Thursday, June 25, 2020

Aplikasi HRD Terbaik untuk Produktivitas Perusahaan


aplikasi HRD terbaik



Produktivitas karyawan adalah hal yang paling penting untuk menyelaraskan visi dan misi demi mencapai tujuan perusahaan. Namun, nyatanya produktivitas karyawan mengalami pasang surut. Fenomena tersebut bukan menandakan karyawan adalah karyawan yang malas atau buruk. Bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Aplikasi HRD secara tak langsung menjadi solusi efektif bagi perusahaan untuk mengelola produktivitas. Seperti apa caranya?


HRD dan Produktivitas Karyawan


HRD (Human Resource Department) adalah divisi terkait dalam perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya manusia berupa karyawan. Keberadaan sumber daya manusia sangat penting dan berharga dalam perusahaan. Tugas administratif seperti perhitungan PPh 21, perhitungan gaji,  mengelola data karyawan hingga strategis seperti pengembangan program pelatihan karyawan dan lainnya yang masih berkaitan dengan karyawan adalah serangkaian tugas HRD sehari-hari. Tak jarang tim HRD merasa kelelahan karena tugas dan job load yang menumpuk. 

Kelelahan pada staf HRD akan menyebabkan pengelolaan administrasi yang buruk. Contoh dari pengelolaan administrasi yang buruk adalah kesalahan perhitungan gaji, terlambatnya approval cuti, kekeliruan input data kehadiran, bahkan konflik internal antar karyawan. Ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan produktivitas karyawan menurun karena muncul ketidakpuasan kerja. Padahal, produktivitas adalah faktor penting bagi perusahaan untuk menjalankan proses bisnis secara optimal. Karyawan akan menilai perusahaan dan HRD tidak profesional dalam memberlakukan kebijakan kepada karyawan. Tentu saja hal ini adalah hal yang tak diinginkan oleh perusahaan. 



Aplikasi HRD: Solusi Efektif Penurunan Produktivitas Karyawan


Untuk mengatasi kemungkinan menurunnya produktivitas karyawan akibat sistem administrasi HRD yang buruk, Aplikasi HRD muncul sebagai jawaban dan penyelamat HRD. Di dalamnya terdapat fitur dan sistem yang terintegrasi untuk menjalankan tugas administratif HRD yang bersifat berulang pada periode tertentu dengan tingkat akurasi tinggi. Tak lupa keamanan data karyawan adalah hal yang penting untuk dijaga dengan baik. Aplikasi HRD mempunyai sistem keamanan yang berlapis, sehingga hanya mampu diakses oleh pihak tertentu dalam perusahaan. Jadi, tidak ada keraguan untuk mempercayakan proses administratif kepada suatu aplikasi.   

Seluruh tugas administrasi HRD yang berupa perhitungan gaji, pencatatan kehadiran karyawan, pengelolaan data karyawan, serta pengajuan cuti dapat diproses dengan otomatis dengan waktu yang singkat. Tanpa aplikasi HRD, pengerjaan tugas administratif berjalan jauh lebih lama dan beresiko terjadi human error. Dengan demikian, Aplikasi HRD membuat kinerja HRD jauh lebih efisien dan memiliki banyak waktu untuk mengembangkan strategi meningkatkan produktivitas karyawan. Strategi pengembangan produktivitas karyawan yang dimaksud dapat berupa pelatihan, mentoring, hingga layanan konsultasi mengenai masalah yang dihadapi karyawan selama bekerja. Maka karyawan akan puas terhadap kebijakan perusahaan dan mampu bekerja lebih efisien.  

Untuk mendapatkan aplikasi HRD terbaik, perusahaan dapat menghubungi vendor terpercaya yang berpengalaman dalam menyediakan rangkaian aplikasi yang membantu HRD. LinovHR kunci dari kebutuhan perusahaan atas aplikasi HRD. Segera hubungi LinovHR melalui website@linovhr.com atau +62 21 2854 2835. 

Friday, June 12, 2020

Pengalaman Swab Test Covid 19

swab test covid drive thru surabaya, swab test drive thru surabaya

Swab Test Covid 19 dan Operasi


Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa akhir-akhir ini di status WA, saya sering menulis tentang Swab Test Covid 19. Beberapa orang sempat bertanya kepada saya secara pribadi kenapa saya ingin melakukan tes tersebut. Daripada saya harus menjelaskan berulang-ulang, saya ingin menuliskannya di blog saja.

Seharusnya, pertengahan April lalu saya melakukan operasi yang sudah dijadwalkan bersama Dokter tapi siapa sangka wabah Corona mulai merebak di Indonesia.  Rasa takut akan hadirnya Virus yang berasal dari Wuhan tersebut membuat kami enggan melakukan kunjungan ke rumah sakit. Terlebih lagi sempat beredar kabar bahwa RS merupakan tempat penyebaran Covid 19 secara airborne atau bertahan di udara.

Tidak hanya itu, saya sempat mencari tahu kepada salah satu teman yang bekerja sebagai perawat di salah satu RS mengenai prosedur operasi di musim pandemik ini. Kata dia ruang operasi ditutup kecuali bersifat emergency alias darurat.  Secara pasti, kami memilih menunda rencana tersebut.

Setelah sekian lama melakukan penundaan kunjungan ke dokter, Minggu lalu akhirnya saya memilih membuat janji dengan dokter karena batas waktu operasi penggantian pacemaker mulai running out time, pun saya mulai merasa kelelahan melakukan aktivitas sehari-hari.

Ketika opsi operasi ini muncul, saya sudah cemas bahwa nantinya bakal disuruh untuk melakukan Swab Test Covid 19. Dugaan saya terbukti,  menurut Dokter jika saya ingin melakukan operasi, prosedurnya akan semakin panjang, salah satunya melakukan PCR Swab Test  untuk memberikan keamanan kepada Nakes yang kelak akan mengoperasi saya supaya tidak tertular Covid 19 saat melakukan tindakan.

Menurut Dokter, jika nanti hasil swab test saya negatif, maka saya bisa melakukan cek laboratorium. Nah, apabila hasil laborat bagus, barulah Dokter akan menentukan jadwal operasi.

Fyuh. ini memang bukan kali pertama saya melakukan operasi. Saya sudah pernah melakukan prosedur yang lebih panjang dari ini tapi entah mengapa tingkat psikologisnya jadi lebih tinggi? Mungkin, karena harus melampirkan surat keterangan bebas Covid.


Baca juga:

Menjaga Pikiran Positif Selama Di Rumah

Virus Corona, Membuat Suasana Ramadhan Berbeda

Apa yang ingin dilakukan ketika Corona berakhir


Swab Test Covid di Surabaya


Supaya menghemat biaya, Dokter sempat menyarankan saya untuk melakukan swab test Covid gratisan yang sekarang gencar diadakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Tahu sendirilah biaya swab test terbilang mahal dibanding rapid test. Namun, melihat antriannya yang panjang, kok ya rasanya melelahkan. Belum lagi harus berada di kerumunan banyak orang.

Ya sudahlah kita bayar sendiri saja. Mami meminta saya mencari tahu lokasi Swab Test Covid di Surabaya itu di mana saja. Setelah telepon ke sana kemari dan bertanya pada seorang teman Nakes, saya berhasil menemukan informasi beberapa RS yang menyediakan Swab Test beserta harganya. Hiks, mahal ternyata.

Saya memutuskan untuk melakukan PCR Swab Test ini di RS Premier Surabaya, alasannya lokasi dekat dengan rumah dan memberlakukan sistem Drive Thru yang membuat saya tidak harus turun dari mobil.

Saya pikir langsung bisa datang ke RS untuk langsung melakukan tes, ternyata harus membuat janji dan jadwalnya sudah penuh hingga tanggal 11 Juni. Prosedur pertama, saya diharuskan mengisi google form tentang skrining awal mengenai Covid 19. Berhubung saya tidak mengalami gejala, saya memberikan alasan lain bahwa akan melakukan operasi,  sebagai bukti saya melampirkan surat keterangan dari dokter.

Alhamdulillah, saya mendapatkan konfirmasi bahwa untuk tanggal 12 Juni ada slot kosong. Saya diminta untuk membayar biaya sejumlah Rp. 1.850.000 melalui transfer rekening. Lalu, melampirkan bukti pembayaran dan foto KTP (karena ini diminta untuk pencatatan ke Dinas Kesehatan).

Satu jam berikutnya, saya mendapatkan jadwal kapan harus melakukan tes.


mekanisme daftar swab tes drive thru rs premier surabaya
kalau sudah daftar dan melakukan pembayaran, dapat jadwal


Pengalaman Swab Test Covid Drive Thru Surabaya


Pukul 09.50, saya sudah sampai di depan pintu masuk RS.  Sudah ada papan yang menunjukkan lokasi pengambilan sampel. Saat saya datang, sudah ada antrian beberapa mobil di depan saya.

Seorang petugas keamanan menanyakan nama yang akan diperiksa, lalu beliau akan menyodorkan form consent yang harus ditandatangani sebanyak dua kali. Selanjutkan saya diberikan sebuah kertas berisi label nama, diminta untuk diperiksa apakah sudah benar data yang tertera pada label. Petugas keamanan memberikan informasi bahwa label tersebut nanti diserahkan kepada petugas saat pengambilan lendir.

Ternyata di lokasi tersebut terdapat dua mekanisme yaitu Drive Thru dan Manual, di mana disediakan ruang tunggu bagi mereka yang tidak menggunakan mobil. Oh ya nantinya mereka akan diambil sampel di dalam bilik, sedangkan saya langsung dari atas mobil.

Berbeda dengan Rapid Test, metode Swab Test Covid 19 ini menggunakan metode pengumpulan lendir dari pangkal tenggorokan dan hidung. Sepanjang menunggu antrian, tangan dan kaki terasa dingin. Oke, saya psikosomatis.

Setiap kali selesai melakukan pengambilan sampel, petugas medis tersebut mengganti sarung tangannya. Jadi, satu sarung tangan untuk satu orang pun dengan alat pengambil lendir. Supaya tidak terjadi kontaminasi. Dengan begitu, pasien akan merasa aman.



swab test covid drive thru surabaya,


Oke, tibalah giliran saya. Jendela saya turunkan lebar, seorang petugas medis datang membawa alat mirip dengan cotton bud. Memberitahukan bahwa akan dilakukan swab test sebanyak 2x yaitu hidung dan tenggorokan.

Gimana rasanya?

Ketika dilakukan swab di area tenggorokan, saya tidak terlalu tegang karena sebelumnya  pernah melakukan pengobatan dengan metode serupa di dokter THT. Tenggorokan akan sedikit terasa perih sehabis pengambilan lendir, bahkan membuat saya batuk. Jadi, jangan lupa sediakan air minum di mobil saat melakukan swab test.

Bagian agak horor  menurut saya ketika pengumpulan lendir di hidung. Bayangkan alat semacam pengorek telinga yang panjang dimasukkan ke dalam hidungmu sampai pangkalnya lalu diputar-putar beberapa kali. Rasanya hampir seperti hidungmu diisi banyak air dari atas. Byuh nyeri, si petugas meminta saya untuk menahan jangan sampai bersin atau bergerak. Alat tersebut didiamkan sekitar beberapa detik, rasanya sungguh nggak nyaman. Ketika dicabut, saya reflek mengeluarkan air mata dan batuk tanpa henti. Sehabis itu saya merasa sakit kepala.

Cukup satu kali aja ya Allah. Jangan lagi (amin).


Bagaimana hasilnya?

Hasilnya keluar sekitar 3-5 hari dan akan dikirim langsung lewat email. Minta doanya ya teman-teman semoga hasilnya negatif dan operasi saya berjalan lancar.

Buat teman-teman yang tidak berkepentingan, mending di rumah saja. Jaga kesehatan dan jangan sampai sakit.  Swab test itu mahal dan nggak enak. Percaya deh.


Kotak Warna | Personal Lifestyle © . Design by Berenica Designs.