Pengalaman Pertama Dengan Internet


Holla,

Rasanya ini baru kali pertama saya posting tulisan di akhir pekan. Biasanya malas banget deh. Kayaknya emang lagi butuh untuk nulis. Jadi, kenapa nggak.

Kayaknya, saya harus mulai membuat jadwal nulis deh untuk kedua blog yang saya bina. Biar nggak mumet dan ujung-ujung berhenti nulis blog. 

Ide itu bisa didapat dari mana aja, kan?

Obrolan nggak jelas sama teman di grup WA kadang bisa jadi pencetus ide loh. Beberapa hari yang lalu, di sebuah grup WA kami saling mengingat pengalaman pertama menggunakan internet. Ada cerita lucu, gemesin dan menjengkelkan. 

(Guest Post) Cara Membedakan Event Menulis Abal Abal

Event Menulis Abal-abal

Sekarang ini banyak penerbit indie yang berdiri dan memulai promosi mereka melalui media sosial seperti Facebook. Melalui media sosial tersebut mereka akan melakukan banyak pendekatan kepada follower mereka untuk mengenalkan penerbitan mereka, salah satunya adalah mengadakan…

Wanita Terlalu Mandiri, Yay or Nay?

Wanita terlalu mandiri

 Holla,


Saya kembali lagi dengan postingan kolaborasi. Kali ini saya mendapat patner baru untuk berkolaborasi. Namanya Melani. Dia adalah adik kelas saya pas kuliah dan kebetulan juga suka menulis juga. Nggak ada salahnya deh untuk diajak nulis bareng.

Kali ini kami mau membahas soal yang belakangan ini heboh di linimasa media sosial. Pernyataan sebuah tokoh pemuka agama tentang wanita mandiri. Ada bermacam-macam reaksi yang muncul terutama kaum wanita dan pastinya menjadi sebuah perdebatan.

Beberapa teman blogger juga menjadikan ini sebagai bahan tulisan. Iseng-iseng saya coba melempar tema ini di sebuah grub Belajar Ngeblog. Tujuannya sih ngomporin mereka kali aja minat untuk menulis teman ini. Ternyata sambutannya cukup menarik. Beberapa dari kali menjadikan tema ini sebagai tulisan kolaborasi.


7 Hal yang Bisa Kamu Dapatkan Ketika Punya Blog

7 Hal yang Bisa Kamu Dapatkan Ketika Punya BlogMemiliki sebuah blog bukanlah hal baru di era ini. Hampir sebagian orang berlomba-lomba memiliki sebuah jurnal di dunia maya atau yang lebih dikenal sebagai blog. Isinya bermacam-macam: cerita sehari-hari, catatan perjalanan, ulasan sebuah produk dan …

5 Hal Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Membeli Sebuah Tablet



Selain digunakan sebagai alat komunikasi agar tetap terhubung dengan orang yang kamu sayangi, tablet juga berfungsi untuk menjadi salah satu sarana hiburan saat kamu sedang merasa bosan atau suntuk. Cukup banyak perusahaan telekomunikasi yang memproduksi tablet dengan berbagai macam fitur dan juga desain yang menarik perhatian peminatnya. Namun dalam membeli tablet ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan. Hal-hal apa sajakah itu? Simaklah lima hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli tablet berikut ini.

1. Pilihlah brand dengan produk yang berkualitas

Usahakan untuk memilih produk tablet dengan brand yang sudah terkenal akan kualitas yang dimilikinya. Hal ini perlu dilakukan agar tablet yang kamu miliki bisa dipakai dalam jangka waktu yang panjang. Kamu bisa memilih tablet dengan brand ternama seperti Samsung, Asus, LG, Advan, dan beberapa brand lainnya yang paling sering digunakan oleh para pengguna gadget khususnya tablet.

2.  Perhatikan kapasitas penyimpanan datanya

Agar lebih puas untuk menyimpan berbagai macam data dan juga aplikasi favoritmu, maka sebaiknya selain mempertimbangkan brand, kamu juga perlu memperhatikan kapasitas penyimpanan data yang dimiliki oleh tablet tersebut. Sebaiknya kamu memilih tablet dengan kapasitas RAM dan memori internal berkapasitas banyak.

3. Jangan lupa, pilih tablet dengan kamera yang bagus

Seringkali kamu pasti ingin mengabadikan fotomu bersama teman atau keluarga di hari yang spesial. Agar hasil gambar yang kamu ambil memiliki kualitas gambar yang bagus dan jernih maka tidak ada salahnya untuk membeli tablet dengan kamera utama dan kamera depan yang memiliki resolusi tinggi.

Ngepoin Kehidupan Namja/Lelaki Korea Lewat Bigo Live

Source: www.geekpeaksoftware.com
 Holla,

Yes. Seminggu sudah kotakwarna belum menampilkan postingan terbaru. Maafkan ya. Kebetulan kesehatan saya sedang tidak baik dan ditambah dengan hasil check medis yang nggak begitu bagus. Dengan terpaksa saya harus banyak-banyak istirahat supaya lekas pulih.

Geloleran di kamar mulu kadang bikin suntuk. Niatnya sih mau bikin postingan di blog tapi apa daya badannya lemas. Kayaknya tubuh lagi beradaptasi sama obat yang dikasih dokter. Memandang sedih tumpukan obat.

Kalau lagi suntuk begini biasanya saya suka lari ke instagram. Ngelihat foto-foto yang bagus bikin otak adem dan terus aktif. Maklum, saya termasuk visual banget orangnya. Tanpa gambar-gambar apalah hidup ini. Selain memandangi foto-foto kece saya juga sering ngepoin tentang Korea. Haha, iyes hidup saya nggak bisa jauh dari negara yang satu ini.

Apa Kata Ortu Tentang Freelancer?

pendapat ortu tentang freelancer

Apa Kata Ortu Tentang Freelancer- Ceritanya saya sama Wulan lagi kehabisan ide buat nulis apaan. Biasalah kita ngobrol ngalur ngidul sambil ngelempar tema yang nggak jelas juntrungannya. Ketawa-ketiwi lalu sampai tercetuslah ide tema: apa pendapat ortu tentang freelancer?



Kok ya pas banget saya baru berhenti bekerja dan kebetulan sebelumnya dia menulis soal freelance. Jadilah, kami mencoba menulis topik yang sama dengan pengalaman yang berbeda.