Kotak Warna: Kesalahan yang Wajib Dihindari Saat Menjalankan Bisnis Tanpa Modal Dropshipper

Wednesday, April 6, 2016

Kesalahan yang Wajib Dihindari Saat Menjalankan Bisnis Tanpa Modal Dropshipper

Source


Menjalankan sebuah bisnis sudah pasti kamu harus mengeluarkan modal terlebih dahulu, hanya saja bentuknya yang berbeda, tak harus uang, kamu juga bisa memulai dengan keahlian atau skill yang dimiliki, bidang yang satu ini lebih dikenal dengan usaha jasa. Namun beberapa tahun terakhir memang ada bisnis tanpa modal yang ditawarkan, Anda juga tak harus memiliki keahlian khusus, dikenal juga dengan sistem dropship, tentunya bagi yang senang berbelanja secara online cukup sering mendengar namanya.

Menjalankan bisnis lewat internet memang tengah menjadi trend di kalangan anak muda, umumnya mereka menggunakan hobby untuk mendapatkan pundi-pundi uang, hobby apakah itu?, hanya dengan bermain di media sosial. Tentunya banyak diantara Anda yang memiliki akun jejaring sosial bukan , perbedaannya hanya seberapa aktif Anda dalam akses media tersebut, ada yang memang intensitasnya tinggi namun juga ada yang cukup rendah, nah orang-orang yang supel dan senang akses inilah biasanya memiliki jaringan pertemanan sangat luas.


Nantinya mereka mengandalkan jumlah pertemanan tersebut dalam memulai sebuah bisnis, tinggal memilih memang pilihan usaha apa yang tertarik untuk dijalani. Namun patut untuk diketahui karena memang banyak diantaranya yang termasuk sebagai wirausaha pemula terkadang lebih senang dengan bidang bisnis tanpa modal ini, yaitu menjadi dropshipper, mereka tak memiliki uang sama sekali, hanya saja sudah memiliki supplier dan keahlian dalam menawarkan produk sehingga mampu menggaet orang lain untuk membeli barang yang ditawarkan.

Bisnis tersebut memang cukup menguntungkan, namun salah dalam menjalankannya juga memiliki resiko rugi, meskipun bukan uang, namun waktu dan tenaga, nah berikut ini beberapa kesalahan yang patut dihindari saat menjalankan bisnis tersebut, diantaranya adalah:

  1. Tak memiliki supplier pasti, artinya mereka hanya sekedar ambil gambar dari sana sini kemudian di posting dalam akun jejaring sosial mereka untuk ditawarkan pada orang lain, tak tau siapa supplier mereka, sehingga nanti setelah ada pemesanan baru bingung mencari penjual dan menentukan harganya, ini sering kali dilakukan oleh mereka yang belum terlalu mengenai usaha dropship namun sudah ingin terjun ke dalamnya.
  2. Terlalu kaku, artinya kurang komunikatif, berbeda dengan penjualan secara langsung seseorang yang menggeluti usaha online harus jauh lebih komunikatif, paling tidak kamu harus bisa menarik perhatian orang lain dengan lebih banyak menanggapi pertanyaan mereka
  3. Labil atau tak bisa mengatur emosi, hal-hal semacam komplain mungkin akan sering terjadi apalagi saat kamu sendiri salah dalam menentukan supplier, nah ini tentunya tak bisa seenaknya kamu balas dengan kata-kata yang kasar, paling tidak minta maaf kepada konsumen dan jika bisa ganti dengan barang yang baru jika meskipun Anda sendiri yang harus merugi.
  4. Tak mempertimbangkan kompetitor dalam menentukan harga, siapa bilang dalam lakukan bisnis online kamu bisa menentukan harga seenaknya, nyatanya kompetitor tetap menjadi acuan penting dalam pengambilan harga ini, apalagi konsumen sekarang juga kian cerdas, mereka akan mencari mana harga yang paling murah untuk produk dengan kualitas yang sama.


Terbilang sederhana, namun saat kamu salah dalam lakukan 4 hal tersebut tentunya bisnis tanpa modal yang digeluti atau dropshipper akan mengalami kegagalan, kunci dalam menjalankan usaha ini lebih pada kesabaran karena terkadang kamu sudah banyak mengeluarkan tenaga untuk beragam langkah promosi namun tingkat keuntungan sangat sedikit.

No comments:

Post a Comment