Benarkah Era Blogging Berakhir?
Beberapa bulan yang lalu, saya dan salah satu teman blogger membahas tentang blog. Dia akhirnya memilih menyerah dan tidak memperpanjang website yang dia punya karena biaya domain yang makin mahal dan kurangnya pemasukan.
Saya sendiri masih memilih mempertahankan 3 blog yang saya punya. Alasannya saya masih ingin menyimpan kenangan di dalamnya, meskipun untuk mengisi blog ini tidak serajin dulu. Alhamdulillah masih ada beberapa penawaran yang masuk sehingga bisa untuk membayar perpanjangan domain dan hosting.
Di era gempuran Ai dan video-video pendek sekarang ini, benarkan orang-orang sudah malas untuk menulis pengalaman hidup mereka? Buat saya ini sebuah topik diskusi yang menarik untuk dibahas.
Benarkan era blogging akan berakhir?
Munculnya Berbagai Platform Menulis
Kalau ditarik kembali ke tahun 2000-an, di mana blog menjadi salah satu yang ramai untuk diperbincangkan. Saat itu banyak orang yang memiliki blog atau website pribadi karena suka menulis dan ingin menyimpan kenangan mereka lewat tulisan.
Sebut saja friendster, multiply, tumblr, blogspot dan wordpress adalah platform menulis yang terkenal saat itu. Rasanya waktu itu memiliki akun di sana adalah sesuatu yang keren untuk dipamerkan.
Ditambah pada saat itu era periklanan tidak semasif sekarang yang menggunakan media sosial, sehingga brand lebih banyak menggunakan iklan di koran, majalah atau iklan di televisi dan kehadiran blog seperti oase. Dengan menaruh iklan di blog pribadi seseorang juga bisa meningkatkan brand awareness dan bisa menekan biaya iklan yang waktu itu cukup besar.
Di jaman itu, blogger menjadi sebuah hobi yang bisa menghasilkan dan setara dengan wartawan atau jurnalis ketika diundang hadir dalam sebuah acara.
Lalu benarkah di era sekarang orang tidak lagi menulis?
Kalau memang kehadiran blog mati dan tergantikan oleh AI atau bahkan konten-konten di media sosial, lalu kenapa mulai banyak platform menulis online yang mulai bermunculan, sebut saja medium, substack, wattpad, dll. Itu artinya geliat generasi muda untuk menulis dan membaca masih tinggi.
Bahkan Substack yang baru menetas, kini menjadi populer di kalangan anak muda tidak hanya di indonesia tapi juga dunia. Mereka punya tempat untuk menulis kegelisahan dan keresahan tentang kehidupan atau politik yang lagi memanas.
Kehadiran AI Tidak Bisa Menggantikan Sebuah Pengalaman
Belakangan saya juga melihat trend di media sosial bahwa banyak orang-orang mulai kembali menulis di blog bahkan di beberapa hari di thread saya melihat postingan beberapa orang yang memamerkan blog pribadi mereka.
Bahkan di luar negeri, orang-orang yang tidak terbiasa dengan membuat konten di media sosial mulai mengalihkan ke blog. Bagi mereka blog adalah tempat yang nyaman untuk mencurahkan ide-ide, atau untuk menyimpan kenangan.
Di era gempuran AI yang mempermudah hidup manusia untuk memberikan banyak informasi, bagi saya tetap saja ‘tidak ada sentuhan manusia’ di dalamnya. Sebaik apapun AI menghasilkan sebuah artikel tetap saja berbeda. Aku menyebutnya kehangatan.
Setiap orang itu unik, mereka punya sudut pandang dan pengalaman yang berbeda dalam memaknai sebuah cerita atau perjalanan. Rasa itulah yang tidak dapat diberikan oleh AI.
Blogging Di era Sekarang Masih Worth it?
Saya akan menjawabnya ‘worth it’
Kedepannya saya bisa melihat orang-orang yang jenuh dengan tren media sosial akan memilih untuk membaca tulisan di blog. Sebuah tulisan sederhana tapi memberikan sebuah kehangatan di tengah era gempuran tulisan robot.
Saya percaya, tren blog akan kembali mencuat di masa akan datang karena akan ada selalu orang-orang yang tidak mengikuti perkembangan jaman dan memilih berada pada zona amannya.
Untuk mendapatkan penghasilan mungkin tidak sebanyak beberapa tahun lalu tapi aku percaya brand juga menyukai pengalaman nyata dari seseorang ketimbang iklan yang dibuat itulah kenapa belakangan trend UGC juga merebak. Pada akhirnya ini akan merambah ke blog juga. Blog pribadi bisa menjadi sebuah portofolio yang menarik untuk dikembangkan seperti layaknya produk digital
Aku percaya bahwa pengalaman dari seseorang tidak akan tergantikan oleh siapapun
Jadi, apakah kalian tertarik untuk punya blog juga?

0 COMENTÁRIOS
Post a Comment