"Senjaku menjelma lebam di seluruh dada. Aku sekarat."  
#31HariFF: Nyonya Ros

#31HariFF: Nyonya Ros

"Selamat hari Ibu. Semoga mama selalu sehat." Aku memeluk dan mencium pipi mama. Lalu, bergelayut mesra di pundak wanita yang...
Menikah? Siapa juga yang nggak mau?

Menikah? Siapa juga yang nggak mau?

"Kalau seumur kamu sudah jangan kebanyakan milih. Apalagi urusan tampang. Terima aja apa adanya." Akkk, saya kenyang seka...
Kenapa sih kamu masih saja menulis?

Kenapa sih kamu masih saja menulis?

"Daripada novelmu nggak terbit-terbit. Mending berhenti nulis aja." Kemarin, seorang teman mengatakan itu pada saya. Walaupun deng...
31HariFF: Kejutan

31HariFF: Kejutan

Coba buka laci nomor 2. Aku meninggalkan sesuatu untukmu. Airin mengerutkan dahi saat membaca pesan singkat yang dikirimkan oleh Rio --suami...
#31HariFF: Mimpi Aiko

#31HariFF: Mimpi Aiko

Foto: Koleksi Pribadi   "Akulah sepasang kupu-kupu dengan sayap yang cantik" Aiko merentangkan tangannya, kemudian menggerakkannya...
#31HariFF: Di sudut taman

#31HariFF: Di sudut taman

Aku menengadahkan tanganku. Membiarkan daun-daun berwarna oranye yang berjatuhan memenuhi ceruk tanganku. Aku sangat suka musim gugur. Rasan...
#31HariFF: lelaki di sudut coffe shop

#31HariFF: lelaki di sudut coffe shop

Lelaki itu datang lagi. Kali ini dia mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna biru laut dengan bawahan celana cargo berwarna dongker. Rambutny...
#31HariFF: Langit Jingga

#31HariFF: Langit Jingga

"Aku harus bisa menyelesaikannya sebelum Matahari tenggelam." Aku mengangkat kedua tangan sebagai perwujudan bahwa sedang berseman...
Pada hujan yang berjatuhan, aku sematkan doa-doa untukmu. Semoga kamu selalu baik-baik saja
Pesona

Pesona

Pesonamu itu racun. Dan, sialnya aku rela meneguknya sampai mampus.
#31HariFF: Pelangi di mata ayah

#31HariFF: Pelangi di mata ayah

"Percayalah, Nak. Selalu ada pelangi setelah badai." Aku mengingat pesan yang Ayah ucapkan setahun lalu. Saat itu, badai besar sed...
#31hariff: Ayah

#31hariff: Ayah

Satu hal yang paling aku inginkan saat ini adalah sentuhan lembut dari tangan ayah. Ya. Aku amat merindukan jemari-jemari yang kini mulai ke...
My Eight December

My Eight December

No cake no candle Hanya sebuah perayaan makan bersama keluarga. Rasanya sudah menyenangkan. Puluhan doa yang dikirimkan para sahabat dan ker...
#31HariFF: Gadis di balik jendela

#31HariFF: Gadis di balik jendela

Dari balik tirai aku suka memperhatikan apa yang ada di luar sana. Sesekali aku mencoba untuk berinteraksi dengan mereka. Melambaikan tangan...
Aksara Yang berserakan

Aksara Yang berserakan

Ada barisan kata yang masih berserakan di bukuku semua kisah tentangmu yang tak selesai aku tulis dan, juga kisah kita yang tiba-tiba berakh...
#31HariFF: Test Pack

#31HariFF: Test Pack

[caption id="attachment_3192" align="aligncenter" width="640"] Google.com[/caption] "Huft....gagal lagi,...
#31HariFF: Black Magic

#31HariFF: Black Magic

Sumber: google.com "Apa yang harus saya lakukan Mbah biar Putri jadi milik saya?" Tanya Paijo pada Mbah Murji yang sedang berkomat...
#31HariFF: Kotak coklat

#31HariFF: Kotak coklat

Sumber gambar: google Aku sudah memutar pegangan pintu apartemen dan siap masuk ke dalam saat Thomas --tetanggaku datang. "Ini ada kiri...
#30HariFF: Buket Pengantin

#30HariFF: Buket Pengantin

Sumber gambar: pinterest "Sayang, temenin aku ke nikahan Putri ya," tukas Dimas saat kami istirahat makan siang. "Kapan?"...
#30HariFF: Permintaan

#30HariFF: Permintaan

"Pa, aku mau cincin ini di hari jadi pernikahan kita nanti." Sasa menunjukkan gambar sepasang cincin di salah satu iklan majalah f...
#30HariFF: Boneka Porselen

#30HariFF: Boneka Porselen

"Lihat boneka itu lucu," tunjuk Mika pada teman-temannya. "Kamu mau beli boneka itu?" Lidya menimpali. Mika meraih bonek...