Tentang Persahabatan

Kita adalah tiga wanita yang dipertemukan oleh takdir untuk saling menghapus setiap duka yang datang silih berganti

 Sore ini, seperti biasa kita duduk bertiga dengan cangkir masing-masing di genggaman tangan. Di awali dengan sapaan riang, lalu perlahan mengalirlah cerita dari bibir-bibir kita.
Persa…

Teruntuk Gadis Ilalang

Dear  Venny,
Entah mengapa aku lebih suka memanggilmu gadis ilalang. Kamu tahu Ilalang kan, beb? Rumput yang terlihat lemah, tapi tetap kokoh berdiri meski diterpa ribuan badai. Ya, itulah dirimu; tetap tabah walau diterpa badai yang sama berkali-kali :)
Pertemuan yang diawali dengan ketidaksengaj…
Surat termanis yang aku terima :)

Teruntuk Dqueen

Dear Dqueen,


Hai, apa kabar kabar senja di ujung sana? Masihkan warna langit jingga melintas di sungai mahakam? Atau langit telah berubah menjadi pekat seperti di kotaku.
Tiba-tiba saja, aku tergelitik untuk mengirimkan sebuah surat untukmu. Ya, mungkin surat ini tak sama dengan surat-surat yang t…

Cuti sakit hati

"Anda yakin mau melakukan ini?" tanya seseorang pria berpakaian hijau yang mengenakan tutup kepala dan juga masker.
Aku mengangguk, walaupun rasa ragu mulai menyergap di dada. Aku tahu, apa yang akan kulakukan ini beresiko tinggi.
"Anda sudah tahu apa efek sampingnya?" tanya pria …

Orang Ketiga Pertama

Aku membuka jendela kamarku lebar-lebar, membiarkan angin malam masuk ke dalam. Tak kupedulikan nyamuk yang mungkin mengambil kesempatan untuk masuk ke dalam kamar.
Sayup-sayup terdengar alunan suara Taylor Swift dari ponselku yang sengaja kugunakan untuk pemutar lagu sebagai pemecah kesunyian.
"…

Selamat Tuan, kamu telah kehilanganku

Sebut saja aku orang yang sensitif.  Mudah meneteskan air mata, ketika melihat sesuatu yang begitu menyentuh. Tapi, jangan panggil aku cengeng. Sebab, aku hanya menangis saat hatiku ingin menangis.
Ketika aku putus denganmu, lalu kau membayangkan aku akan menangis meraung-raung, meratapi punggungmu …

Tentang Anak-anak

Malam ini, tiba-tiba saja saya ingin membahas sedikit tentang pendidikan anak.
Sebagai pendidik, tentunya ada saja hal yang menggelitik untuk saya bahas. Kali ini, saya lebih menyoroti tentang pendidikan anak usia dini.  Dan, bahasan dalam tulisan ini, saya ambil dari pengalaman diri sehari-hari.
Ban…

Takdir

Pada akhirnya, takdir menuntun kita, ke arah yang berlawanan

Sepi

Di keriuhan lampu-lampu jalan, mungkin sepi lebih setia pada hati

Aksara yang berserakan

Ribuan aksara tergeletak tanpa nyawa, ketika pena tak lagi menuliskan kisah

cinta kita.

Luka di dadaku masih saja terlalu basah untuk kau lukai

Tuan, kenapa dengan mudahnya kau hunuskan sebilah belati tepat di luka lama?

Aku terkapar karena cinta menoreh dadaku.

Tak akan ada lagi barisan larik-lar…

Tentang Hidup

Bahwa hidup tak selamanya terang, akan ada masa di mana kita akan melewati zona tergelap dalam hidup. Di sanalah kita akan diuji. Siapa yang sanggup melewatinya, akan ada jalan yang menuntunmu dalam sinar terang.

Trip to Yogya

Hai, apa kabar semua?
Sebenarnya perjalanan ini sudah berlangsung seminggu yang lalu, tapi tak apalah kalau saya ingin buat artikel tentang perjalanan.
Selamat menyimak :)
Rasanya sudah lama tak berkunjung ke kota Yogyakarta, kota dengan banyak cerita dan tempat yang tak bosan untuk dikunjungi.
Ketika …

Tentang Sebuah Janji

Dear Calon Suamiku,
Akulah gadis yang sebentar lagi kau pinang, kau baitkan janji seumur hidup di hadapan Tuhan.
Akulah gadis yang diciptakan dari sepasang tulang rusukmu, yang kemudian dipertemukan untuk saling menggenapi.
Akulah gadis yang kelak kan menjagamu; bersamamu hingga di akhir hayat.
Akulah …

Empat Januari

Januari Keempat,
 Kembali kurangkai keping-keping rasa yang kusebut itu cinta. Kupasang perlahan-lahan seolah mozaik pecahan kaca
Januari Keempat
Mungkin saja rasa itu belum benar-benar menghilang. Sebab, ketika malam datang rinduku gigil ingin dipenuhi.
Januari Keempat
Tertatih kutata kembali langkah y…

Hujan

Sore ini, hujan kembali bertandang ke kotaku. Tidak terlalu deras, tapi rinainya mampu membasahkan tanah. Langit yang tadinya biru, mulai diselimuti arakan awan kelabu, memberat; tumpahlah semua kesedihan.
Tanganku sejenak terulur, menadah bulir-bulir air dari langit, membiarkannya mengisi ceruk tan…