Kotak Warna: Kegemaran Membaca

Saturday, July 4, 2015

Kegemaran Membaca

Klik link
"What ever it takes, books are friends"
 Kegemaran saya membaca buku dimulai sejak di Taman Kanak-kanak. Mami adalah orang yang berperan besar dalam kesukaan saya membaca buku. Mami adalah orang yang kali pertama mengenalkan saya pada majalah bobo.
 Bermula dari kebiasaan mami membacakan cerita Bona dan Rong Rong menjelang tidur siang. Waktu itu saya sudah bisa membaca gambar tapi belum mengenal huruf. Jadi, saya memahami cerita melalui gambar.
  Kala bercerita mami sering tertidur. Maklum, di pagi hari mami bekerja sebagai guru. Sehingga waktu tidur siang adalah beristirahat sambil membacakan cerita. Kalau sudah mengantuk mami suka sekali mengarang cerita. Saya yang sudah hapal dengan jalan cerita selalu protes kalau apa yang diceritakan tidak sama.
  Saya pun mulai belajar tentang huruf. Setiap kali mau membaca buku, saya didampingi mami. Jadi, kalau tidak tahu apa yang dibaca, mami akan membantu saya. Alhasil dalam waktu 3 bulan saya sudah lancar membaca.
  Sejak saat itu ketertarikan saya terhadap buku semakin besar. Setiap minggu mami dan papi akan membawakan sebuah majalah.  Dan, yang lebih menyenangkan mami berlanggananan majalah untuk kami bertiga.
  Sampai sekarang kegemaran saya terhadap buku masih melekat. Setiap bulan saya selalu menyisihkan uang untuk membeli novel kesukaan saya.

Bagaimana ceritamu?

8 comments:

  1. Me too mbak :D Saya suka membaca dari kelas 3 SD gegara teman saya bawa majalah bobo and komik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga suka komik.

      Samaan ya

      Delete
  2. Sekarang Surabaya sedang mengadakan kegiatan Gemar membaca Surabaya. Untuk anak SD diberi beban membaca 25 - 30 buku dari bulan Mei sampai Desember. Alhamdulillah berkat kegemarannya membaca Eying dan Una sanggup menyelesaikan dalam 15 hari. Una jadi pembaca tercepat di sekolah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah. Hebat ya. Suka sekali ngelihat anak-anak yang suka baca. Sayang jaman saya dulu belum ada tantangan begini

      Delete
  3. Beruntung punya orang tua yang mendukung anak-anaknya suka membaca. Orang tuaku nggak peduli anaknya suka membaca atau tidak, hehe. Lagipula saya memang nggak terlalu gemar membaca, apalagi buku-buku tebal. Paling-paling jaman dulu kalau mau baca, beli majalah aneka yess yang seken di pasar, waktu majalah itu masih banyak cerpen-cerpennya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga suka cari majalah 2nd mas buat baca cerpen. Kalau mama sih dukung. Beda lagi sama papa. Beliau lebih suka saya baca buku pelajaran ketimbang majalah atau komik

      Delete