Nikah Siri? Hmmm

Nikah Siri? Hmmm

Tema yang diajukan kakak ugha kali ini membuat dahi berkerut.


Sebenarnya saya dulu pernah bikin postingan ini. Namun, tidak ada salahnya untuk kembali menuliskan apa yang ada di benak.

Pertanyaan yang diajukan sebenarnya tidak cukup sulit. Apa sih pendapatmu tentang Nikah Siri?

Tapi, yang sulit adalah bagaimana menjawabnya *apa sih
Nikah Siri itu adalah Nikah di bawah tangan (jangan tanya tangan siapa ya?) di mana hanya dihadiri penghulu, saksi, dan calon pengantin. Namun, tidak ada dokumen resmi yang mencatatkan pernikahan kita.

Bagi saya pernikahan siri alias di bawah tangan sangat merugikan. Soalnya kita tidak punya dokumen yang mengesahkan pernikahan. Ya, nikah Siri hanya disaksikan oleh saksi.  Kebayang dong nasib anak kita kelak? Iya, kalau bapaknya bertanggung jawab. Tapi, kalau si laki-lakinya mendadak kecelakaan dan amnesia (Sinetron banget :D ) kita tidak bisa menuntut hak apa pun apalagi harta gono-gini :)).

Banyak orang yang tahu konsekuensinya, tapi anehnya masih banyak yang melakukan nikah Siri. Bahkan, menurut kabar yang beredar ada sebuah kota yang menjadikan nikah siri sebagai pekerjaan bagi warganya. Duaar.

Ya, semua itu kembali ke pribadi masing-masing. Bukankah setiap orang bertanggung jawab atas kebahagiaanya sendiri?

Jadi, siapa pun yang hendak melakukan nikah siri. Ada baiknya untuk dipikirkan kembali. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan pernikahan kita ke depannya (well, ini bukan doa loh).  Setidaknya jika nanti kita diberikan oleh Allah keturunan :)


[caption id="attachment_2450" align="aligncenter" width="640"]google.com google.com[/caption]

Hujan hari ini tak hanya menyisakan tempias di sudut jendela kamarku. Pun, kenangan tentangmu yang menggenang di benakku


Sekelumit kata untuk mami

Sekelumit kata untuk mami

Dear Mami,


Aku tahu cara mendidik kami yang keras adalah wujud kasih sayangmu. Mami, ingin kami mengerti bahwa hidup ini keras dan jika tak terbiasa. Kita akan tergilas.


Dulu, mungkin aku menganggap apa yang mami lakukan adalah menyakitkan. Namun, seiringnya waktu aku belajar untuk memahami apa dibalik sebuah tindakan.


Terima kasih ya, Mi.


Engkau ajarkan ananda untuk selalu tegar, tidak mudah menyerah dengan keadaan.


Semoga Allah selalu melimpahkan kesehatan pada mami. Agar bisa menyaksikan putri terakhirnya duduk di pelaminan :')



Amin.



Salam Hangat,



Aku


Surat Cinta untuk Papi

Surat Cinta untuk Papi

Dear Papi,
Tak banyak kata yang ingin kusampaikan padamu. Karena aku sadar bahwa rangkaian kata tak pernah cukup untuk mewakili semua rasa sayangku padamu.
Kita memang tak begitu dekat layaknya seorang anak perempuan dengan ayahnya. Namun. Aku tahu papi punya cara untuk mencintaiku.
Aku suka saat kita mendiskusikan banyak hal, bertukar pikiran dengan ilmu yang kita punya.
Semoga Allah selalu melimpahkan kesehatannya pada papi. Agar aku punya kesempatan untuk mengenalkan lelaki yang kelak akan meminangku :')
Ah, aku memang tak pandai menyusun kata.


I love u pi


Salam hangat,
Aku
London

London

[caption id="attachment_3062" align="aligncenter" width="640"]google.com google.com[/caption]



Dulu, saat duduk di bangku kuliah kalau ada yang tanya negara mana yang paling ingin dikunjungi? Jawabannya selalu Jepang.  Ya, saya ingin sekali berkunjung ke negara matahari terbit itu sambil memandangi bunga-bunga Sakura yang bermekaran. Mengunjungi Tokyo Tower, atau berkeliling kota yang penuh keunikan itu.


Belakangan ini, saya malah terobsesi pada satu negara yang termasuk benua biru yaitu London. Negara yang satu ini selain memiliki arsitektur kuno yang menarik. Negara yang terkenal dengan jam Big Ben memiliki taman-taman kota yang layak untuk dikunjungi. Tahu sendirilah kondisi taman di Indonesia. Nggak ada yang terawat atau saya yang nggak pernah melihatnya?


Saya seringkali membayangkan bisa berkunjung ke London saat musim gugur. Melihat daun-daun maple berwarna hijau berganti warna menjadi warna-warna musim gugur yang cantik. Sambil memakai jaket berbulu tebal dan boot-boot cantik berjalan melewati tumpukan daun maple seperti adegan film yang pernah saya tonton.


Ah, kapan ya bisa ke sana?


Satu hal lagi kenapa saya ingin sekali ke London?


Tentu saja, karena pria-pria Inggris itu Hot dengan aksennya. Hihi, meskipun butuh perhatian yang lebih saat harus mengobrol dengan mereka. Tahu sendiri kan kalau aksen british itu suka sulit untuk dimengerti. :D




Jadi, Negara apa yang ingin kamu kunjungi?