Friday, September 27, 2019

(Book Review) Kala Ratih, Kumpulan Cerita Pendek

kumpulan cerpen, kala ratih, books, buku, flatlay, bookflatlay, white background



Belakangan ini, mood saya untuk membaca merosot drastis. Satu buku saja nggak habis. Parah. Padahal, sebelumnya aku bisa menghabiskan 2-3 buku dalam sebulan. Sepertinya, nonton drama korea lebih menarik perhatian saya.

Demi mengembalikan semangat membaca, saya kali ini akan mengenalkan Kala Ratih. Bukan novel, melainkan sehimpun cerita pendek yang ditulis oleh 4 Alumni BEKRAF yang waktu itu mengadakan Workshop Writerpreneur Accelerate di Surabaya beberapa bulan lalu.

Sebelum membahas lebih banyak isi buku, saya kupas dulu pendukung buku ini.


Judul: Kala Ratih

Penulis: Anggi Putri, Amelia Fiza, Dean Perdana M, Rena Kharisma

Jenis: Kumpulan Cerpen

Penerbit: Reybook Media

Jumlah Halaman: 150+ hlm

Blurb:


Ada sepasang sepatu. Kiri dan kanan. Mereka tak pernah tahu siapa yang melahirkan mereka. Bahkan tak pernah tahu, siapa pencipta mereka. Dan untuk apa mereka diciptakan. (Kau Kesepianku- Dean Perdana M)

Kini, ia tahu betapa amat menyakitkan kekalahan. Sebab patah hati lebih dari semua kekalahan yang pernah ia alami selama hidup. (Jelaga di Langit Sore-Amelia Fiza)

Hidup memang sulit ditebak, seperti bom waktu yang bisa meledak kapan saja ia mau. Semakin berlari semakin kau dihantui. (Senja di Sendang Mada-Anggi Putri)

Tak ada yang mustahil dari takdir. Kelak bisa kembali atau selamanya pergi. (Bertolak Serasi- Rena Kharisma)


Review:


Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya bahwa Kala Ratih ini merupakan karya para alumni BEKRAF, berisi 12 cerita pendek yang ditulis oleh 4 penulis muda dengan berbagai cerita dan sudut pandang.

Jujur, awal membaca cerita pertama saya sempat merasa kebingungan tentang jalannya cerita dan apa maunya dari buku ini. Sampai pada cerita ketiga bahwa kumpulan cerpen ini mengambil Kala dan Ratih menjadi nama tokoh utama.

4 penulis muda menyajikan 12 cerita yang berbeda dengan memasukkan unsur-unsur budaya dan realita yang ada di Indonesia. Membuat beberapa cerita tersebut menjadi kaya, tidak sekadar cerita pendek biasa.

Dari ke 12 cerita, ada beberapa cerita favorit saya seperti Senja Di Sendang Made, berkisah tentang kegundahan Ratih yang harus mewarisi tradisi keluarga sebagai seorang Sinden, sedangkan ia sendiri masih ingin melanjutkan mimpi-mimpinya. Cerita lainnya yang menarik perhatian saya adalah (Tak) Jadi Kawini? Mengenai Kala dan Ratih yang ingin menikah namun terbentur akan adat istiadat yang sempat membuat kedua ingin batal menikah.

Sayangnya, saya masih menemukan beberapa kesalahan ejaan, pemenggalan kata yang tidak tepat sehingga membuat beberapa kalimat tidak nyaman dibaca. Semoga ke depannya lebih teliti ketika melakukan editing terakhir sehingga meminimalisir banyak kesalahan.

Kesimpulannya, jika kamu suka dengan bacaan yang tidak terlalu panjang seperti Novel, buku Kala Ratih ini bisa jadi rekomendasi. Membaca ini membuat saya mendapatkan beberapa pengetahuan mengenai adat istiadat dari beberapa tempat di Indonesia yang ternyata masih dilestarikan.

Salut untuk empat orang penulis muda yang sudah menelurkan buku ini, semoga selalu semangat untuk berkarya.

Jika kamu tertarik untuk membelinya, Kala Ratih, Sehimpun Cerita Pendek ini dijual dengan harga PO Rp. 55000 (Sampai akhir Oktober), harganya normalnya Rp. 62000. Setiap pembelian mendapatkan bonus gantungan kunci emoticon. Kamu bisa menghubungi instagram @anggi_putri7.
Selamat membaca,

Tuesday, September 24, 2019

Cara Pertolongan Pertama Luka Bakar


first aid, pertolongan pertama luka bakar

Bahaya Luka Bakar Mengintip Rumah Kita


Sebagai seorang yang memilih bekerja di rumah, sehari-hari saya lebih banyak waktu luang untuk melakukan pekerjaan rumah. Kebetulan saya sering dapat tugas untuk memasak. Tahu sendirilah, aktivitas memasak di dapur itu rentan banget terkena luka. Entah karena sedang melamun, tiba-tiba nggak sengaja pisau menggores tangan atau kejatuhan alat dapur di kena deh kaki.

Selain jenis luka di atas, saya juga kerap kali terkena yang namanya luka bakar. Saat menggoreng ikan biasanya minyak meletup-letup sehingga tanpa sengaja terciprat ke tangan yang lumayan membuat kulit memerah dan perih.

Ada juga kejadian yang saya ingat sampai sekarang, saat itu saya memasak sayur bayam, setelah memasukkan sayur ke panci, tangan saya tanpa sadar tercelup ke panci yang ternyata apinya sudah menyala. Nggak sampai dalam sih, hanya saat itu saya reflek menjerit. Untungnya air belum benar-benar mendidih, namun tetap membuat kulit memerah.

Ternyata apa yang saya alami ini juga banyak terjadi pada hampir semua Ibu-Ibu di rumah. Bahkan menurut penelitian, kejadian luka bakar di dalam rumah mencapai 69%. Siapa sangka, rumah yang anggapan kita aman, malah menjadi lokasi penyumbang kejadian luka bakar cukup besar.

Hampir seperempat kejadian luka bakar di rumah karena cipratan minyak dan air panas. Kejadian lainnya yang turut menyumbang adalah bersentuhan dengan peralatan panas yang masih panas, rokok, kompor gas, setrika, paparan sinar matahari, api, sengatan listrik atau terpapar zat kimia yang sehari-hari ada di sekeliling kita.

Nggak hanya kita yang terbiasa di dapur yang berisiko tapi juga anggota keluarga lainnya. Sebisa mungkin kita harus mengatur tata letak di rumah, supaya tidak membahayakan anggota keluarga lainnya.

Cara Penanganan Luka Bakar Ringan

Saya masih ingat pengalaman Kakak saat masih SD tanpa sengaja kakinya tersiram minyak panas saat di dapur. Kejadian itu membuat kami kaget, dengan cekatan Ibu segera melapisi luka kakak dengan mentega. Katanya sih itu ampuh untuk mendinginkan luka. Sorenya, bukannya makin membaik, malah menggelembung yang membuat kakak kesakitan.


seminar, 2 woman, combiphar

Mengikuti Talk show yang diadakan oleh Combiphar bersama Mebo-Mederma Womens Community yang bertajuk Regret Comes Later, Bebas Beraktifitas Di Rumah Dengan Meminimalkan Risiko Luka Bakar Ringan, memberikan saya banyak pengetahuan mengenai penanganan luka bakar yang tepat.

Menurut Ira Handriani, dr. SpBP-RE, banyak kondisi pasien luka bakar yang datang kepadanya dalam keadaan memburuk akibat kesalahan dalam pertolongan pertama. Padahal 4 jam pertama adalah waktu krusial bagi penderita luka bakar sebelum bertambah parah dan terinfeksi. 


woman, ootd


Sayangnya, kesadaran masyarakat akan bahaya luka bakar masih rendah. Masih banyak beredar mitos-mitos yang menyebutkan penggunaan odol, kopi, putih telur, mentega atau bahkan tepung terigu adalah langkah awal untuk pertolongan pertama.

Bukannya malah mendinginkan kulit, nyatanya penggunaan pasta gigi membuat panas yang seharusnya keluar ke permukaan kulit malah terperangkap. Sehingga membuat Dokter kesulitan dalam memeriksa derajat luka bakar yang dialami pasien.

What To Do?


  • Matikan sumber api: bisa menggunakan handuk tebal atau menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar). Itulah pentingnya memiliki Apar di setiap rumah, guna meminimalisir terjadinya kebakaran.
  • Lepaskan Sumber Panas: Segera lepas baju atau perhiasan yang terkena kontak panas.
  • Secepatnya Dinginkan Dengan Air Bersih Suhu Normal: dinginkan luka di bawah air mengalir yang bersih (bukan air dingin) selama 10-20 menit. Supaya panas cepat menguap ke permukaan. 
  • Keringkan Bagian Luka Bakar: keringkan bagian yang terluka dengan kain bersih secara perlahan dan lembut. Hindari menggosok dan menutup area luka dengan kapas.
  • Berikan Salep Luka Bakar Pada Area yang Terkena: oleskan secara tipis dan perlahan pada area yang terkena luka bakar.
  • Jika Area luka bakarnya cukup luas dan muncul tanda kemerahan atau melepuh segera pergi ke Rumah Sakit/Dokter

Mebo Comphiar, Salep Luka Bakar Mengandung Bahan Alami.



mebo, salep luka bakar, luka bakar ringan, salep mebo


Memiliki salep untuk luka bakar di kotak obat, merupakan hal yang tidak boleh diremehkan. Sayangnya, kebanyakan salep di pasaran ada yang menggunakan bahan antibiotik, di mana kalau digunakan secara tidak tepat/sesuai anjuran dokter dapat membunuh bakteri baik dalam tubuh kita.

Mebo dari Combiphar hadir dengan kandungan bahan alami yang dipercaya memiliki khasiat dalam menyembuhkan luka. Keberadaan Coptidis rhizome, Phellodendri chinensis, Scutellariae radix, memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi, anti-infeksi, dan membantu regenerasi sel.

Perpaduan Sesame Oil/minyak wijen dan Beeswax mempunyai prinsip mendinginkan luka. Panas berlebih di area luka bakar akan diserap oleh Mebo sehingga mengurangi keparahan luka bakar. Minyak wijen sendiri bersifat melindungi area luka sehingga mencegah penguapan air dari area luka sehingga membuat area luka lebih lembab/moist. Membantu regenerasi sel lebih cepat dan mengurangi kemungkinan terjadinya bekas luka.

Tak salah jika Mebo, menjadi Salep Luka Bakar yang direkomendasikan Dokter di Indonesia.

Cara Penggunaan Salep Mebo:

Hanya untuk pemakaian luar. Aplikasikan pada luka dengan ketebalan 1 mm (oles tipis) setiap 4-6 jam.

Mederma, Salep Penghilang Bekas Luka


"Setiap luka yang terjadi di kulit kita akan membentuk skar."

Skar sendiri merupakan proses alami untuk penutupan luka di mana baik oleh karena operasi maupun karena kecelakaan.

Proses pembentukan bekas luka dapat dipengaruhi dalam setiap fase pembentukannya. Semakin cepat luka dirawat, hasilnya akan lebih baik. 


mederma, combiphar, salep penghilang bekas luka, obat luar

Kini perawatan bekas luka dapat dilakukan di rumah menggunakan Salep Penghilang Bekas Luka, Mederma yang diproduksi oleh Combiphar.

Mederma memiliki 3 kandungan bahan aktif berupa Cepalin yang bermanfaat sebagai anti peradangan, memperbaiki struktur dan tampilan skar, Allantoin, membantu menghidrasi kulit sehingga mengurangi rasa gatal dan Aloe Vera bersifat melembabkan dan mencerahkan.

Penggunaan Mederma: kamu bisa menggunakan mederma 3 hingga 4 kali sehari, sekurangnya 8 minggu untuk luka baru yang sudah menutup.

Penggunaan untuk luka lama, bisa gunakan Mederma 3-4 kali sehari sekurangnya selama 3-6 bulan. Dengan catatan luka lama di bawah 1 tahun.

Mederma tidak hanya bekerja di permukaan kulit tapi juga meresap dan memperbaiki bekas luka hingga ke bagian dalam kulit. Membuat proses perawatan lebih efektif dan secara menyeluruh.

Nah, karena kita nggak tahu kapan musibah akan terjadi. Mari kita lakukan tindakan pencegahan dengan menjauhkan anggota keluarga dari risiko kebakaran dan menyediakan Mebo dan Mederma di kotak P3K.

Kalau kata Bang Napi, Waspadalah...waspadalah.

Salam,

Monday, September 16, 2019

Watcher, Kisah Memberantas Polisi Korup

watcher, korean drana, detective, 3 person


Watcher


Sebagai salah satu penikmat drama Thriller, saya amat bahagia. Sejak bulan Juli, drama Korea banyak diramaikan dengan genre kesukaan saya. Tentu sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Kali ini saya mau membahas salah satu drama korea yang baru tamat dengan genre Thriller yaitu Watcher.

Sinopsis:


Main Cast:
Han Suk Kyu as Do Chi Kwang
Kim Hyun Joo as Han Tae Joo
Seo Kang Joon as Kim Young Koon

Drama ini berkisah tentang hidup Do Chi-Gwang, Kim Young-Koon dan Han Tae-Joe yang berakhir tragis karena sebuah persekongkolan. Mereka bertiga kemudian tergabung dalam kelompok khusus investigasi untuk kepolisian dan mereka berusaha untuk menggali siapa dalang dibalik kisah tragis yang menimpa mereka. 

Do Chi-Gwang adalah seorang detektif Elite. Dia bijaksana dan cerdas. Dia merasa bangga atas rekam jejak menangkap penjahat. Setelah melalui serangkaian peristiwa, dia menyadari semua pekerjaan penting yang dilakukannya telah diselesaikan oleh Polisi Korup. Do Chi-Gwang kemudian menjadi ketua tim internal investigasi.

Kim Young-Koon merupakan seorang polisi dan merupakan anggota kepolisian lalu lintas. Secara tidak sengaja, dia bertemu dengan Do Chi-Gwang. Do Chi-Gwang adalah seseorang yang terkait dengan masa lalu yang ingin dia lupakan. Pada akhirnya, Kim Young-Koon bergabung dengan tim investigasi, untuk mencari kebenaran dibalik meninggalnya sang Ibu.

Han Tae-Joe adalah seorang pengacara populer. Di masa lalu, dia merupakan seorang Jaksa. Dia mendapatkan sebuah kasus berat yang mengakibat tragedi dalam hidupnya sehingga memutuskan untuk keluar dari kejaksaan dan menjadi pengacara. Dia bertemu dengan Do Chi-Gwang dan Kim Young-Koon lalu bergabung dengan tim Investigasi .

Korupsi Di Tubuh Kepolisian

Saat melihat trailer dari drama ini saya langsung tertarik. Genrenya yang sesuai dan kehadiran Seo Kang Joon yang menjadi salah satu pemain utama. Pasalnya selama ini Kang Joon kebanyakan bermain genre Romance, sehingga karakter dia yang baru ini menarik perhatian.

Tema besar dalam drama ini adalah Korupsi di Kepolisian.

Berawal dari Young Koon yang menangani sebuah kasus pelanggaran lalu lintas di mana dia mengejar tersangka sampai ke rumahnya. Awalnya dia mengira itu hanya sebuah kasus biasa namun siapa sangka kasus itu sampai ditangani oleh Reskrim. Bahkan, Kepala Reskrim datang langsung ke lokasi untuk bertemu tersangka.

Kasus pelanggaran lalu lintas kemudian berkembang menjadi sebuah penculikan di mana tersangka telah menculik anak dari seorang kepala Preman yang ternyata bekerjasama dengan seseorang dari kepolisian.

Dari situlah tim investigasi menemukan banyak kasus kejahatan yang berkaitan dengan korupsi di dalam tubuh kepolisian. Bahkan, ada sekelompok Polisi yang mengatasnamakan keadilan, membunuh para penjahat yang mendapatkan keringanan hukuman.

Jalan drama dari Watcher ini menarik untuk diikuti, ada beberapa adegan twisted yang membuat kamu memikirkan siapa sebenarnya pelaku yang menjadi dalang dari semua masalah ini. Plotnya dinamis nggak terlalu lambat dan terlalu cepat.

Saya bisa melihat peningkatan kualitas akting dari Seo Kang Joon yang biasanya main drama romance, di sini dia berperan sebagai Polisi Muda yang ingin memecahkan kasus kematian ibunya yang ternyata memiliki benang merah terhadap kasus-kasus yang tengah diselidiki oleh tim investigasi.

Selain ingin melihat Kang Joon, salah satu alasan saya menonton drama ini adalah kehadiran dari Han Suk Kyu yang dulu pernah main di Romantic Doctor. Aktor senior yang kemampuan aktingnya tidak diragukan lagi.

Jalinan antar karakter menarik untuk ditelusuri. Semua karakter memiliki peranan penting yang membuat alur cerita menjadi berkesinambungan.

Oh iya, seperti biasa. Jangan pernah mengharapkan ada adegan cinta dalam drama model begini. Nggak ada sama sekali.

Kesimpulannya, drama ini bisa memberikan gambaran kepada kamu mengenai pekerjaan seorang Polisi, Detektif dan bagaimana sisi lain dari Institusi Kepolisian. Menurut saya menarik untuk dinikmati.


Selamat Menonton.

Monday, September 2, 2019

10 Ide Konten Supaya Tampilan Feed Instagram Tidak Membosankan

book, novel indonesia, 10 Ide Konten Supaya Tampilan Feed Instagram Tidak Membosankan


Instagram.

Akun media sosial yang satu ini menjadi primadona hampir di semua kalangan. Rasanya mulai mengalahkan Facebook dan Twitter yang lebih dahulu hadir. Mungkin, kehadiran Instagram yang lebih fokus pada visual seperti sebuah angin segar dibandingkan media sosial lainnya yang banyak berisi tentang hoax dan cacian, termasuk saya.

Main-main ke akun instagram orang lain itu menyenangkan, membuat hati senang dan juga memantik ide-ide baru.

Sebenarnya mengelola akun instagram itu tidaklah sulit, isinya bisa disesuaikan dengan apa yang kita suka. Hanya saja ada kalanya saya atau beberapa teman pasti pernah mengalami kesulitan membuat konten instagram. Ujung-ujungnya feed kita ya isinya itu-itu saja alias kurang menarik.

Padahal, kalau lihat tampilan konten orang lain yang rapi dan apik rasanya pengin deh konten kita seperti itu. Cuman suka kehabisan ide dan rasa malas yang suka menggelayut.

Saya mau kasih rekomendasi sama teman-teman beberapa ide yang bisa diaplikasikan sebagai konten untuk mengisi feed supaya lebih rapi dan menarik. Beberapa ide juga bisa diterapkan untuk Story.

Buku Favorit/Sedang Dibaca

Rasanya buku selalu menjadi objek yang menarik untuk diabadikan. Kamu bisa berfoto sambil memegang buku, membaca buku atau bahkan menata buku-bukunya menjadi foto flatlay. Lalu, ceritakan sekelumit kisah dari buku yang kamu baca atau bagikan judul buku favoritmu kepada para pengikut, siapa tahu bisa memberikan inspirasi bacaan bagi mereka.

Swafoto

Rasanya nggak afdol kalau feed instagram itu tanpa selfie. Tenang, selfie masih menjadi objek yang digemari oleh orang-orang di Instagram. Biar posemu nggak gitu-gitu aja, coba deh selca sambil minum kopi, bawa bunga atau bahkan dengan pemandangan yang apik. Pasti lebih kece hasilnya

Makanan dan Minuman


Siapa yang suka ngiler lihat foto makanan di Instagram? Atau bahkan kamu jadi pengin minum sesuatu setelah melihat postingan orang lain?

Nah, makanan dan minuman bisa menjadi ide postingan loh. Kamu bisa berbagi menu sarapan yang tengah kamu makan atau rasa es kopi yang tengah kamu minum di hari yang terik.

OOTD


Outfit of the Day atau pakaian yang kamu kenakan bisa menjadi sumber inspirasi buat orang lain. Jangan ragu untuk membagikan foto-foto pakaian yang kamu kenakan.

Flatlay

Foto flatlay belakangan menjadi populer di Instagram, maka tak jarang beberapa orang suka menyisipkan foto flatlay ke dalam feednya. Jika kamu masih kesulitan untuk menata, jangan gunakan banyak benda. Cukup satu objek dengan background yang apik dan komposisi yang tepat akan membuat fotomu menarik. Misalnya, foto makanan yang tengah kamu makan.

Quote

Suka dengan sebuah kutipan atau ada lirik lagu yang kamu sukai. Bisa banget kamu bagikan ke instagram. Banyak kok pengguna instagram yang menyukai Quote dan bahkan ada banyak akun yang menggunakan kutipan sebagai isi utama dari feednya.

Jika kamu pandai merangkai kata, coba bikin lalu posting di Instagram. Siapa tahu bisa jadi viral.

Behind The Scene


Dibalik belakang layar ini bisa kamu gunakan ketika kamu sedang menggarap sebuah proyek atau melakukan sebuah kegiatan kreatif. Misal, memotret/membuat konten. Kamu bisa membagikan sebuah foto atau video yang menceritakan proses dibalik pekerjaanmu.

Itu semacam memberitahukan kepada para follower tentang apa yang kamu kerjakan.

Landscape/Pemandangan

Langit biru, pemandangan laut atau bahkan hamparan sawah dan gedung-gedung bertingkat bisa menjadi foto yang menarik. Masukkan juga ide tentang pemandangan ke dalam feed instagram, biar lebih beragam.

Lifestyle

Foto-foto lifestyle menjadi salah satu yang menarik di Instagram. Foto-foto yang berisi tentang aktifitas yang kamu lakukan: menghadiri acara, nongkrong bareng sahabat atau bahkan piknik bareng keluarga bisa meningkatkan engagement dengan komunitas

Benda Favorit

Benda-benda seperti sepatu, kacamata, topi favorit bisa menjadi ide foto yang bisa diunggah di Instagram. Saya sering memamerkan foto sepatu kesukaan, walaupun modelnya gitu-gitu aja, namun jika dipadupadankan sama latar yang berbeda, lebih menarik hasilnya.

Ide-ide foto di atas bisa menjadi referensi buat kamu yang kebingungan untuk membuat konten instagram sehingga feed instagrammu tidak lagi membosankan..

Semoga kalian suka.

Salam,

Sunday, September 1, 2019

Bagaimana ‘Me Time’ Ala Blogger


me time ala blogger, flatlay


'Me Time' Ala Blogger


Kala itu, sebelum blog menjadi lahan pekerjaan. Menulis blog merupakan kegiatan ‘me time’ yang paling menyenangkan. Saya bisa menumpahkan segala perasaan melalui tulisan di blog. Mau itu sedih, senang, kecewa atau bahkan sedang patah hati.

Menulis blog banyak membantu saya bertumbuh, bagaimana saya membangun diri lewat tulisan. Sesibuk apapun saya saat itu, menulis blog tidak boleh dilewatkan.

Semenjak, saya mulai menjadikan blog ini menjadi ladang pencaharian. Saya belajar untuk menyaring tulisan-tulisan yang akan dibagikan untuk pembaca. Tidak lagi sebebas dulu yang menulis hanya untuk sekadar menumpahkan kekesalan. Tidak lagi menjadi blog seolah-olah buku harian.

Hal ini kadang membuat saya jenuh. Merasa dibatasi. Bahkan, ada saatnya saya ingin berhenti menulis. Namun, kecintaan saya terhadap dunia literasi ternyata lebih besar daripada keinginan pribadi.

Biasanya ketika jenuh menulis, saya melakukan hal-hal yang sekiranya bisa membangkitkan kembali keinginan untuk memperbarui tulisan di blog.

Memotret

Di kala jenuh dengan yang berhubungan dengan blog, biasanya saya memilih untuk memotret. Entah itu memotret produk ala flatlay atau mengambil gambar secara acak, mengikuti suasana hati dan mata yang mencari objek tepat untuk dibidik.

Selain membantu menetralkan suasana hati, memotret bisa memantik banyak ide bahkan foto-foto yang diambil bisa dipakai untuk keperluan blog dan media sosial.

Buka Pinterest, Instagram

Rasanya hampir setiap hari saya membuka kedua aplikasi ini, bisa dibilang merupakan aplikasi yang paling sering dibuka.

Kedua aplikasi tersebut merupakan sumber ide yang amat membantu kalau saya tengah kebingungan membuat konten. Jika di Instagram saya bisa mencari referensi foto-foto untuk konten maka Pinterest menyediakan lebih lengkap. Tidak hanya berupa foto, namun juga artikel-artikel menarik untuk dibaca.

Biasanya setelah berselancar di pinterest, keinginan saya untuk kembali menulis terpancing.

Membaca Buku

Saya tidak menulis blog setiap hari, sebagian waktu saya gunakan untuk membaca buku. Dengan catatan, jika sedang tidak malas. Seringnya saya membaca novel, menenggelamkan diri dalam rangkaian kata penulis kesukaan.

Membaca buku membantu saya untuk lebih memahami kalimat, mengajarkan saya banyak kosakata baru yang amat membantu dalam menulis blog. Tidak hanya seorang penulis yang harus banyak membaca, blogger juga dong. Biar tulisannya lebih bagus dan diterima para pembaca dengan mudah.

Menonton Film

Berhubung saya penggemar drama korea, tontonan saya pasti nggak jauh-jauh dari serial drama korea. Hari-hari saya dipenuhi setiap episode drama dari negeri gingseng ini. Terkadang, membuat saya malas untuk melakukan aktifitas lainnya.

Ssst, jangan ditiru ya. Untung menghalangi kecanduan, saya sekarang lebih senang menonton drama yang tengah tayang. Paling sehari nonton 2-4 eps aja. Sisanya melakukan aktivitas lainnya.

Nongkrong Dengan Sesama Blogger

Aktivitas ‘me time’ ala para blogger ya nggak jauh-jauh dari komunitas. Entah seminggu/sebulan sekali, saya dan teman-teman seprofesi sering nongkrong bareng. Niatnya sih ingin buat konten tapi ujung-ujungnya membahas hal-hal yang unfaedah. Wkwwk

Eh, jangan salah. Bertemu dengan sesama blogger itu bisa meningkatkan keinginan untuk menulis kembali. Apalagi kalau ada yang pamer trafik blog yang lumayang gede. Bikin baper dan terpacu untuk bisa seperti mereka.

Memiliki lingkungan yang mendukung itu bukan untuk saling berkompetisi, namun lebih ke arah kolaborasi. Sehingga setiap teman bertumbuh bersama. Tenang aja, selain obrolan unfaedah tadi, kami sering kok membahas topik yang berhubungan dengan blog, bahkan beberapa dari mereka sering membagi tips supaya bisa sekeren mereka.

Well, memang ada kala saya merasa jenuh dengan dunia blogger yang semakin dibilang ‘susah’ namun dibalik itu semua selalu ada jalan untuk kembali pulang dan menulis untuk pembaca setia.

Me time ala kamu apa? Boleh dong share
Kotak Warna | Personal Lifestyle © . Design by Berenica Designs.