Kotak Warna: January 2012

Thursday, January 26, 2012

Belajar hidup

Ada kalanya hidup itu terasa sulit
Ada kalanya kita tidak selalu merasa untung
Ada kalanya pekerjaan yang kita lakukan tidak pernah membuat kita sukses
Ada kalanya kepedihan datang menyergap hidup kita
Ada kalanya percintaan tidak selalu berakhir manis
Ada kalanya keinginan kita tidak pernah tercapai
Ada kalanya kesialan kerap datang menjenguk kita
Ada kalanya teman menjadi musuh
Ada kalanya uang membutakan kita
Ada kalanya persoalan berat merintangi perjalanan kita
Ada kalanya rasa sakit menggoyahkan semangat kita
Ada kalanya amarah mengalahkan kesabaran
Ada kalanya ambisi membutakan langkah kita
Ada kalanya uang memegang peranan penting dalam hidup
Ada kalanya ketidakpuasan mendobrak hidup kita


Apa pun masalah yang kau hadapi. Cobalah tengok ke bawah. Lihatlah betapa banyak orang yang jauh lebih tidak beruntung dari kita tetap tersenyum, bersyukur.
Lihatlah mereka yang tidur hanya beralaskan kardus, mereka saja masih bersyukur.

Lihatlah ke dalam diri kita, masihkah rasa itu ada?

Wednesday, January 25, 2012

pembelajaran hari ini

Ketika kamu merasa lelah dengan hidupmu, lihatlah orang-orang sekitar yang masih bisa tersenyum walau dibalik gundukan sampah

Monday, January 23, 2012

Binar mata yang meredup

Sambil menunggu pesanan nasi goreng yang belum mateng. Kayaknya asyik ni buat posting tentang kejadian yang membuat diriku sedih.
Dulu kayaknya pernah ada postingan tentang anak kecil yang akan saya kisahkan ini.
Singkat cerita, kemarin saya pulang kampung. Tujuan utamanya sih buat cari tukang pijat plus belanja batik. Sisanya berkunjung ke rumah sanak family.
Tiba di rumah bude, saya melihat keponakan saya itu lagi asik bermain masak-masakan, ketika melihat kami datang dia langsung bersembunyi dibalik paha tantenya. Setelah mendengar kisah, bahwa dia sekarang bersekolah disini. Hati saya langsung menciut, saya trenyuh sekaligus sedih. Aku mencoba mendekatinya dengan ala anak-anak, tapi dia menolak--menggelengkan kepala dan tidak berbicara. Tidak kehilangan akal, lagi-lagi aku berusaha mendekatinya. Kali ini lebih anak-anak. Alhamdulillah berhasil.
Awalnya aku tidak ingin sholat dulu melainkan sholat dirumah saja. Eh tiba-tiba dia menghampiri saya dan mengajak sholat bersama.
Matanya berbinar-binar dan begitu antusias. Sebelum masuk kamar mandi dia memelukku. Duh, saat itu aku merinding.
Rupanya si dia lagi butuh perhatian. Mendengar kisah tentang keponakanku ini rupanya sang ibu dan ayah tidak perduli dengan keberadaannya. Dia dipaksa untuk dewasa sebelum waktunya, bahkan diumur dia yang 5 tahun dia bisa mencuci piring.
Menurut budeku, kata tetangga dia sering ditinggal sendirian oleh ayahnya hingga larut malam, tak jarang pula dia dipukuli. Hiksss :(

Saat itu saya benar-benar merasa sedih. Ketika hubungan kedua orang tua bermasalah, kenapa harus anak yang menjadu korban?

Ketika kami mau pulang, terlihat ada raut kecewa diwajahnya. Dan aku menangkap perubahan itu.

Sampai sekarang mata sayu dengan binar meredup itu selalu aku ingat

Saturday, January 21, 2012

Bahagia versi anak-anak

1. Bahagia itu saat kedua orang tuaku selalu bertanya tentang apa yang aku rasakan.
2. Bahagia itu saat papa dan mama tidak lagi bertengkar
3. Bahagia itu saat papa dan mama menghargai semua hasil karyaku.
4. Bahagia itu saat papa dan mama memujiku di depan umum.
5. Bahagia itu saat papa dan mama memberiku pelukan disaatku sedih.
6. Bahagia itu saat papa dan mama ingat hari ulang tahunku.
7. Bahagia itu saat papa dan mama hadir saat aku pentas di depan umum.
8. Bahagia itu saat papa datang mengambil raportku.
9. Bahagia itu adalah saat papa dan mama mencium keningku sebelum tidur.
10. Bahagia itu adalah saat mama membacakanku sebuah cerita sebelum tidur.
11. Bahagia itu adalah saat papa bisa diajak main ke taman.
12. Bahagia itu saat papa dan mama makan bersama di satu meja.
13. Bahagia itu saat papa dan mama mengantarku sampai pintu gerbang sekolah dengan senyuman.
14. Bahagia itu saat makan bakso diwaktu hujan bersama mama dan papa.
15. Bahagia itu saat mama memelukku di saat aku demam.
16. Bahagia itu saat papa dan mama tetap tersenyum meskipun aku gagal dalam sebuah perlombaan.
17. Bahagia itu saat papa dan mama memujiku ketika aku telah menyelesaikan pekerjaanku dengan baik.
18. Bahagia itu saat papa mengijinkanku ikut mencuci mobil bersama.
19. Bahagia itu saat papa dan mama mengajakku sholat bareng.
20. Bahagia itu saat papa dan mama mengijinkan memelihara hewan.
21. Bahagia itu saat papa dan mama mendengarkan semua ceritaku dengan antusias.
22. Bahagia itu saat papa dan mama menangis ketika mendapat sebuah kartu bertuliskan 'I Love u' yang telah aku buat.
23. Bahagia itu saat papa dan mama membiarkanku menulis apa pun di kertas.
24. Bahagia itu saat papa, mama, dan adik tidur bersamaku diakhir pekan.

Dan yang paling membuatku bahagia adalah saat melihat papa dan mama tetap bersama

Friday, January 20, 2012

dibalik topeng

Sejak semalam rasa gelisah itu tidak juga hilang. Jantungku pun ikutan berdetak dengan kencang. Ada apakah gerangan? Inikah sebuah pertanda?
Letih sebenarnya batin ini, tapi tetap saja aku harus tetap memasang senyum palsu. Katanya, aku tidak boleh terlihat sedih didepan banyak orang.
Rasa gelisah itu kian menghantuiku, bahkan sudah mulai menjamah area mimpiku. Semalam tiba-tiba aku terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal dan baju yang basah kuyup karena keringat.

Apa yang terjadi padaku? Kenapa rasa ini terus saja ada?

Wednesday, January 18, 2012

senja dan kamu

Sejenak ku tersipu memandang wajah ayu yang sedang menatapku lekat. Wanita ini telah mencuri seluruh hari-hariku.
Hari ini seperti biasa kami berjanji untuk menghabiskan senja bersama. Bercengkerama untuk sekedar melepas rindu yang sudah menumpuk.
Aku menyukai senja--begitu juga dia. Kami sama-sama menggilai warna kemerahan yang matahari torehkan dalam cerianya langit.

Karena senjalah yang ikut berperan dalam pertemuan pertama kami.

Tuesday, January 17, 2012

tentang rasa

Aku selalu penasaran tentang isi hatimu. Aku ingin tahu, apakah benar ada namaku yang kau selipkan dalam dalam hatimu?
Setiap aku bertanya tentang sebuah rasa, kamu hanya tersenyum kecil tanpa sebuah penjelasan. Mungkinkah kau anggap rasaku ini hanya sebuah perasaan biasa?
Kamu itu misterius--tapi juga telah berhasil mengaduk-aduk semua perasaanku.

Mimpikah aku?

Saturday, January 14, 2012

Kamu

Masihkah ada asa itu?

Masihkah tersisa rasa itu

Masihkah tertinggal janji itu?


Dulu kau berjanji bahwa kau akan menjadi seseorang yang menghapus tangisku, tapi ternyata sekarang kaulah yang menorehkan luka itu



 

Thursday, January 12, 2012

biarkan

Tak usah kau cari lagi dimana diriku berada.

Tak usah kau perdulikan lagi bagaimana diriku sekarang.

Tak usah kau tanya lagi bagaimana kabarku.

Biarkanlah semua kisah ini perlahan menghilang.

Biarlah semua mimpi-mimpi ini akan menjadi bunga tidurku.

Biarkan..

buat kamu

Ini semua tak mudah untukku
Ketika semua percikan rasa itu mulai menguap
Sungguh tak mudah

Kemana harus aku bawa keraguan yang terus bergema dalam hatiku
Bahkan kamu tak lagi ramah padaku

Inikah cinta yang dulu kau tawarkan untukku?
Inikah semua kisah yang kau dongengkan untukku?

Sungguh bagiku ini adalah hanya mimpi buruk yang kau ciptakan untukku.

Bolehkah aku menyebutmu pembual?
Bolehkah aku menyebutmu pengecut?

Kamu adalah pecundang

Wednesday, January 11, 2012

Tentang kamu

Ini masih tentang kamu
Tentang kamu yang telah memporak-porandakan isi hatiku
Tentang kamu yang mengaduk-aduk isi hatiku
Tentang kamu yang mencuri separuh hatiku
Tentang kamu yang mendominasi semua mimpi-mimpiku

Dan cerita ini masih tentang kamu
Tentang kamu yang sekarang pergi menghilang

Tuesday, January 10, 2012

Pudar

Aku sadar terlalu banyak jarak di antara kita


cerita yang kita susun pun perlahan memudar


meninggalkan sebuah rasa yang tidak aku mengerti



kadang aku bertanya, adakah arti diriku?





Perlahan semua rasa itu menguap seiring ketidakhadiranm


Friday, January 6, 2012

Eh aku kangen loh..

Tulisan ini memang nggak ada nilainya, tapi aku cuman mau bilang kalau aku kangen banget sama kamu...


Maaf kalau postingan saya kali ini rada nggak jelas.




Ketika langit kehilangan senyum bintang-bintang, ada kamu yang ikut menerangi hatiku.


Tuesday, January 3, 2012

Tapi...

Aku rindu kamu


Aku kangen kamu



Kamu itu canduku


Kamu itu belahan jiwaku


Kamu itu separuh hidupku



Tapi...


Sayangnya itu cuma ada di dalam kepalaku saja

Sunday, January 1, 2012

Awal yang baru

Hola, selamat datang tahun 2012.

Akhirnya bisa mulai posting lagi di hari kedua tahun 2012. Rencananya sih kemarin, tapi berhubung berlibur dengan keluarga jadi batal deh. Tidak terasa tahun sudah berganti, perasaan baru kemarin memasuki tahun 2011 deh.


Oke, hari ini aku mau mereview tentang kisah hidupku di tahun 2011 kemarin:




  1. Ini adalah tahun pertamaku bekerja menjadi Guru Taman Kanak-Kanak. Semoga di tahun 2012 ini aku bisa menjadi guru yang lebih baik pada murid-muridku dan cara mengajarku semakin berkembang. Amin

  2. Sempat masuk rumah sakit kembali untuk menjalani operasi. Operasi ini semacam ritual rutin supaya aku bisa tetap bertahan hidup (eh hidup itu urusan Allah SWT :) )

  3. Setelah keluar dari rumah sakit, aku mendapat sebuah hadiah yang tida ternilai. Akhirnya aku bisa berangkat ke Baitullah bersama keluargaku. Selama disana rasanya hati ini tenteram dan lebih enak beribadah. Huhu...jadi pengen kembali lagi (Semoga ya Allah).

  4. Lagi-lagi Allah menunjukkan karunianya, seminggu setelah pulang dari umroh, aku mendapatkan sebuah kejutan. Aku dan kedua teman penulisku memenangkan lomba menulis dan karya kami masuk 5 besar.

  5. Seminggu menjelang lebaran, buku kami  terbit. Waw..Allah memang luar biasa.


Itulah sebagian kecil dari kisah perjalanan hidupku di tahun 2011, semoga ditahun 2012 besok semakin banyak impian-impianyang akan aku raih lagi. aminn