Kotak Warna: Selalu Ada Alasan Untuk Bahagia

Saturday, June 25, 2016

Selalu Ada Alasan Untuk Bahagia

taken from: pixabay.com

Ilustrasi:

Saya pernah bertemu seseorang yang mempunyai kebiasaan mengomentari hidup orang lain. Mulai dari penampilan sampai bagaimana kehidupan pribadi orang tersebut. Tidak ada yang luput dari pengamatannya. Belum lagi kalau membicarakan kesuksesan orang lain. Saya selalu menangkap nada iri dalam setiap perkataannya. Lantas dia pun mulai membandingkan dirinya dengan orang lain. Terakhir dia merasa menjadi orang paling tidak beruntung.


Seorang punya seorang teman yang tiap kali berjumpa isinya cuman ngeluh. Merasa bahwa hidupnya gitu-gitu aja. Nggak ada yang berubah. Intinya sih minta dikasihani. Padahal kehidupannya nggak susah-susah amat.


Selalu Ada Alasan Untuk Bahagia- Setiap orang berhak bahagia. Tak peduli apa jabatannya? Berapa banyak hartanya dan apa sukunya? Namun, kenyataannya masih banyak orang yang merasa hidupnya tidak beruntung.

Lantas di mana letak kesalahannya?

Ada beberapa hal yang menyikapi perbedaan setiap orang mengenai Kebahagiaan.


Pola Pikir Yang Berbeda Tentang Bahagia

Tiap orang memiliki definisi yang berbeda tentang bahagia. Wajar kalau bahagia antara satu dengan lainnya berbeda. Kadarnya juga berbeda. Tergantung pada individu itu tersebut.

Misal: A mendapat uang 100 rb saja sudah senang banget. Beda dengan si B yang pengusaha sukses. Uang 100 rb bagi dia terlalu kecil.

Kebahagiaan itu Berupa Materi

Beberapa orang masih ada yang berpikir bahwa yang namanya bahagia itu adalah memiliki banyak uang dan harta yang berlimpah. Jadi, kalau dia tidak memenuhi syarat seperti itu bisa dikategorikan tidak bahagia.

Iklan/Siara TV yang Menjual Mimpi Tentang Kebahagiaan yang Glamor

Eit. Jangan salah. Media turut berperan besar dalam menyampaikan pesan kepada khalayak ramai mengenai arti kebahagiaan.

Kita lihat sajalah tontonan yang ada di Televisi. Mulai dari sinetron, iklan, reality show membawa pesan tentang kebahagiaan yang glamor. Tanpa disadari kita kemudian menyerapnya menjadi tren.

Banyak yang bilang bahwa perekonomian di Indonesia melesu. Tapi ironisnya di pusat-pusat penjualan HP disemuti oleh pembeli.

Bagaimana Mendapatkan Kebahagiaan?

Berpikiran Positif

Tanamkan pada diri kita untuk selalu berpikiran positif. Tak perlu risaukan kesuksesan orang lain. Sebab, Allah sudah memberikan kita rizki sesuai dengan porsinya. Asalkan kita berusaha dengan giat.

Pikiran yang selalu positif akan menciptakan hormon endorfin yang memberikan efek bahagia dalam diri kita dan menjauhkan diri dari stress.

Bersyukur

Allah menciptakan manusia dengan segala kelebihan. Organ tubuh yang luar biasa, oksigen yang berlimpah, bisa merasakan makanan yang enak. Itu yang patut kita syukuri. Bahkan ciptaan Allah yang kurang sempurna pun masih memberikan manfaat.

Ujian yang dilekatkan pada kita tentunya sudah sesuai dengan kemampuan kita. Dengan selalu bersyukur kita akan merasa baik-baik saja begitu mendapat cobaan yang lebih berat.

Temukan Potensi Diri

Seringkali kita merasa iri dengan kebahagiaan orang lain karena kita kurang bisa menemukan kelebihan dalam diri kita.

Kelebihan yang kita miliki terkadang tertutupi oleh rasa takut. Galilah semua potensi yang kalian miliki. Kamu akan lebih percaya diri menghadapi dunia.

Kebahagiaan Tiap Orang Berbeda

Seperti yang sudah uraikan di atas. Bahwa kadar kebahagiaan tiap orang itu berbeda. Kenapa coba kita meributkan kebahagiaan orang lain?

Tidak akan pernah ada puasnya.

Temukan kebahagiaan versi dirimu. Nggak usah kamu bandingkan dengan kebahagiaan temanmu.

Bahagia itu tidak usah kamu cari. Tapi temukanlah dalam hatimu masing-masing.

Selalu ada alasan untuk bahagia.

Salam,

Tikha.


20 comments:

  1. Setuju, selalu ada alasan untuk bahagia

    ReplyDelete
  2. Sepakat!! Btw ada typo mbaa... *edisi komen2 nyari typo* siaran, tertulisnya Siara^^
    Katanya bahagia itu dari dlm diri sndiri yahh.. Aq masi belajar niy...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha...makasih ya Laras. Selamat berbahagia.

      Delete
  3. Terima kasih, sudah membantu saya menemukan kebahagiaan :*

    ReplyDelete
  4. Bahagia dan kesusahan, ternyata kita sendiri yang buat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menjadi bahagia adalah pilihan kita

      Delete
  5. Bahagia itu mindset..
    Bersyukur adalah kuncinya..

    Dan menurut saya, orang orang terdekat di sekitar kita juga berpengaruh dalam menciptakan kebahagiaan..

    Salam :)

    ReplyDelete
  6. Betul betul betuuulll...bahagia itu sejatinya ada dlm diri setiap manusia asalkan ia rajin 'mencari'nya.

    ReplyDelete
  7. nah, ini nih.. sejuk hati bacanya ;).. org2 yg ga bahagia, selalu iri ama org lain, mnrtku sih krn memang ga bersyukur mbak.. ga mau tau apa yg udh dikasih Tuhan ama dia..ngeliatnya selaluu aja ke atas, ga sadar kalo org2 di bawah masih ada yg jauh lbh kekurangan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti selalu ada alasan untuk bahagia mbak

      Delete
  8. Bahagia itu pilihan ya mba :)

    ReplyDelete
  9. Bahagia itu dari diri sendiri :)

    ReplyDelete
  10. Bersyukur (y) Bener banget. Kadang karena memikirkan kehidupan orang lain yang wah seringnya jadi merutuki nasib sendiri. Padahal yang lebih-lebih di bawah kita masih banyak ya. Aku juga kadang-kadang masih kurang bersyukur, hiks. Harus lebih berjiwa positif ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bersyukur kadang susah. Jadi memang harus banyak belajar

      Delete