Kotak Warna: Lelakiku

Monday, April 18, 2011

Lelakiku

Aku meringsut di sofa, menangkupkan kedua tanganku dan membenamkan wajahku disana. Rasanya kemarahanku yang sudah di ubun-ubun ini akhirnya meruntuhkan pertahananku yang terakhir.Aku menangis!

Entah berapa sering dia sudah membuatku dalam posisi seperti ini menunggu dalam kepastian yang tak berujung.

Dan seperti biasa hari ini dia tidak lagi menghubungi, tidak satupun pesan dan suaranya terdengar di hpku. Sungguh aku mendamba

1 comment:

  1. Luphyta8:21 PM

    Thx u for your coming. I'm the writer of this story :)
    What do you want to know about this story?

    ReplyDelete