Kotak Warna: Terpesona Dengan Bule dan Tersesat di Gambir

Thursday, May 28, 2015

Terpesona Dengan Bule dan Tersesat di Gambir

Holla Bloggers.
   
Postingan kali ini mau cerita sedikit pengalaman yang cukup memalukan di masa kanak-kanak.

Sebenarnya sudah agak lupa dengan kejadian ini. Tapi kemarin sore saat mengobrol santai dengan keluarga. Ingatan tentang kejadian ini muncul lagi ke permukaan. Membuat saya tersenyum geli kalau mengingatnya.

 Oke. Nggak usah panjang kali lebar kali tinggi ya.
Nggak tahu sejak kapan saya suka yang namanya bule. Di mata saya, orang asing itu terlihat 'wow' yang mampu mengalihkan pandangan. *pernah sampai ngayal kalau ingin punya pacar bule.

Saking sukanya sama bule, dulu waktu masih duduk di Sekolah Dasar ada kejadian yang cukup memalukan. Kalau nggak salah saat itu saya kelas 5 SD. Papi baru saja selesai sekolah Secapa. Jadi, beliau mengajak kami sekeluarga ke Jakarta untuk menghadiri acara kelulusan.

Singkat cerita, kami pulang menggunakan kereta bersama keluarga salah satu teman papi. Papi dan mami sedang sibuk dengan barang bawaan. Jadi, beliau mengijinkan saya untuk naik ke lantai 2 terlebih dulu bersama teman papi.

Di tengah-tengah perjalanan, saya melihat sekelompok bule. Saya berhenti. Memandangi mereka dari kejauhan dengan tatapan berbinar. Beberapa saat kemudian saya tersadar. Begitu menoleh, teman papi yang tadi bersama saya sudah nggak ada.

Saya mulai panik sambil mencari-cari di mana teman papi tadi. Air mata saya mulai menggenang. Tahu sendiri kan gimana perasaan anak umur 5 tahun yang terpisah dari orang tua di tengah keramaian Stasiun Gambir. Kepanikan saya semakin menjadi saat mendengar suara dari pengeras suara bahwa sebentar lagi kereta yang akan kami tumpangi berangkat.

 Saya pun menangis sejadi-jadinya sampai ada seorang bapak-bapak yang kasihan melihat saya. Beliau mengajak saya ke pusat informasi. Bersyukur, di tengah perjalanan menuju pusat informasi saya ketemu papi. Rasanya lega deh.

Hehe.
Kalau ingat pengalaman ini saya jadi malu. Wkwkw...itulah kepolosan saya saat masih kanak-kanak.

Kalau ditanya apakah saya masih suka bule?

Jawabannya iya.

*blushing

2 comments:

  1. Terpesona, eh, malah terperosok ke jalan yang salah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk. Iya mbak. Malah bikin nangis

      Delete