Kotak Warna: Mendadak Darah Tinggi

Monday, April 18, 2016

Mendadak Darah Tinggi

Holla Pembaca,

Akhir-akhir ini ritme saya menulis blog mulai berkurang. Ide banyak tapi malas untuk mengesekusi.

*gini ni yang disebut blogger malas.

Sebulan lalu saya kerap kali merasa sakit kepala. Tengkuk terasa nyeri jika digerakkan.

Awalnya saya menyangka hanya kelelahan. Biasanya minta dipijit atau tiap kali terapi akupuntur saya selalu minta ditusuk bagian tengkuk.

Rasa nyeri sempat menghilang lalu kembali lagi. Membuat tubuh terasa nggak nyaman.

Sampai suatu hari saya melakukan pemberkasan Sertifikasi. Salah satu syaratnya adalah meminta surat keterangan sehat dari dokter.


Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah saya meningkat menjadi 180/90. Sampai perawat melakukan 2x pengukuran tekanan darah untuk memastikan tidak terjadi kesalahan.

Sempat kaget juga. Pasalnya nggak pernah tekanan saya begitu tinggi. Biasanya seputaran 120/90 atau 110/90.

Mami mengajak saya kontrol ke Dokter. Dokter sempat kaget juga melihat peningkatan tekanan darah.

Dan, akhirnya saya dapat PR untuk menormalkan tekanan darah. Sedihnya saya harus minum obat darah tinggi *sedih

Kontrol rutin yang biasanya 6 bulan sekali diubah menjadi 3-4 bulan sekali. Itu tandanya saya harus sering ketemu dokter.

Baiklah. Mari mengurangi sedikit aktivitas yang bikin capek. Supaya PR dari dokter bisa tercapai.

9 comments:

  1. Ayuukkkkzzz semangat dan selalu tersenyum agar darahnya g naek tangga lagi mb tika :*cium

    ReplyDelete
  2. Kebalikannya rere berarti mba. Rere malah darah rendah. :'D
    Tetap semangat mbaaa💪💪💪

    ReplyDelete
  3. Kebalikannya rere berarti mba. Rere malah darah rendah. :'D
    Tetap semangat mbaaa💪💪💪

    ReplyDelete
  4. Jadi salah 1 ciri2nya sakit di tengkuk ya mba? aku jd kuatir nih, krn akhir2 ini tengkuk ku jg nyeri kalo aku mendongak gitu.. tapi kalo liat kiri kana sih gak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sih gejalanya gitu mbak. Coba dicek biar pasti apakah darah tinggi atau kolesterol

      Salam kenal

      Delete