Kotak Warna: Surat Cinta 1: Aku Memilih Untuk Pergi

Saturday, January 30, 2016

Surat Cinta 1: Aku Memilih Untuk Pergi



Source

Dear SAM,


Ini aku, Kalila. Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa aku mengirimkan sebuah surat untukmu?

Kamu tahu, aku tak pandai berkata-kata. Aku lebih suka memberitahumu melalui sebuah surat ketimbang harus bertemu denganmu secara langsung.

Sam,
Saat surat ini kau baca. Aku sudah memutuskan untuk tak lagi menunggumu. Ya. Aku memilih untuk tidak lagi berada di sisimu.

Bagiku kamu semakin tak terjangkau dan aku tak bisa terus-terusan menunggumu yang masih terjebak dengan masa lalu.

Aku wanita, Sam.

Bagaimanapun juga aku butuh kepastian. Aku butuh seseorang yang benar-benar hanya tertuju padaku. Kami wanita sedikit egois. Tak ingin lelaki kami melirik pada wanita yang lain.

Dulu, ketika kau bilang agar aku menunggumu. Tentu kulakukan. Dan kupikir jalan kita akan lebih mudah. Sebab akulah yang mencintaimu.

Ternyata aku salah.

Cintaku saja tak mampu membuatmu melupakannya. Aku lelah, Sam

Ada baiknya aku pergi. Dengan begitu kamu bisa kembali memikirkan seperti apa perasaanmu padaku.

Kelak, jika hatimu sudah bisa memutuskannya. Carilah aku. Dan, kita mulai lagi dari awal.

Salam hangat,

Kalila

11 comments:

  1. huhu...
    maaakk// jadi inget saya dulu pernah nulis surat cinta buat orang saya sukai selama di kampus.
    suratnya via facebook message dan dikirim di hari terakhir sebelum saya pindah kosan..
    sediiihh..
    #ih baper amat yak wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh. Mak. Surat perpisahan emang nyebelin

      Delete
  2. bagus, lebih tersampaikan dengan baik lewat tulisan dari pada kata2. *thumb up

    ReplyDelete
  3. jangan kau gantungkan cintaku, Sam... :'(

    ReplyDelete
  4. dulu aq juga pernah mbaaa...tapi udah q delete permanent, klo inget sekarang jadi lucu juga. hehe

    ReplyDelete
  5. syantaaaiiii banyak yang laiinnnn :)

    ReplyDelete