Kotak Warna: (Book Review) Gravity

Saturday, December 3, 2016

(Book Review) Gravity

What's meant to be in your life
Will Always gravitate back to you 

Judul: Gravity
Penulis: Rina Suryakusuma
Genre: Metropop
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jml. Halaman: 323 halaman

*****

Blurb:


Cecilia selalu merasa ia dan Declan seperti magnet yang tarik-menarik, tetapi kecintaan Declan untuk travelling dan profesinya sebagai fotografer membuat pria itu meninggalkan Cee. Lama -kelamaan kehadiran Declan mulai terasa hanya sebatas suvenir, foto, dan pesan singkat.

Hingga suatu hari, pertemuan yang tak sengaja dengan Bernard, menggoyahkan Cee. Sang Bussiness analyst memesona hati Cee dengan sosoknya yang ada ketika Declan selalu meninggalkannya.

Dan, ketika Cee nyaris yakin dengan perasaannya terhadap Bernard, Declan kembali mencoba memenangkan hati Cee.

Cee bimbang, namun seperti gravitasi, semua orang yang sudah digariskan ada dalam hidupmu, akan selalu kembali padamu. Tapi, benarkah akan selamanya seperti itu?
***


Pernahkah kamu merasa yakin terhadap orang lain? Tapi nyatanya dia tak begitu yakin terhadapmu?

Oke, kutipan di atas memang terasa jleb banget. Atau mungkin terasa familiar karena mirip dengan kisah cintamu yang sampai sekarang tak ada kemajuan? *lol.

Oke. Sebelum kalian semakin baper karena terkenang cinta lama yang pahit. Kali ini saya mau membahas sebuah novel yang sebenarnya udah lama banget selesai dibaca tapi baru sempat menulis ulasannya sekarang *dibalang pembaca.

Novel Gravity ini sudah lama saya nantikan saat saat penulis menulis coming soon sambil disertai cover novel ini melalui kicauannya di akun pribadinya. Tampilan novel yang didominasi warna merah dan hijau ini langung menarik perhatian. Saya selalu menantikan kapan buku ini akan dipajang di toko buku. Sayangnya, kesibukan membuat saya agak malas pergi ke toko buku langsung. Dan, saya memutuskan untuk memesan dari toko buku online favorit. Tentu saja ditambah beberapa novel yang lain.

Mungkin kutipan di atas cocok banget untuk menggambarkan perasaan  Cecilia, tokoh utama dalam novel besutan Rina Suryakusuma ini. Cecilia adalah seorang editor foto yang memiliki perasaan kepada Declan, seorang traveller dan fotografer.

Novel ini mengangkat tentang cinta diam-diam. Perasaan Cee yang diam-diam menyukai si Declan, tapi hatinya meragu karena pekerjaan Declan yang membuat lelaki itu tidak bisa menetap dalam waktu lama. Ada kalanya Cee ingin mengingkari perasaan yang timbul di hatinya, namun saat Declan kembali menemuinya, Cee kembali luluh.

Karakter Cecilia dalam novel ini membuat saya gemes. Udah tahu si Declan cuman tarik ulur perasaan, eh dianya masih aja suka. Bagi saya Rina berhasil membuat karakter tokoh utama yang membumi. Nggak hanya bermodal fisik tapi memiliki kembimbangan layaknya manusia. *apasih.

Kehadiran tokoh Bernard semakin membuat Cecilia pusing. Bernard yang selalu ada buat dia tapi Declan yang sudah membawa separuh hatinya tapi kagak juga ngerti perasaan Cee *tujes-tujes. Yang paling nyebelin saat Cee memilih pergi sama Declan berdua dan bohong dari Bernard. Pengin deh bilang kalau "kamu nyebelin". Masak, lelaki se-kece Bernard dianggurin.

Namanya cinta nggak akan kemana, Neng. Pada akhirnya siapa yang membuatmu lebih yakin, dialah yang akan memenangkan hatimu.

Novel ini dikemas dengan apik oleh Rina. Alurnya sedikit lambat tapi tetap mencuri perhatian dari awal membaca. Tema cinta model begini yang bikin saya suka. Antara gemes dan terpesona. Apalagi endingnya manis banget.

Cinta ibarat dua kutub magnet yang jika saling bertemu akan tarik-menarik

4 comments:

  1. Dulu pernah baca di 9gag kalau lelaki itu seperti bluetooth, nyambung bila deket doang. Dan perempuan itu seperti wifi, yang entah kenapa sering nyambung sama yang salah... Kayanya di novel ini perumpamaan nya pas deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perumpamaan yang bagus antara wifi dan bluetooth 😁

      Delete
  2. Wah bnr tu perumpamaan yg diblg mbak syunamom..
    Aq udah lama ga baca novel.. krn aq g tau referensi apa aja yg bagus, mgkn ada yg mau bikinin listnya? Hehe..

    ReplyDelete
  3. Kapan-kapan ya tak bikinin list. Soalnya sekarang lagi agak malas membaca buku

    ReplyDelete