Kotak Warna: #30HariNgeblog: Secangkir Coklat Panas

Thursday, September 11, 2014

#30HariNgeblog: Secangkir Coklat Panas


Aku baru saja menginjakkan kaki di kubikel ketika kulihat secangkir minuman yang masih mengepul di atas meja kerjaku. Aku menaruh tas di atas meja, kemudian menyandarkan tubuhku di kursi yang bisa berputar.

Rasa hangat menjalar di telapak tangan saat cangkir itu berada di dalam genggamanku. Secangkir coklat panas. Minuman kesukaanku. Aku menghidu aromanya, lalu menyesapnya perlahan. Rasa manis bercampur gurih mengalir di tenggorokanku. Menciptakan kehangatan yang merambat di seluruh tubuh.

Ini bukan kali pertama. Kalau kuhitung-hitung, sudah semingguan setiap pagi. Secangkir coklat panas diletakkan di atas meja kerjaku.  Tanpa pesan atau nama pengirim. Menggelikan. Tapi, aku menyukainya. Itu berarti sang pengirim mengenal betul siapa aku.
Penggemar minuman coklat.

Pernah suatu hari kutanyakan pada Budi --salah satu OB yang bekerja di kantor. Aku bertanya padanya siapa yang meletakkan secangkir coklat di kubikelku. Lelaki muda yang hanya tamatan SMA itu tak memberi petunjuk apa pun. Respon yang diberikan Budi adalah senyuman.

What?? Nggak mungkin Budi yang ngirim ini. Apa mungkin Andra? Bukankah lelaki itu tahu kalau aku suka minum coklat.

Menyebut nama Andra membuat pipiku memanas. Aku menggelengkan kepala, mengenyahkan bayangan lelaki yang mirip Jhonny Depp itu dari benakku. Nggak mungkin, Si Boss Andra itu melakukan hal semacam ini. Memangnya aku siapa?
****
"Budi. Tolong kamu taruh minuman ini di meja Laras," pesan Andra yang pagi ini mengenakan kemeja berwarna biru muda dibalut jas hitam.

Lelaki yang bernama Budi itu mengangguk. "Baik, Pak. Ada lagi?"

"Nggak ada. Pastikan Laras nggak tahu soal ini ya." Lelaki itu menepuk pundak Budi. Kemudian menyelipkan selembar uang kertas di tangan Budi.

Andra berjalan ke ruanganya dengan hati berbunga-bunga. Dia menjatuhkan tubuhnya di sofa empuk terbuat dari beledu berwarna coklat. Tangannya meraih cangkir di atas meja yang masih mengeluarkan asap. Lelaki itu meneguknya perlahan. Minuman yang sama seperti milik Laras. Secangkir coklat hangat.

Postingan ini ikut meramaikan #30HariNgeblog

2 comments: