kuliahnya di jurusan musik klasik meski mendapatkan pertentangan dari keluarga besar. Song Ah memiliki impian ingin menjadi violinist. Meski terlambat kuliah dari teman-temannya, dia tetap bersemangat dalam memainkan biola demi mencapai mimpinya.

Ada juga Park Joon Young, seorang pianis jenius yang sudah malang melintang di dunia musik klasik dan memenangkan banyak kompetisi internasional. Dia lelaki yang tampan dan baik. Namun, memiliki banyak cerita sedih dalam hidupnya.


Main Cast:


do you like brahms cast, park eun bin, kim min jae




Park Eun Bin, saya mengenalnya dari drama Judge vs Judge, di mana dia berperan sebagai Hakim. Di drama Do You Like Brahms? Park Eun Bin memerankan karakter Chae Song Ah, seorang wanita yang menyukai biola dan memiliki mimpi ingin menjadi pemain biola.

Memiliki kepribadian hangat, baik (bisa dibilang terlalu baik karena sering dimanfaatkan oleh orang lain), terkadang bersifat hati-hati alias tidak ingin menyakiti orang lain, kurang percaya diri terhadap kemampuan, sedikit pencemas.

Kim Min Jae
, setelah sukses bergabung dengan drama Romantic Doctor 1 dan 2 sebagai perawat ruang emergency, Kim Min Jae kembali lagi ke dunia drama, berperan sebagai Park Joon Young, seorang pianis yang terkenal yang sudah banyak memenangkan penghargaan internasional.

Memiliki kepribadian yang tertutup karena sebagian besar hidupnya dihabiskan untuk berkompetisi sehingga hubungan sosialnya tidak terlalu baik, lebih suka memendam perasaannya sendiri.


Baca juga:

Black Dog Kdrama Review

The Lies Within 

Koleksi OST Drama Korea, Memang Mengerti artinya? 

 

 

Review Drama Do You Like Brahms



Bagi saya film/drama bertema musikal itu menarik untuk ditonton, berhubung saya sendiri nggak bisa bermain alat musik, suka saja menyaksikan pertunjukan musik. Rasanya menenangkan mendengarkan alunan Piano, Biola, dan Cello menjadi satu.

Alasan ini yang membuat saya tidak ingin melewatkan drama Do You Like Brahms ini. Saya akan membahas lebih lengkap drama ini berdasarkan poin-poin yang menurut saya menyenangkan.


Aktor dan Aktris yang Totalitas



Ada fakta yang menarik dari pembuatan drama Do You Like Brahms ini, baik Kim Min Jae maupun Park Eun Bin benar-benar bermain dengan alat instrumetal seperti piano atau biola.

Di beberapa video dibalik pembuatan layar yang beredar di youtube, bisa dilihat bahwa Park Eun Bin mendapatkan pelatihan tentang permainan biola, pun Kim Min Jae yang juga memiliki guru untuk memainkan piano. Mereka berdua bekerja keras belajar alat musik tersebut untuk menyuguhkan karakter yang akan dikenang oleh para penontonnya, termasuk saya. 

Bintang utama dari dari drama ini benar-benar totalitas dalam memainkan perannya sebagai pianis dan violinist, mengingatkan saya pada drama hospital playlist di mana para pemain utamanya juga memainkan alat musik dan bernyanyi layaknya grup band.


Pengetahuan Tentang Musik Klasik



Dalam drama Do You Like Brahms kita akan diajak berkenalan dengan tokoh musik klasik seperti Johannes Brahms, Schumann, dan Clara. Bahkan, jalan cerita dari drama ini berdasarkan kisah cinta Brahms yang jatuh cinta pada Clara, istrinya Schumann. serta istilah-istilah dalam dunia musik klasik yang memberikan banyak wawasan baru. Sehabis menonton drama ini, kok saya ingin rasanya menonton pertunjukan musik klasik yang kata beberapa orang membosankan.


Berbakat vs Tidak Berbakat



do you like brahms, kdrama review, kotakwarna.com, do you like brahms review




“Pernah nggak kamu merasa ingin melakukan sesuatu yang kamu sukai, tapi lingkungan di sekitarmu merasa kamu itu bakatnya bukan di situ. Kamu tetap saja mempertahankan apa yang kamu cintai?”

Begitulah perasaan cinta Chae Song Ah kepada Biola, sejak kali pertama dikenalkan oleh sang ayah dengan musik klasik, Song Ah langsung jatuh cinta dengan biola. Dia mempunyai mimpi ingin menjadi violinist. Namun, orang-orang terdekat bahkan keluarga besarnya sendiri menganggap dia tidak berbakat.  Mereka meragukan kemampuan Song Ah bermain biola. Setelah menyelesaikan kuliah jurusan bisnis, Song Ah mengambil sebuah keputusan yang besar, dia memilih masuk jurusan musik. Seperti yang diimpikan.

Tidak mudah menjadi Song Ah, bagaimana dia harus mengejar ketertinggalannya di dunia musik, bagaimana dia rela menjadi asisten profesor di kampus demi diakui, eh ternyata profesornya tidak pernah berniat mengajak Song Ah ke dalam grup musiknya. Sungguh scene ini benar-benar menyedihkan.

Tidak hanya itu, kisah cintanya dengan Joon Young selalu disangkut pautkan dengan karir musiknya. Song Ah dianggap mendompleng kepopuleran dari Joon Young. Terlebih lagi ketika Joon Young memutuskan untuk menjadi pengiring Song Ah, semua orang kayak bilang, "ah yakin lo?"

Song Ah yang sempat tidak percaya diri dengan kemampuannya ternyata tampil memukau saat upacara kelulusan didampingi iringan piano Joon Young. Dia membuktikan dirinya mampu, meski pada akhirnya dia memutuskan untuk tidak melanjutkan S2 dunia musik bahkan berhenti bermain biola. Setidaknya Song Ah bisa mewujudkan mimpinya melakukan resital biola dan dia tetap bahagia karena pekerjaannya juga tidak jauh-jauh dari dunia musik.

Berbeda dengan Song Ah, ada Lee Jung Kyung. Seorang wanita yang sempat dicintai oleh Park Joon Young. Hidup di lingkungan kaya di mana neneknya memiliki yayasan Budaya Kyunghoo, serta ibu seorang pianis yang mendukung karir bermusik Jun Kyung.

Sejak kecil bakatnya bermusik sudah terasah dengan arahan guru musik sehingga membuat kemampuannya bermain biola tidak diragukan. Jun Kyung juga lulusan dari Juilliard sehingga mendukung segalanya. Sayang, dibalik semua itu Jun Kyung merasa Insecure bahwa dia tidak cukup baik bermain biola, dia juga sering kesepian dan tidak merasa bahagia.


Kisah Cinta yang Rumit


do you like brahms, sbs




Jalan cerita Do You Like Brahms ini diadaptasi dari kisah percintaan Brahms, Schumann dan Clara.

Park Joon Young diam-diam menyukai Lee Jung Kyung, cinta pertamanya yang kemudian berpacaran dengan sahabatnya, Han Yoon Hoo. Joon yong yang lahir dari keluarga kurang berkecukupan memiliki masalah ekonomi yang berkepanjangan. Karir musiknya berkembang karena dukungan dari Direktur Nah, nenek dari Jung Kyung. Merasa banyak dibantu oleh Direktur Nah, Joon Young yang menyukai Jun Kyung memilih memendam perasaannya. Dia tidak mau merusak balas budinya. Menelan rasa sakit wanita yang dicintai berpacaran dengan sahabatnya.

Lalu, Park Joon Young bertemu dengan Chae Song Ah, seorang wanita muda yang menjadi pekerja di Yayasan Budaya Kyunghoo. Song Ah ditugaskan untuk membantu Park Joon Young. Rupanya pertemuan-pertemuan keduanya menimbulkan ketertarikan. Song Ah menyukai Joon Young.

Song Ah tahu bahwa Joon Young menyukai Jung Kyung, tapi dia tidak bisa menahan perasaannya sehingga berani untuk mengungkapkan rasa cintanya pada Joon Young. Lelaki itu meminta Song Ah menunggu sampai perasaannya pada Jun Kyung berakhir.

Di saat Song Ah mulai lelah menunggu kejelasannya dari perasaan Joon Young, lelaki itu datang untuk menyatakan cinta kepada Song Ah. Hubungan cinta mereka berjalan manis, namun ada yang masih mengganjal dalam pikiran Song Ah. Kebersamaan Joon Young dan Jung Kyung bertahun-tahun membuatnya insecure apakah lelaki itu sudah benar-benat tidak punya perasaan kepada Jung Kyung?

Di lain hal Joon Young yang sejak kecil merasa kesulitan dan waktunya dihabiskan untuk berkompetisi mengalami permasalahan hubungan sosial yang membuatnya kesulitan untuk terbuka terhadap orang lain.

Keraguan, rasa insecure melihat kedekatan Jun Kyung dan Joon Young membuat
 Song Ah memutuskan kisah cintanya. Kata dia, dia lebih berbahagia sebelum bersama Joon Young, Ah, jadi teringat kisah cinta di masa lalu, di mana saya pernah bertemu dengan lelaki yang masih sibuk berkutat dengan masa lalu. Melelahkan, cin.

Namun, Joon Young membuktikan perasaan kepada Song Ah lewat alunan piano yang dia mainkan. Untung Song Ah sama-sama jurusan musik, paham kisah dibalik alunan musik tersebut. Nah, gimana kalau orang awam coba? Ya kagak paham kalau nggak pakai ngomong.

Kisah cinta mereka yang rumit itu membuat saya berpikir, pentingnya untuk membicarakan kepada pasangan apa yang tengah dirasakan. Sebab, komunikasi yang baik akan menghasilkan kualitas hubungan yang lebih baik,

Sepanjang nonton drama Do You Like Brahms ini, saya senyum-senyum sendiri lihat keromantisan mereka yang kadarnya nggak lebay sekaligus dibuat patah hati oleh sikap Joon Young yang terlalu berhati-hati alias kurang tegas.


Kesimpulan:


Drama sepanjang 32 episode ini memang memiliki alur cerita yang terasa lambat, bagi beberapa orang bahkan terasa membosankan. Namun, bagi saya ada perjalanan emosi antar pemain utama yang layak ditonton sampai habis. Ya, jika kamu suka drama dengan genre musikal berbalut romansa, Do You Like Brahms, bisa dicoba.

 
The Package Korean Drama (2017): Kisah Sebuah Perjalanan

The Package Korean Drama (2017): Kisah Sebuah Perjalanan

the package korean drama, korean drama 2017


The Package (2017)


Di saat antusias teman-teman menyaksikan drama terbaru, saya malah memilih menonton kembali sebuah drama korea lawas berjudul The Package. Drama yang mengambil latar belakang keindahan Perancis, membuat saya ingin kembali menelusuri destinasi wisata Paris, siapa tahu nanti ada kesempatan untuk berkunjung ke sana.


Storyline:



Main Cast:

Jung Yong Hwa as San Ma Roo
Lee Yeon Hee- Yoon So So


Drama ini bercerita tentang Yoon So-So, seorang pemandu wisata di Paris yang memimpin sebuah grup paket perjalanan premium, di mana mereka membawa cerita masing-masing selama perjalanan.

Ada San Ma-Roo, seorang pekerja dari perusahaan farmasi yang ikut tour sendirian karena dicampakkan sang kekasih. Han So-Ran, seorang designer yang pergi tamasya bersama kekasihnya Kim Gyung-Jae, ingin merayakan 8 tahun kebersamaan mereka. Ada juga pasangan kakek nenek Oh Gab-Soo dan Han Book-Ja pemilik restoran yang bertamasya untuk menghibur istrinya, serta Jung Yeong-Su yang mengikuti tour ini bersama seseorang yang tidak jelas hubungannya.

Kedelapan orang ini tidak saling mengenal tapi dalam perjalanan ini hubungan mereka menjadi dekat dan erat.


Latar Belakang Perancis yang Indah



Salah satu alasan saya menonton drama ini karena mengambil latar belakang Perancis yang memang sudah menjadi tujuan destinasi wisata dunia. Sepanjang menonton drama ini, saya seolah-olah saya salah satu peserta dari rombongan tour yang dipimpin oleh Yoon So-So.

Tidak hanya diajak menikmati keindahan kota Paris, Yoon So-So mengajak kita ke pusat-pusat wisata yang ada di Perancis seperti Menara Eiffel, Mont Saint Michel, Louvre, dan beberapa tempat wisata tujuan turis.

Dalam drama ini, kita juga akan dapat banyak informasi mengenai sejarah Perancis dan kota Paris yang memperkaya wawasan kita.


Cerita Menarik Dalam Perjalanan




Drama ini dibuka dengan adegan di bandara, di mana sebenarnya yang akan ikut program perjalanan premium ini ada banyak orang. Ternyata begitu siap berangkat, ketua rombongan tersebut lupa bawa paspor malah membawa sheet mask setumpuk. Akhirnya yang berangkat hanya 7 orang.

Kehebohan tidak berakhir di situ, begitu sampai di Paris. San Ma-Roo harus ditahan pihak imigrasi karena namanya dianggap sama dengan buronan dari Korea yang melakukan pelecehan seksual. Setelah dipastikan aman, San Ma-Roo kembali ditahan pihak imigrasi karena membawa pakaian dalam wanita dalam kopernya serta flashdisk berbentuk peluru.

Awal yang buruk untuk sebuah perjalanan.

San Ma-Roo lagi-lagi membuat kegilaan saat berkunjung ke sebuah wisata di kawan Saint Michel di mana dia menggunakan Sabuk Besi yang merupakan benda bersejarah karena rasa ingin tahunya. Alhasil dia harus berhadapan dengan Polisi Perancis, dan fotonya dipasang sebagai turis yang melanggar aturan. Namun, akibat San Ma Roo, rombongan tersebut bisa naik ke puncak Saint Michel yang selama ini ditutup untuk umum oleh pemerintah Perancis.

Tidak hanya itu, San Ma Roo yang kesal dengan Yoon So So memilih kabur ke pulau sebrang daerah Saint Michel yang tidak bisa dilewati ketika air pasang. Alhasil, dia dan So-So harus bermalam di sana, mereka mulai tertarik satu sama lainnya dan sepakat berpacaran.


the package korean drama, jung yong hwa


Kisah lucu lainnya, ketika Oh Gab So yang sedih melihat istrinya Han Book Ja tidak enak makan akhirnya memasakkan semur kimchi untuk istrinya, siapa sangka hal ini membuat mereka hampir diusir dari hotel karena kamarnya bau. Akhirnya tidak jadi di denda karena bantuan Ma Roo dan So So.



Rumitnya Kisah Hubungan Percintaan Para Tokoh



Perjalanan tanpa kisah cinta itu rasanya hambar.

Maka dalam drama ini kamu akan disuguhkan tentang kisah cinta antar tokoh yang juga rumit.

Salah satu alasan Yoon So So pergi ke Paris (kabur tepatnya) karena dia menikah dengan seorang lelaki Korea tapi pernikahan mereka hanya bertahan sebentar. So So kemudian bertemu dengan Ma Ro, salah satu peserta rombongan yang datang sendirian karena baru dicampakkan kekasihnya. Mereka menjadi dekat dan jatuh cinta. Di akhir cerita mereka memilih untuk berpisah dan percaya kalau ada takdir pasti bertemu kembali.

Oh Gab So bisa dibilang paling bawel dalam perjalanan, tipikal keras kepala dan menang sendiri. Siapa sangka perjalanan ke Paris kali ini untuk menyenangkan istrinya yang ternyata didiagnosis kanker. Selama perjalanan, pak Gab So ini hobinya berantem sama anggota lainnya.

Kisah pasangan Han So Ran dan Kim Gyung Jae lebih rumit lagi. Mereka sudah berpacaran selama 7 tahun, belum ada niatan untuk menikah karena Gyung Jae tidak percaya diri untuk membahagiakan So Ran karena pekerjaannya. Perjalanan ke Paris ini dia berencana untuk melamar So Ran jika tender dengan perusahaan berhasil. Nyatanya dia gagal.

Kisah Jung Yoeng Su dan Na Hyun, mereka berdua ini dikira pasangan selingkuh oleh semua orang dalam rombongan. Padahal Yoeng Su adalah ayah tunggal yang harus membesarkan Na Hyun sendirian karena istrinya meninggal. Dalam perjalanan ini Yoeng Su ingin lebih dekat dengan Na Hyun apalagi dia kini ingin menikahi kekasihnya.


the package korean drama
Han So Ran- Kim Gyung Jae


Pentingnya Sebuah Komunikasi




the package korean drama



Drama The Package ini mengajarkan bahwa dalam sebuah hubungan itu penting untuk menjalin komunikasi yang baik. Biar tidak terjadi kesalahpahaman.

Seperti pasangan Han So Ran dan Kim Gyung Jae yang sering banget menunda untuk membicarakan masalah mereka sampai tanpa sadar hubungan mereka renggang. Hingga keduanya sadar bahwa banyak hal yang terlupakan dalam hubungan mereka selama ini.

Pasangan Oh Gab So dan Han Book Jaa memiliki komunikasi yang buruk. Sang suami yang selama ini dibesarkan sebagai lelaki korea, tipikalnya kaku, keras dan kurang tahu cara memahami istrinya. Diam-diam dia tahu bahwa istrinya sakit keras namun nggak tahu bagaimana cara menghibur istrinya. Dia hanya bisa mengajak istrinya liburan ke Paris. Di akhir cerita, mereka saling mengungkapkan tentang isi hatinya yang membuat hubungan keduanya lebih membaik.

Tak jauh beda dengan Jung Yeong Su yang selama ini kesulitan untuk berkomunikasi dengan Na Hyun. Menganggap bahwa anaknya tidak pernah setuju dengan rencana pernikahannya. Kenyataannya berbeda, diam-diam Na Hyun mengirimkan video tentang ayahnya kepada calon ibunya. Dia meminta wanita tersebut untuk menerima ayahnya apa adanya.


Baca juga:

Black Dog-Korean Drama

Watcher-Memberantas Polisi Korup 

Miss Hammurabi: Kisah Kehidupan Hakim 

My Japan Bucket List To Visit 

 

Kesimpulan:



The Package merupakan drama tentang perjalanan yang menarik untuk ditonton di akhir pekan. Tidak hanya menyuguhkan jalan cerita yang tidak rumit tapi latar belakang kota Perancis yang apik dan juga romansa antar tokohnya.

Alur berceritanya smooth, meski ada beberapa yang terlihat membosankan. Sayangnya 12 episode terasa kurang menggambarkan hubungan Ma Roo dan So So selanjutnya.

Selamat menonton.
10 Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2020

10 Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2020


drama korea terbaru 2020



Drama Korea Terbaru 2020


Selama di rumah saja, berapa drama korea yang sudah kalian tonton? Saya sendiri, kalau dihitung-hitung sudah menamatkan sekitar 5 judul itupun saya sengaja memilih drama on going alias tengah tayang. Biar saya bisa mengerjakan aktivitas lainnya. Tahu sendiri gimana asyiknya menonton drakor. 1 episode bisa berlanjut ke episode lainnya. Gitu aja terus.

Tahun 2020 ini, ada banyak daftar drama korea yang mengangkat tema-tema yang apik buat ditonton sendiri atau bersama keluarga. Mulai dari genre detektif, keluarga, percintaan medis, dunia kerja sampai cerita tentang dunia pernikahan yang belakangan ini menjadi trending di media sosial. 

Saya memang nggak menonton semua judul drama terbaru yang sedang atau sudah tayang di tahun 2020. Jadi, saya akan merekomendasikan sekitar 15 judul serial drama dari negeri Gingseng untuk kalian.  


Hospital Playlist


hospital playlist


Bagi kamu yang penasaran dengan drama medis tapi takut melihat adegan operasi yang berdarah-darah. Coba saja deh tonton drama yang satu ini. Bisa dibilang drama Hospital Playlist ini memiliki komposisi 5% medis dan sisanya tentang persahabatan dan keseharian dokter di RS.

Drama ini berkisah tentang persahabatan 5 Dokter dari berbagai bidang di Pusat Kesehatan Yulje. Di mana, kelima dokter ini memiliki karakter yang saling mengisi dan selalu asyik buat ditonton setiap 1 minggu sekali. Beberapa aktor yang memerankan drama ini termasuk dalam jajaran bintang top.


Baca juga:


 


When The Weather is Fine


when the weather is fine
 



Alasan saya menonton drama ini gara-gara ada Seo Kang Joon, salah satu aktor muda yang sudah saya sukai sejak dia berperan dalam drama Single Cunning Lady. 

Kali ini dia memerankan karakter sebagai Lee Eun Seob, pemilik toko buku di sebuah desa dengan peran pendamping Park Min Young yang berperan sebagai Mok Hye Won, seorang guru musik yang memutuskan pulang ke daerah kelahirannya.

Drama ini berkisah tentang kehidupan Eun Seob yang berubah semenjak bertemu dengan Hye Won.


Baca Juga: Ending Drakor The Wheater is Fine


Hi, Bye. Mama



hi, bye mama



Drama yang satu ini bergenre drama keluarga yang mengambil cerita tentang Cha Yu Ri (Kim Tae Hae) yang meninggal karena kecelakaan. Dia menjadi hantu selama 5 tahun, meninggalkan suami dan anaknya yang masih kecil. Untuk bisa kembali menjadi manusia, Yu Ri harus menemukan tempatnya kembali di bumi selama 49 hari.

Di lain hal, Jo Kang Hwa, suami Cha Yu Ri merupakan dokter bedah. Kematian istrinya membuat Kang Hwa berubah mulai dari pekerjaan hingga kepribadian. Sampai suatu hari istrinya yang sudah meninggal 5 tahun lalu, berdiri di depannya.


Fix You

soul mechanic, fix you kdrama



Fix You/ Soul Mechanic merupakan drama yang tengah tayang. Mengambil tema cerita tentang psikiater yang berjuang menyembuhkan luka batin dari para pasien.

Drama ini tentang Lee Shi Joon, seorang psikiater di sebuah rumah sakit, yang selalu bergairah dan totalitas dalam mengobati pasiennya.

Ada juga Han Woo Joo, merupakan aktris baru di dunia drama musikal, di mana dia mengalami masalah psikologis yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan sosialnya. Woo Joo kemudian bertemu Shi Joon yang bersedia untuk mengobatinya



Memorist


memorist kdrama
 


Penyuka drama dengan tema misteri, bisa mencoba menonton drama yang satu ini.

Berkisah tentang Dong Baek yang memiliki kekuatan supranatural semenjak di bangku menengah atas, di mana dia bisa membaca pikiran orang lain ketika menyentuhnya.

Berbekal kemampuan istimewanya, Dong Baek bergabung dengan kepolisian untuk menjadi detektif yang membantu kepolisian dalam menghadapi misteri pembunuhan yang belum terpecahkan.


Find Me in Your Memory


Find Me in Your memory, drama korea



"Bagaimana jika kamu memiliki sebuah kemampuan untuk mengingat setiap detail dalam hidupmu?"

Drama ini merupakan kisah cinta dari Lee Jung yang merupakan seorang pewarta berita, dia mengidap hyperthymesia, sebuah kondisi di mana bisa mengingat setiap momen dalam hidupnya dengan Yeo Ha Jin, seorang Aktris terkenal yang memiliki masalah dengan masa lalunya.

Drama yang terdiri dari 32 episode ini memiliki banyak kisah manis yang sulit untuk dilewatkan.




Tell Me What You Saw



Tell me what you saw



Sebagai penyuka drama detektif, bisa dibilang drama yang satu ini amat dinantikan, pasalnya ada Jang Hyuk yang memang dikenal sebagai aktor militan yang sering berakting menjadi seorang detektif.

Dalam drama ini, Jang Hyuk berperan sebagai Oh Hyun-Jae seorang profiler kriminal terkenal. Dia berhasil memecahkan kasus pembunuhan berantai dengan kemampuannya. Suatu hari terjadi sebuah ledakan yang diakibatkan oleh seorang pembunuh berantai, menyebabkan tunangan Hyun Jae meninggal. Setelah mengalami peristiwa yang tragis, Hyun Jae memilih tinggal di lingkungan yang tidak terjangkau.

Di lain hal, ada Cha So Young, seorang polisi wanita dari desa yang memiliki kemampuan mengingat dengan detail (kemampuan infografis) apa yang telah dilihat olehnya. Dengan kemampuan yang dimilikinya, So Young menjadi detektif pendatang baru yang dipilih oleh Hyun Jae untuk menjadi informannya.

Drama ini agak sadis jadi buat yang tidak suka berbau darah lebih baik jangan menonton.


Good Casting


good casting kdrama,



Nonton para Agen rahasia laki-laki bertarung dengan musuh itu sudah biasa.

Di drama terbaru yang tengah tayang ini, kamu akan dikenalkan pada Baek Chang Mi. Salah satu agen wanita militan yang legendaris di NIS. Bersama 2 rekan lainnya mereka menyamar untuk menyelesaikan misi rahasia di sebuah perusahaan terbesar di Korea.

Selama nonton drama ini, banyak adegan lucu yang mengocok perut dan tentunya kisah asmara yang manis juga hadir dalam drama ini.


Dr. Romantic 2








dr. romantic 2 kim sabu, korean drama, medical drama korean


Setelah kepopuleran drama dr. Romantic beberapa tahun lalu. Kali ini dr. Kim Sabu kembali hadir dengan jalan cerita yang baru mengenai rumah sakit Doldam yang tidak kalah serunya.

Bersama kisah dr. Cha Eun Jae dan dr. Seo Woo Jin, Kim Sabu mengajarkan tentang bagaimana seorang Dokter mengatasi ketakutan, rasa tidak percaya diri dan tumbuh bersama menjadi dokter yang lebih baik.



365 Repeat A Year


365 repeat a year korean drama, drama korea



Drama ini berkisah tentang 10 orang yang bermimpi memiliki hidup yang sempurna, melakukan perjalanan waktu ke satu tahun sebelumnya alias reset. Hidup mereka berubah, namun satu per satu dari sepuluh orang tersebut tiba-tiba meninggal.

Ada Ji Hyung Joo, seorang detektif veteran yang ikut dalam program reset. Dia menyukai kehidupannya setelah melakukan reset, sahabat yang dia sayangi kembali hidup. Sampai dia menyadari bahwa semua orang yang melakukan reset terkena masalah misterius, dia mulai mencari tahu ada alasan dibalik kasus tersebut.

Nah, itu dia 10 rekomendasi drama korea terbaru 2020 versi saya. Beberapa drama di atas statusnya ada yang sudah tamat dan juga masih diputar. Kalian sudah ada yang menontonnya? Mungkin punya rekomendasi, silakan tuliskan komentar di bawah.


Salam,



 Black Dog Kdrama Review (2019), Realitas Tentang Kehidupan Sekolah

Black Dog Kdrama Review (2019), Realitas Tentang Kehidupan Sekolah

black dog kdrama 2019, korean drama, drama korea 2019



Black Dog (2019)


Sebagai penyuka drama korea, saya sering terpukau dengan jalan cerita yang mereka tawarkan dalam berbagai genre yang tentunya disukai oleh banyak orang. Kali ini saya mau mengajak kamu untuk berkenalan dengan drama Black Dog, di mana mengambil setting tentang dunia pendidikan.


Sinopsis:


Judul: Black Dog

Eps: 16 eps

Network: TVN


Pemeran Utama:

Seo Hyun Jin as Ko Ha Neul

Ra Mi Ran as Park Sung Soon

Ha Joon as Do Yeon Woo




Drama ini berkisah tentang Ko Ha Neul yang mempunyai impian sebagai Guru karena kecelakaan bus yang pernah dia alami yang menewaskan seorang Guru Honorer yang telah menolongnya. Sebagai wujud rasa terima kasihnya, Ko Ha Neul memutuskan untuk mengikuti ujian menjadi seorang Guru.

Dia berhasil diterima di sekolah Daechi sebagai Guru Honorer. Berbagai persoalan tentang sekolah menyadarkan Ha Neul bahwa perjuangan sebagai seorang Guru bukan hanya mendidik dan mengajar murid.

Di sekolah Daechi, dia bertemu dengan Park Sung Soon, Kepala dari Departemen Konseling Karir yang gila pekerjaan dan akan melakukan sekuat tenaga supaya murid-murid mendapatkan pendidikan yang terbaik.


Perjuangan Guru Honorer


Dalam drama ini kita akan disuguhkan perjuangan Guru Honorer di sekolah, di mana kerap kali dipandang sebelah mata oleh para Guru Tetap. Begitu juga yang dihadapi oleh Ko Ha Neul pada awal mengajar di Daechi.

Awal mengajar Ko Ha Neul diterpa gosip tak sedap, bahwa di masuk ke Daechi karena nepotisme dari Pamannya yang juga kerja di sekolah tersebut. Dia sempat dimusuhi oleh beberapa rekan kerja sesama Guru Honorer, namun pada akhirnya semua menjadi jelas bahwa dia lulus murni tanpa ada campur tangan si Paman.

Guru honorer di Korea itu seperti sebuah bayangan yang memiliki peran penting tapi tidak boleh terlalu menonjol. Bahkan, para siswa tidak boleh tahu mengenai daftar Guru Honorer demi kenyamanan siswa saat belajar (menurut saya ini agak aneh).

Selain Ko Ha Neul, ada sosok Ji Hae Won yang merupakan Guru Honorer selama 6 tahun namun statusnya belum jelas akan diangkat atau tidak. Di awal-awal dia merasa tidak senang dengan kehadiran Ko Ha Neul yang dengan cepat diterima oleh lingkungan sekolah. Namun, di pertengahan Ha Neul dan Hae Won bekerja sama demi kepentingan sekolah.

Kisah lain dari Guru Honorer ketika sekolah ingin mengajukan semacam audit terhadap tingkat keberhasilan siswa masuk Universitas ternama, ternyata pengawas yang bertugas dulunya merupakan Guru Honorer di sekolah Daechi. Awalnya sempat menjadi konflik karena si Pengawas masih sakit hati dengan sikap Kepala Sekolah terdahulu yang pernah memberikan harapan palsu. Pada akhirnya, berkat kegigihan Ko Ha Neul dan Departemen Konseling Karir, Pengawas tersebut memberikan banyak bantuan supaya lulusan Daechi bisa diterima di Universitas ternama.

Impian Seorang Guru dan Murid



korean drama 2019, black dog kdrama


Tidak hanya seorang Guru Honorer yang mempunyai mimpi menjadi Guru Tetap, di drama Black Dog ini, kamu akan disuguhkan perjuangan para Murid kelas 3 yang ingin diterima di Universitas Ternama.

Konflik terjadi ketika sekolah membuat kelas akselerasi untuk siswa pintar menjadi kelas Ikarus, sebagian siswa yang tidak lolos seleksi menjadi marah karena merasa sekolah hanya memihak anak pintar saja. Hal ini sempat membuat urusan sekolah menjadi rumit belum lagi tekanan dari pihak orang tua yang merasa sekolah Daechi ini tertinggal dari sekolah lainnya. Tak lupa sedikit gambaran kesenjangan antara anak dari keluarga kaya dan miskin.

Kamu akan melihat perjuangan para siswa yang rela belajar siang hingga tengah malam demi mencapai mimpinya masuk sekolah Kedokteran dan manisnya hubungan Ko Ha Neul dengan beberapa siswa.


Review lainnya:




Miss Hammurabi


Realitas Tentang Nepotisme Di Sekolah


Dunia pendidikan kerap kali dikaitkan dengan adanya tindak KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme) itu benar adanya.

Sama saja dengan yang terjadi di negara kita bahwa untuk memilih Guru Honorer kadang kala masih ada sekolah yang memberlakukan Nepotisme alias titipan dari pihak sekolah entah itu anak, sepupu atau saudara. Nah, di drama Black Dog juga ada.

Pada awalnya Ko Ha Neul tertuduh masuk ke Daechi karena koneksi dari sang Paman yang kepentingan merupakan salah satu jajaran petinggi di sekolah tersebut. Ha Neul sampai dimusuhi dan dipandang sebelah mata oleh hampir semua guru di Daechi hingga ia berhasil menunjukkan prestasi bahwa dia murni lewat jalur tes. Ternyata memang ada seorang Guru Honorer yang lulus tes karena rekomendasi yang merupakan keponakan dari Kepala TU Daechi.

Ko Ha Neul yang mengetahui hal tersebut tidak langsung melaporkan ke sekolah, melainkan minta bantuan sang Paman bahwa ketika nanti saat Ujian Guru Tetap, Ha Neul tidak mau Guru tersebut lolos.

Bagaimana Menjadi Sekolah Favorit


Drama ini tidak hanya menyuguhkan hubungan antara Guru dan Murid juga bagaimana perjuangan SMA Daechi yang selama ini menjadi SMA paling rendah dalam tingkat penerimaan siswa ke Perguruan Tinggi.

Ternyata membuat sekolah menjadi Favorit itu tidak mudah. Sumber Daya Manusia yang ada di sekolah yang kadang tidak mendukung, belum lagi tekanan dari orang tua. Bahkan, para Kepala Sekolah harus sering keluar makan bersama demi mendapatkan bocoran informasi dari DInas Pendidikan.


Hubungan Antar Rekan Kerja



black dog, kdrama 2019, korean drama



Drama ini juga menyoroti tentang hubungan Ko Hae Neul dengan rekan kerja lainnya. Awal menjadi Guru, Ha Neul harus dipasangkan dengan Guru paling eksentrik di sekolah yang seenaknya sendiri menyuruh Hae Neul menyusun pembelajaran sesuai keinginan guru tersebut. Ditambah sikap menyebalkan Guru tersebut yang menjelek-jelekkan Hae Neul kepada murid lainnya tapi seiring waktu mereka pada akhirnya saling membantu.

Dalam drama Black Dog, kita akan melihat bagaimana hubungan antara Guru Senior dan Guru Muda yang saling bertengkar memperebutkan tugas penting. Akan ada seorang Guru yang menjilat Guru lainnya demi sebuah kepentingan.


Kesimpulannya:


Drama Black Dog ini layak ditonton terlebih bagi kamu orang tua, para pendidik atau penyuka drama dengan genre pendidikan sebab banyak pengetahuan yang bisa didapat perihal sekolah. Jangan mengharapkan ada adegan percintaan karena semua Guru sedang fokus dengan tugas masing-masing. Hahaha.

Selamat menonton,

The Lies Within: Kebohongan yang Menyesakkan

The Lies Within: Kebohongan yang Menyesakkan

poster movie, the lies within, kotakwarna.com, drama korea, korean drama


The Lies Within


Semenjak drama Because This My First Life, saya tiba-tiba menyukai Aktor Lee Min Ki. Entah kenapa wajah datarnya itu membuatnya menarik dan dibuat penasaran dengan aktingnya di drama lainnya.

Saat menonton trailer dari drama terbaru Lee Min Ki, saya sangat antusias untuk menontonnya. Apalagi kali ini dia memerankan karakter sebagai seorang detektif tentu amat jauh dari karakter-karakter sebelumnya yang Min Ki perankan. Dalam drama ini, Min Ki disandingkan dengan Lee Yoo Young, Si Mbak kalem yang wajahnya kerap kali hadir dalam drama bergenre crime. Buat saya itu perpaduan yang menarik.

Sinopsis:



Main Cast

Lee Min Ki as Jo Tae Shik

Lee Yoo Young as Kim Seo Hee


Mengisahkan tentang Jo Tae Shik (Lee Min Ki) yang tertarik menjadi seorang detektif, ia ingin menjalani hidup yang berbeda dari sebelumnya. Ia ingin hidup damai seperti pada orang umumnya. Oleh karenanya, ia meminta pemindahan di kantor polisi yang berada di desa yang kecil dan tidak memiliki banyak penduduk.

Sementara itu Jo Tae Shik menangani sebuah kasus kematian anggota bernama parlemen Kim Seung-Cheol. Dia meninggal karena kecelakaan mobil, tapi Jo Tae Shik merasa keanehan dalam kecelakaan tersebut. Tak hanya itu, menantu laki-laki Kim Seung-Cheol juga hilang.

Sementara Kim Seo Hee (Lee Yoo Young) adalah anak bungsu almarhum Kim Seung-Cheol yang suaminya saat ini sedang hilang. Dia menikah dengan suaminya bukan karena cinta tapi demi keuntungan keluarganya.

Akhirnya Kim Seo Hee berusaha mencari kebenaran dibalik kematian ayah dan suaminya yang hilang dengan menjadi anggota parlemen. Kerjasama Jo Tae Shik dan Kim Seo Hee akan mengungkap adanya konspirasi dan berusaha mencari kebenaran peristiwa tersebut.


Intrik Keluarga Kaya



Drama sebanyak 16 Eps yang tayang di Netflix ini sejak awal sudah menarik perhatian. Genrenya kriminal, favorit saya dan tentu saja memang karena kehadiran Lee Min Ki seperti yang sudah saya bahas sedikit di awal.

Di awal cerita kita akan disuguhi adegan seorang wanita yang jatuh dari atap apartemen yang merupakan pembuka dari drama ini. Saat itu Jo Tae Shik (Lee Min Ki) merupakan detektif yang ingin pindah ke pedesaan karena ingin punya banyak waktu luang untuk merawat Ibunya yang tengah sakit. Namun, dia disuruh menyelesaikan kasus wanita jatuh itu sebelum benar-benar pindah.

Review lainnya: Awaken Kdrama 2020

Siapa sangka, setelah kasus wanita yang pada akhirnya dinyatakan sebagai kasus bunuh diri itu. Tae Shik harus menangani kasus terakhir yaitu kecelakaan lalu lintas seorang anggota Parlemen (Ayah dari Kim Seo Hee) yang menyebabkan kematian.

Masih belum selesai dengan penyelidikan kematian Parlemen Kim, menantunya alias suami dari Kim Seo Hee juga menghilang. Membuat Tae Shik semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Kematian Ayahnya yang mendadak serta suaminya yang menghilang membuat Seo Hee merasa bingung, terlebih lagi ada sebuah telepon misterius yang menyatakan kalau suaminya mau selamat harus masuk ke dalam Parlemen.

Setelah masuk ke dalam Parlemen, satu per satu Kim Seo Hee menemukan apa yang sebenarnya terjadi dengan kematian ayahnya dan hilangnya sang suami. Sesuatu yang tidak bisa dibayangkan sebelumnya. Di akhir cerita kamu akan menemukan kenyataan yang sebenarnya menyesakkan bagi semua semua orang.

Baca Review lainnya: Watcher: Kisah Polisi Korup

Inti dari drama ini berkisah tentang intrik dalam kehidupan keluarga pemilik perusahaan baja. Di mana mereka pernah melakukan kesalahan besar di masa lalu yang menyebabkan pencemaran lingkungan, demi menutupi kesalahan mereka rela membunuh orang-orang yang mengetahui tentang masalah ini.

Adegan paling menyedihkan buat saya ketika Jo Tae Shik mendapati kenyataan bahwa Kepala Detektif yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri berkhianat kepadanya.

Drama ini genre kriminal yang cukup sopan sih menurutku, nggak ada adegan berdarah-darah alias ke arah sadis layaknya Voice. Namun, jangan kaget namanya genre kriminal suka ada kejutan, tiba-tiba saja kamu akan disuguhi adegan potongan kaki, tangan dan bola mata yang membuat saya menjerit. Ah, itu ternyata lebih dramatis.

Review Film lainnya: Miss Hammurabi: Melihat Kehidupan Para Hakim Lebih Dekat

Buat saya drama ini layak ditonton terutama bagi kamu penyuka genre drama kriminal.