Kotak Warna: March 2011

Wednesday, March 30, 2011

yang aku suka dari pekerjaanku

Yang paling aku suka dari pekerjaanku adalah pelukan hangat dari murid-murid kecilnya setiap pagi. Senang rasanya saat mereka berhamburan memeluk dan menyapaku, semua rasa  lelah yang aku bawa dari rumah lenyap.
Itulah anak-anak, saat bersama mereka rasanya energi ini tidak akan pernah habis. Mereka menyalurkan banyak energi melalui tatapan, senyuman dan mata mereka yang berbinar-binar.
Menghadapi anak-anak juga butuh kesabaran, dan setiap pagi aku harus menyiapkan segudang rasa sabar,karena mereka tidak selamanya bertingkah manis, ada kalanya mereka berubah menjadi monster kecil yang menakutkan, dan saat itulah kesabaran kita diuji. Anehnya aku lebih suka menghadapi ngambeknya anak-anak dibandingkan ngambeknya orang dewasa.
Bahkan saat terkadang suasana hati kita sedang tidak baik, kita harus tetap memasang senyuman kepada mereka, dan ajaibnya mereka berhasil mengusir semua energi negatif itu. Anak-anak memang selalu menyenangkan


ah....saya cinta kalian

efek postingan ilang

malam kian larut


denyut kehidupan mulai berhenti


aku masih terpaku


menatap layar kosong didepan mata


berulang kali kata aku torehkan


dan berulang kali aku menghapusnya


rasanya otakku membeku


tangan ini memberat saat ingin aku tuliskan sebuah kata


 

Tuesday, March 29, 2011

pekerjaanku

Dulu saya nggak pernah kepikiran pengen jadi guru, tapi pas mengenal yang namanya anak kecil, saya berobsesi pengen jadi jadi guru TK. Alhamdulilah akhirnya sekarang kesampaian. Saya sangat suka anak-anak. Buat saya saat bersama anak-anak adalah saat melepaskan stress walaupun terkadang ada beberapa sikap mereka yang menyebalkan, tapi inilah saat kita belajar sabar. Tiap saya datang, beberapa anak-anak langsung memberikan saya pelukan hangat, bahkan ada beberapa siswa yang agak ketergantungan terhadap saya. Tiap ada siswa nangis seringkali saya jadi obatnya. Ah saya jatuh cinta dengan mereka

Sunday, March 27, 2011

kicauan malam

Malam kian larut
Ku pandang bintang kiat menyemut
Bulan pun tersenyum cantik
Ah jalanan tak lagi sepi
Smua orang sibuk dengan mimpinya
Aku termenung disini
Menunggu merengkuhku ke dalam mimpi

Thursday, March 24, 2011

sakit

Mungkin aku hanya bisa mengeluh disini atas semua sikapmu. Sungguh aku terluka atas sikapmu ini, entah kenapa seolah kau mencampakkanku. Tahukah kamu rasa sakit yang aku rasakan ini? Berapa banyak air mata yang aku keluarkan? Rasanya kau terlalu tidak perduli. Sungguh sayang aku meragu, dan aku tahu beberapa hari ini kau bukan seperti dirimu biasanya. Kenapa tak kau hempaskan saja aku?

Wednesday, March 23, 2011

luka

Saat senja tiba
Terasa kerinduan berdesir dihati
Kerinduan yang amat terasa menusuk dihati ini
Adakah kau juga merasakannya?
Atau hanya aku yang hanya mencinta?
Batinku lelah
Air mata ini tidak lagi bisa ku tuang
Ragaku terlalu lelah
Sayang kenapa kau lakukan?
Kau buatku terluka

Monday, March 21, 2011

postinganku

Wah sudah lama blog ini dianggurin? Jadi kangen nuangin tulisan disini. Hmmm enaknya nulis apaan ya? Gini deh kalau lama nggak nulis jadi bingung. Eh iya sekarang lagi musim sakit, jadi harus banyak jaga kesehatan biar nggak ikutan ambruk kayak aku kemarin. Kangennnnnn :)

Thursday, March 17, 2011

Buatmu

Belakangan ini aku merasakan ada perubahan atas sikapmu, kamu tak hangat seperti biasanya. Saat ditelp atau kutelp suaramu terlihat enggan bahkan cenderung terpaksa. Pembicaraan kita pun membosankan. Tak satupun smsku kau balas,  hp sering mati bahkan intensitas menelpon berkurang.


Ahhh aku tersiksa dengan semua ini. Kamu tak pernah beri kejelasan. Apa iya kau bosan padaku? Atau mungkin kau sedang ingin menghindar? Entahlah rasanya sakit. Kamu tahu aku sering menangis tentang sikapmu. Ahhh andai rasa ini tak pernah mampir

Wednesday, March 16, 2011

sebuah surat untuk pagi

Dear pagi

Apa kabarmu pagi? Baik-baik saja kan. Kalau kau tanya bagaimana keadaanku, jawabannya aku sedang tidak baik-baik saja. Sejak kemaren aku flu, tapi pagi ini terasa lebih baik, walaupun masih agak lemas.
Ah pagi..sudah lama rasanya tidak menyapamu, dan menuliskan beberapa kata untukmu. Pagi, kau tampak cerah hari ini, langitmu terlihat bersih dan aku menikmatimu.
Hari ini aku mau menulis lagi, doakan ya semoga tidak malas lagi.


Muahhh peluk buatmu


Sincerely,
Aku yang selalu menyukai pagi

Monday, March 14, 2011

selalu tentang kamu

Sungguh aku tak mengerti apa yang terjadi padamu sayang, kenapa semakin hari ku merasa kau menjauhiku, tak lagi ada obrolan mesra yang ada hanya obrolan yang membosankan. Mungkinkah kau akan pergi? Hingga dengan perlahan kau tinggalkanku? Ah lelah hati ini, tapi aku bersabar

miss u

Aku tidak tahu bagaimana caranya mengungkapkan tumpukan rindu ini padamu?
Tumpukan rindu ini kian membesar
Dan hampir saja menghalangi pandangan hatiku
Sayang! Sungguh aku rindu
Rasa ini tak tertahan
Dan aku sakaw karenamu

Saturday, March 12, 2011

bimbang

Tetes air hujan kian menepi
Mengering disapu hembusan angin
Membawa pergi semua kerinduan

Aku diujung kebimbangan
Terus berjalan atau mundur ke belakang
Semuanya terus membayangiku

Sibling Rivalry

Mumpung weekend nulis sesuatu yang agak berat ah. Hmmm kali ini mau bahas tentang Sibling Rivalry alias permusuhan antar saudara. Pasti dong kita pernah yang namanya iri atau sebel sama sikap ortu karena sering mengebedain atau membanding-bandingkan kita dengan kakak atau adik, atau kadang suka merasa bahwa orang tua lebih sayang sama adik atau kakak? Inilah yang disebut awal dari permusuhan dan ketika orang tua tidak aware serta menjelaskan pada anak, hal ini bisa menjadi sesuatu yang sangat serius. Karena permusuhan yang terus dipupuk tanpa ada yang menengahi membuat masalah ini akan terbawa sampai dewasa. Pada masa remaja yang biasa terjadi adalah biasanya rebutan pacar, saling menjelek-jelekkan dan beberapa kasus ekstrim, yaitu pembunuhan terhadap saudara kandung.
Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk bisa meminimalisir efek dari ini:
1. Ketika akan muncul anggota baru, anak yang lebih dewasa harus diberi tahu atau bahkan diajak serta untuk ikut mempersiapkan anggota baru.
2.Ketika anggota baru muncul, jangan serta merta memberikan seluruh perhatian ke anggota baru, ajaklah anak yang dewasa, dan ajarkan pada dia bahwa anggota baru ini adalah saudaranya
3. Jangan terlalu menuntut anak yang lebih dewasa untuk mandiri, atau berbuat baik pada adiknya. Bagaimana pun juga anak itu butuh untuk dlindungi seperti layaknya anggota baru.
4. Jangan pernah memaksa anak yang lebih tua untuk berbagi mainan dengan adiknya karena anak merasa tidak adil.
5. Jangan pernah membanding-bandingkan anak, atau bahkan memuji satu anak dihadapan anak yang lain.
Smoga beberapa tips bisa berguna :)

Thursday, March 10, 2011

bad

Mungkin aku yang terlalu mengharapkan bahwa kelak kau akan menjadi milikku. Tapi, sekarang aku tidak pernah yakin bahwa itu benar-benar terjadi. Bagiku semua itu hanyalah khayalan-khayalan yang aku bikin agar aku tampak bahagia. Kau selalu membuatku terlihat alpa didekatmu. Ok! Kamu memang pandai membuatku selalu menginginkanmu. Ah andai saja kamu tahu berapa besar rasa ini, tapi sudah lah mungkin kau juga tidak akan pernah perduli untuk tahu apa yang aku rasakan. Buatmu aku hanya pelabuhan yang dapat kamu kunjungi kapan saja, tidak pernah ada beban. Tahukah kamu kalau itu sangat menyakitkan?

kebermaknaan

Sungguh aku tak pernah tahu tentang kebermaknaanku. Terkadang aku merasa alpa tentang dirimu. Seolah kau datang saat hanya inginkan diriku. Tapi entahlahlah hasrat ini tidak bisa membuatku berjalan cepat, dan kini kian lambat seolah waktu pun ingin berhenti. Inikah kebermaknaanku dihatimu? Ataukah aku seorang alpa yang tidak punya makna

Wednesday, March 9, 2011

that's is

Entahlah hari ini moodku berantakan, setiap ingat kamu nggak menghubungiku nggak tahu kenapa ulu hatiku nyeri seperti ada yang terluka. Hari ini sekeras apa pun aku menahan tangis, akhirnya pecah juga. Mungkin aku harus belajar untuk mulai tak terbiasa tanpamu, ya seperti memang harus aku lakukan. Aku selalu untuk sadar bagaimana aku menempatkan diriku. Ok that' it thxxx

Monday, March 7, 2011

biarkan anak-anak belajar pada masanya

Seminggu yang lalu, saya tergelitik membaca status salah satu teman saya yang kebingungan tentang pola pendidikan yang sekarang. Sepertinya teman saya ini rada stress melihat bagaimana anak-anak lain yang seumuran anaknya sudah hafal ini itu, bisa hitung ampe puluhan, belum lagi belajar bahasa kedua. Huft..kesannya keren banget ya tu anak. Tahu nggak anaknya umur berapa? Hmm ternyata baru umur 3 tahun, tapi tuntutan udah segunung. Aku cuman geleng-geleng kepala. Sebenarnya bukan sepenuhnya salah teman saya, karena dia ingin memberikan yang terbaik buat anaknya. Fenomena ini juga aku temui disekolahku, beberapa orang tua juga memberikan banyak tuntutan pada anak-anaknya. Ah..padahal sejatinya anak usia 3 tahun itu saatnya mereka ekplorasi dunia sekitar, belum saatnya dia duduk diam disekolah mendengarkan banyak pelajaran. Seharusnya di usia 3 tahun, dia banyak dikenalkan ke hal yang baru dan lebih dekat dengan alam. Kalau pun ingin belajar mengenalkan huruf atau konsep berhitung ajarkan dengan hal yang ada disekitar mereka, bukan dari lambang-lambang yang belum mereka tahu artinya. Itupun yang saya terapkan pada keponakan saya, saya lebih mengajarkan dia pada alam. Mengenalkan apa itu daun, bunga, pohon, batu, dan juga beberapa binatang. Tidak lupa mengajarkan sosial dengan cara mengajak dia bermain dengan teman sebayanya. Saya juga nggak pernah belajar membedakan dengan siapa dia bermain, meskipun dengan anak pembantu.

Buat saya biarkan anak-anak belajar sesuai dengan usianya. Karena ketika semua sudah dikenalkan yang ada kebosanan ketika mereka dewasa kelak

Happy reading

Sunday, March 6, 2011

etika menulis

Baru aja baca sebuah twit dari seorang teman yang bercerita bahwa tulisannya dijiplak terang-terangan tanpa menuliskan namanya. Sungguh ironi, menjiplak karya orang memang hal yang mudah tinggal copy-paste edit beberapa ganti judul jadi deh tulisan baru. Tapi, apakah ada rasa bangga setelah menerbitkannya? Kalau saya sih nggak deh, mending juga nulis sendiri walaupun postingan diblog cuman beberapa paragraf yang penting itu murni hasil tulisan kita. Saya sih tidak perduli tulisan diblog saya isinya sampah atau tulisan galau saya, tapi inilah gaya menulis saya. Saya bangga tanpa harus menjiplak tulisan orang. Membaca itu memang mudah, tapi untuk menuliskannya sangat susah.
So, buat para pembaca blog saya hargailah saya sebagai penulis. Jadi, kalau mau copy atau paste tulisannya kasih sumber atau nggak nama saya sebagai penulis. Thx

Saturday, March 5, 2011

batuk lagi..meler lagi

Duh batuk lagi, gara2 makan sembarangn dan gak bisa nahan nafsu makan chiki. Kayak anak2 aja ya. Akhirnya semaleman gak bisa tidur karena batuk plus demam. Batal deh acara semalam. Belum lagi belum nulis lagi. Ntar malem dicoba ah. Happy weekend

Thursday, March 3, 2011

untukmu kekasih hatiku (surat untuk jodohku)

Dear calon pemilik hatiku
Assalamualaikum
Selamat pagi sayang!
Adakah kau rindu padaku hari ini?
Adakah kau memikirkanku ketika terbangun dari tidurmu?
Tahukah sayang, pagi ini aku amat merindukanmu
Menginginkanmu ada disini saat aku membuka mata
Wahai calon pemilik hatiku
Ingin aku katakan bahwa kamulah
Orang yang selalu aku tunggu diujung penantianku
Kamu jugalah yang namanya selalu aku sebut diujung doaku
Dan pada angin pun aku titipkan rasa rinduku padamu
Dengarkah kamu sayang?
Aku tahu diseberang sana, kamu pun merasakan hal yang sama
Dan aku juga tahu kau pun merasakan debaran yang sama denganku
Sabarlah sayang, sekarang Allah sedang mendidik kita berdua
Agar kelak ketika kita berjumpa, kita bisa menyiapkan hati kita
Sayang, hanya satu pintaku padamu
Kelak jika kita memang berjodoh, tolong jadikanlah hanya aku yang terakhir



Wahai calon pemilik hatiku
Siapa pun kamu, aku tahu bahwa kita memang sudah ditakdirkan berjodoh sejak Allah meniupkan roh kita masing-masing

Tuesday, March 1, 2011

after the rain

Tik..tik bunyi hujan jatuh ke atas genteng. Aku menengadahkan kedua tanganku untuk merasakan titik-titik hujan membasahi telapak tanganku. Rasanya damai, saat dingin itu menyentuh permukaan kulitku. Ah hujan memang suka menawarkan romantisme, apalagi nada-nada yang dihasilkan oleh hujan terkadang terdengar seperti alunan simfoni yang indah. Rasa dingin tiba-tiba menyerangku, aku rapatkan jaket yang aku kenakan agar udara dingin tidak menembus ke pori-pori kulitku. "Kenapa kau tak juga datang sayang?"
*****